8 Tips Bisnis Properti dengan KTA OK Bank, Dijamin Untung!

Buat kamu yang ingin membangun bisnis properti, namun modal belum mencukupi, sepertinya wajib mengetahui tips bisnis properti dengan KTA OK Bank. Pasalnya, tips ini akan membantu kamu merealisasikan semua rencana bisnis yang sudah tersusun matang.

Berbicara soal bisnis properti, sebenarnya ini adalah sebuah bisnis yang sangat menjanjikan, mengingat keberadaannya selalu dibutuhkan masyarakat.

Bisnis properti sendiri jika didefinisikan, yaitu sebuah bisnis yang bergerak di bidang kepemilikan aset, seperti tanah dan bangunan, termasuk sarana dan prasarana yang ada di dalamnya sebagai satu kesatuan.

Mudahnya, bisnis properti bisa diartikan sebagai kegiatan jual beli, maupun sewa-menyewa produk properti untuk mendatangkan keuntungan. Nah, produk properti pun sangat banyak, di antaranya yaitu:

  • Tempat hunian, seperti asrama mahasiswa, villa, perumahan, dan sebagainya
  • Tempat usaha, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel dan sebagainya
  • Bangunan industri dan bangunan penelitian – pengembangan, seperti Observatorium Bosscha, bangunan untuk keperluan pertanian, perkebunan dan lain sebagainya
  • Properti untuk tujuan khusus, seperti sekolah, tempat ibadah, terminal bus, bioskop, stasiun kereta api, kebun binatang dan lain sebagainya.

Semua bentuk properti itu bisa dimanfaatkan, dan bisa dijadikan peluang bisnis properti yang menjanjikan, apabila modal yang dimiliki mencukupi.

Dan agar semuanya berjalan lancar, sebaiknya kamu ketahui terlebih dahulu sejumlah tips bisnis properti dengan KTA OK Bank, yang akan diulas secara lengkap pada artikel kali ini. Simak bersama-sama, yuk!

Menelisik Peluang Bisnis Properti

Sebelum membahas lebih jauh tentang tips bisnis properti dengan KTA OK Bank, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu peluang bisnisnya.

Di awal pembahasan sebenarnya sudah sedikit disinggung, kalau peluang bisnis properti, khususnya di 2021 cukup menjanjikan.

Hal tersebut karena, bisnis properti sendiri tidak mengenal “musiman”. Artinya, keberadaan bisnis ini selalu dibutuhkan masyarakat.

Melansir dari industri.kontan.co.id, industri properti juga diprediksi akan mulai tumbuh kembali di tahun ini, tepatnya di semester kedua.

Oleh karena itu, kondisi saat ini menjadi momen yang tepat untuk membeli properti bagi end user maupun investor.

Dengan begitu, dapat diambil kesimpulan kalau peluang bisnis properti tahun ini sangat menjanjikan. Terlebih, jika kamu berencana membangun bisnis properti dalam bentuk hunian tipe landed house, maupun properti dalam bentuk perumahan.

Kedua jenis properti itu sudah dipastikan sangat untung, karena masih akan banyak diminati di tahun ini dan selanjutnya.

(Baca Juga: Ide Usaha Modal Kecil Bagi Ibu Rumah Tangga)

Modal Bangun Bisnis Properti

Berbicara soal modal, pada dasarnya dana yang dibutuhkan untuk modal properti sangat besar. Namun, untuk nominalnya sendiri tidak ada angka pasti, karena menyesuaikan dengan kemampuan finansial, kebutuhan dan skala bisnis properti yang akan dijalankan.

Tetapi jika dilihat secara keseluruhan, rata-rata dana yang harus dimiliki untuk modal bisnis properti, yaitu sekitar ratusan juta rupiah atau lebih.

Maka dari itu, sebelum yakin membangun bisnis properti, ada baiknya kamu perhitungkan dengan matang terlebih dahulu, berapa dana yang harus dimiliki untuk modal usaha.

Setelah itu, kamu kumpulkan dana sampai tenggat waktu yang ditentukan. Apabila dana yang dimiliki juga belum mencukupi, tidak ada salahnya kamu mengajukan pinjaman KTA OK Bank, untuk menambah modal usaha yang dibutuhkan.

