Ini Cara Menghitung Kebutuhan Genteng untuk Rumah Paling Mudah

Cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah yang benar perlu diketahui agar kamu bisa menyiapkan budget yang pas untuk kebutuhan genteng. Berikut ini CekaAja jelaskan langkah-langkah menghitung beserta perkiraan harganya.

Ini Cara Menghitung Kebutuhan Genteng untuk Rumah Paling Mudah

Dalam pembangunan rumah maupun bangunan sejenisnya, genteng adalah komponen terpenting yang harus dipenuhi. Bagaimana tidak, genteng yang dijadikan atap melindungi penghuni bangunan dari panasnya terik matahari, udara dingin di malam hari, serta melindungi dari hujan atau risiko tertimpa benda asing dari atas.

Sering kali budget membangun atau merenovasi rumah terbatas, sehingga perhitungan matang untuk setiap komponen material harus dibuat sedetail mungkin. Maka dari itu cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah, keramik, semen, dan kebutuhan lainnya harus diketahui.

Dengan begitu, pos pengeluaran kebutuhan membangun rumah akan tercatat lebih rapi dan pengalokasian dana tepat sasaran.

Jenis-jenis Genteng

Sebelum mengetahui informasi seputar cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah, kamu harus memilih genteng yang pas untuk bangunan yang sedang dibuat. Berikut ini jenis-jenis genteng yang umum dipakai masyarakat Indonesia.

Genteng Aspal

Genteng Aspal - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Genteng yang kuat, tahan api, dan pemasangannya mudah. Akan tetapi pemasangan dan perbaikannya harus dilakukan oleh tukang profesional, karena tidak boleh sembarangan. Harganya juga terbilang mahal yakni mulai dari Rp80.000-an per meter persegi.

Genteng Beton

Genteng Beton - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Yakni genteng berbahan sementara, pasir dan abu batu bara yang sangat kuat, bisa bertahan hingga 50 tahun. Cocok untuk rumah minimalis. Sayangnya, bobot genteng ini cukup berat sehingga memerlukan rangka baja ringan untuk menopangnya.

(Baca Juga: Cara Hitung Kebutuhan Keramik Lantai Termudah Untuk Rumahmu)

Genteng Tanah Liat

Genteng Tanah Liat - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Jenis genteng yang paling banyak digunakan rumah-rumah di Indonesia. Harganya terjangkau, awet, cukup ringan, dan mampu menangkal panas dengan baik sehingga suhu di dalam rumah lebih terasa sejuk. Namun pilihan warna masih terbatas. Harganya sekitar Rp8500 per buah.

Genteng Metal

Genteng Metal - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Genteng berbahan metal yang dipress, sehingga ringan digunakan. Akan tetapi genteng jenis ini menyerap panas dan berisik saat dijatuhi air hujan. Harga genteng metal yang sudah berlabel SNI dengan kualitas bagus adalah sekitar Rp70.000 per lembar.

Genteng Seng

Genteng Seng - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Genteng dengan ukuran panjang yang ringan dan harganya murah. Namun seng menyerap panas, sehingga sebaiknya kamu juga menggunakan lembar pemantul panas di bagian plafon agar ruangan masih nyaman Untuk ditinggali.

Kemudian untuk memasang seng, pastikan kamu memberikan paku tebal sebagai penguat agar tidak gampang lepas. Harga seng mulai dari Rp50.000 sampai Rp75.000 per lembar.

Genteng Asbes

Genteng Asbes - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Genteng dengan bentuk lempengan panjang seperti asbes, namun bahannya lebih tebal. Harganya terjangkau, dan tidak terlalu membuat ruangan terasa panas. Namun karena asbes terbilang kurang awet, maka kamu harus menyiapkan budget tambahan untuk menggantinya dalam beberapa tahun ke depan. Harga asbes mulai dari Rp65.000 sampai Rp80.000 per lembar.

Tips Memilih Genteng Terbaik

Genteng Terbaik - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Sebelum mengetahui informasi mengenai cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah, kamu juga harus memastikan bahwa pemilihan genteng dilakukan dengan tepat. Berikut ini tips memilih genteng terbaik:

Sesuaikan dengan kebutuhan

Pilihlah genteng yang sesuai dengan gaya bangunan rumah, serta posisi penempatannya. Misalnya pemilihan genteng untuk area utama rumah pasti berbeda dengan genteng untuk area teras atau garasi.