Keunggulan Bisnis Properti

Disebut sebagai bisnis yang menjanjikan, karena bisnis properti memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki bisnis lain, di antaranya yaitu:

  • Memiliki prospek yang cemerlang
  • Properti bisa menjadi aset berharga di masa depan
  • Pengelolaan bisnis properti sederhana
  • Minim risiko
  • Memiliki nilai keuntungan yang relatif besar
  • Bisnis properti tidak terpengaruh inflasi
  • Dan lain sebagainya.

Tips Bisnis Properti dengan KTA OK Bank

Setelah mengetahui beberapa informasi mengenai bisnis properti di pembahasan sebelumnya, kini kamu akan mengetahui sejumlah tips bisnis properti dengan KTA OK Bank.

Tips ini tentunya akan membantu proses bangun bisnis properti kamu, menjadi lebih mudah dan lancar.

Jika ingin tahu apa saja poin-poin dari tips bangun bisnis properti dengan KTA OK Bank satu ini, yuk langsung simak ulasan berikut!

1. Memanfaatkan properti milik pribadi

Tips bisnis properti dengan KTA OK Bank yang pertama, yaitu coba manfaatkan properti milik pribadi, jika modal usaha belum mencukupi.

Kamu bisa coba membangun bisnis kost-kostan di rumah sendiri, atau menyewakan garasi untuk bisnis sewa motor/mobil dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, target utama yang akan dicapai adalah keuntungan. Jadi, sebisa mungkin manfaatkan properti yang ada, untuk meminimalisir pengeluaran, dan memaksimalkan keuntungan yang didapat.

2. Menentukan jenis bisnis properti yang dijalankan

Berikutnya ada menentukan jenis bisnis properti yang dijalankan. Tips yang satu ini bisa kamu mulai eksekusi, ketika modal yang dimiliki sudah mencukupi.

Seperti yang diketahui, jenis bisnis properti ada banyak, di antaranya yaitu tempat hunian, tempat usaha, bangunan industri, bangunan penelitian dan lain sebagainya.

Dari semua bisnis properti itu, kamu bisa pilih satu di antaranya yang paling sesuai dengan keinginan, kebutuhan pasar, serta modal yang dimiliki.

3. Menentukan target pasar

Selain dua hal di atas, kamu juga perlu menentukan target pasar. Dalam tips bisnis properti dengan KTA OK Bank, target pasar bisa kamu temukan dari beberapa pertanyaan yang muncul, seperti:

  • Apakah nanti properti untuk rumah pertama?
  • Apakah untuk generasi milenial dan keluarga?
  • Atau justru untuk usaha startup dan perusahaan-perusahaan besar?

Semua pertanyaan itu bisa kamu temukan sendiri jawabannya dari dalam dirimu. Setelah tahu apa jawaban yang tepat, maka kamu bisa langsung menentukan target pasar dengan lebih rinci.

Dalam artian begini, kamu bisa mulai memikirkan gendernya, apakah laki-laki atau perempuan. Kemudian usianya, dan lain sebagainya yang sekiranya sesuai dengan keinginan dan rencanamu.

Apabila target pasar sudah ditentukan, maka ini akan membantu memudahkan spesifikasi produk yang akan ditawarkan nantinya, beserta skema pembayarannya.

4. Lakukan pemantauan harga properti terbaik

Target pasar sudah ditentukan, selanjutnya kamu bisa melakukan pemantauan harga properti terbaik.
Pemantauan ini bisa dilakukan melalui internet, untuk mencari banyak informasi seputar harga properti di bidang yang kamu inginkan.

Biasanya, pemantauan harga properti ini dilakukan, untuk menentukan apakah suatu pasar benar-benar menguntungkan atau tidak.

Jika suatu bidang bisnis properti diisi oleh pemain, maka itu memiliki dua arti. Entah bidang properti tersebut yang sangat menguntungkan, atau bidang tersebut memiliki banyak kompetitor.

5. Mulai dengan promosi ke orang terdekat

Di urutan kelima ada mulai dengan promosi ke orang terdekat. Tips bisnis properti dengan KTA OK Bank ini wajib dilakukan, untuk menarik minat dan kepercayaan orang-orang terdekat terlebih dahulu.