Sesuaikan dengan kekuatan rangka

Setiap rumah bisa saja menggunakan jenis rangka penyokong genteng yang berbeda-beda. Maka dari itu, sangat penting untuk menyesuaikan genteng yang dipilih dengan kekuatan rangka. Jangan sampai bobot genteng lebih berat daripada kapasitas yang mampu disokong oleh rangka.

Siapkan budget

Setelah menyesuaikan dengan kebutuhan dan rangka, kamu bisa menyiapkan budget. Lakukan riset harga genteng yang menjadi incaranmu, lalu siapkan jumlah uang yang sesuai dengan kebutuhan jumlah genteng yang hendak dipasang nantinya.

Ketahui karakteristik genteng

Dalam memilih genteng terbaik, kamu juga harus mengindahkan persoalan kenyamanan dan tingkat keawetan, bukan hanya memikirkan sisi estetikanya saja. Setiap genteng memiliki keunggulan dan kekurangan yang berbeda-beda. Jadi, pastikan kamu mengetahui hal ini.

Cek kualitas genteng

Terakhir, kamu harus melakukan pengecekan kualitas genteng sebelum membeli. Genteng yang berkualitas tidak memiliki retakan, terlihat kuat, kokoh saat diketuk, tidak bocor atau rembes, dan bakarannya sempurna.

Kemudian, cek lagi kualitas ini saat pesanan genteng tiba di rumahmu. Dengan begitu, genteng bisa dipakai dalam kondisi terbaiknya.

(Baca Juga: 7 Tips Menyewakan Rumah yang Penting untuk Diperhatikan)

Cara Menghitung Kebutuhan Genteng untuk Rumah

Ada dua cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah yang bisa kamu lakukan, yakni dengan menggunakan perhitungan luas atap dan perhitungan luas pondasi. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Sesuaikan dengan Luas Atap

Luas Atap - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Atap tentu saja bisa menjadi patokan yang tepat dalam cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah. Sebab atap menyanggah genteng secara langsung.

Cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah ini mengharuskanmu untuk menghitung luas setiap sisi atap dengan mengkalikan panjang dan lebar atap. Karena ada dua sisi, maka luas atap ini digandakan menjadi dua kali lipat.

Setelah itu, baru sesuaikan angka tersebut dengan ukuran genteng. Berikut ini contoh cara menghitung genteng dari penyesuaian dengan luas atap:

Misalnya luas atap rumah setiap sisinya adalah 10 meter x 10 meter = 100 meter persegi (m2). Dengan dua sisi atap maka total luas atap Anda menjadi 200 m2. Jika jenis genteng yang dipilih memiliki luas 1 m2 per lembar dengan isi 6 buah, jumlah genteng yang dibutuhkan sebanyak 200 m2 x 6 = 1.800 buah.

2. Sesuaikan dengan Luas Pondasi

Luas Pondasi - Cara Menghitung Kebutuhan Genteng

Kedua, kamu bisa melakukan cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah dengan menyesuaikan luas pondasi yang dikalikan dengan rumus khusus. Setelah itu, barulah sesuaikan hasilnya dengan ukuran genteng yang dipilih. Berikut ini contohnya:

Misalnya panjang rumah adalah 10 meter dan lebar 8 meter. Kemudian tambahkan 1 meter untuk panjang dan lebarnya sebagai perkiraan kurang lebih, sehingga luasnya menjadi = 11 x 9 = 99 m2.

Setelah itu, jumlah luas tersebut dikalikan 35 sehingga jumlah genteng yang dibutuhkan minimal 99 m2 x 35 = 3.465 buah.

Sedangkan untuk bagian teras, kamu juga bisa membuat perhitungan yang sama. Nantinya, jumlah kebutuhan genteng cukup ditambahkan hingga menjadi nilai keseluruhan genteng yang dibutuhkan.

Itulah penjelasan lengkap soal cara menghitung kebutuhan genteng untuk rumah yang bisa kamu lakukan. Jika membutuhkan tambahan biaya untuk membangun maupun merenovasi rumah, ajukan saja Kredit Tanpa Agunan (KTA) melalui CekAja.com.

Kami akan membantumu mendapatkan rekomendasi KTA terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan profil finansialmu. Cicilan dijamin ringan dan yang paling penting, kamu tak harus menjaminkan aset apapun untuk mendapatkan pinjaman ini.

Dengan KTA, semua kebutuhan bisa terpenuhi. Yuk, segera cek produk KTA yang cocok untukmu dan ajukan hanya lewat CekAja.com!