Ketika melakukan promosi ini, kamu mungkin sedikit banyak akan menerima kritik dan saran, yang dapat membangun bisnis propertimu kedepannya.

Usahakan selalu menampung kritik dan saran tersebut, sebagai bahan evaluasi. Kemudian, kamu juga bisa manfaatkan hal ini sebagai peluang untuk menjalin kerja sama.

Atau setidaknya, kamu bisa meminta mereka untuk ikut membantu memasarkan produk propertimu, ke lingkungan pertemanannya masing-masing.

6. Manfaatkan internet untuk riset dan pengembangan bisnis

Selain melalui orang terdekat, promosi juga bisa dilakukan melalui internet. Namun disamping menjadi media promosi, internet lebih sering digunakan untuk mencari informasi berharga terkait bisnis properti.

Seperti contoh, merumuskan business plan dan rancangan lainnya terkait bisnis properti yang akan atau sedang dijalankan, serta pengembangannya untuk masa yang akan datang.

7. Buat skema pembayaran

Tips bisnis properti dengan KTA OK Bank yang selanjutnya, yaitu membuat skema pembayaran. Umumnya, skema pembayaran yang akan digunakan, menyesuaikan dengan target pasarnya.

Apabila target pasar bisnismu adalah generasi milenial, maka skema pembayaran yang bisa ditawarkan, yaitu tunai, cicilan ke developer, atau kredit ke bank.

Dengan menawarkan beberapa pilihan pembayaran tersebut, kamu jadi memberikan kebebasan kepada konsumen, untuk memilih skema pembayaran mana yang sesuai dengan kemampuannya.

8. Lakukan perekrutan karyawan

Poin terakhir, yang akan kamu ketahui dari tips bisnis properti dengan KTA OK Bank, yaitu melakukan perekrutan karyawan.

Biasanya, perekrutan ini mulai dilakukan ketika bisnis properti semakin dikenal, besar, dan kamu tidak lagi mampu menjalankannya seorang diri.

Merekrut karyawan baru, berarti menerima orang baru untuk ikut membantu kamu mengembangkan bisnis yang dijalankan.

Ketika ingin melakukan rekrutmen, kamu harus memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu, seperti misalnya kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan.

Hal itu menjadi sangat penting, mengingat kamu hanya akan membuang-buang waktu, apabila merekrut karyawan yang tidak memiliki kompetensi sesuai posisi yang dibutuhkan.

Dapatkan Pinjaman KTA OK Bank untuk Modal Bisnis Properti

Oke, sejumlah tips bisnis properti dengan KTA OK Bank sudah kamu ketahui lengkap di pembahasan sebelumnya.

Itu artinya, kamu tinggal mengetahui bagaimana cara mendapatkan sokongan dana, untuk menambah modal bisnis properti yang sangat besar.

Eits, jawabannya ada di sini, nih! Ya, KTA OK Bank hadir untuk kamu yang membutuhkan pinjaman dana, untuk menambah modal bisnis properti.

Menawarkan plafon pinjaman hingga Rp200 juta, KTA OK Bank memiliki prosedur pengajuan yang sangat mudah.

Apalagi, masa tenor yang ditawarkan pun cukup panjang, yaitu enam hingga 60 bulan, dengan suku bunga tetap yang terjangkau, mulai dari 0,89 persen – 3,49 persen.

Dengan semua keunggulan dan kemudahan tersebut, kamu mungkin tertarik untuk segera mengajukannya.

Tapi tunggu dulu, ada beberapa persyaratan umum dan dokumen yang harus dipenuhi, agar pengajuanmu dapat diproses, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia minimal 21 – 54 tahun
  • Bekerja sebagai pegawai tetap selama satu tahun, atau sebagai wiraswasta
  • Memiliki penghasilan per bulan minimal Rp4,3 juta atau per tahun Rp51,6 juta
  • Melampirkan fotokopi e-KTP
  • Melampirkan slip gaji dan surat keterangan kerja (untuk pegawai)
  • Melampirkan mutasi rekening dan dokumen legalitas usaha (untuk wiraswasta)
  • Melampirkan NPWP.

Selain memenuhi semua persyaratan di atas, kamu juga perlu tahu sejumlah biaya yang harus dibayarkan selama menjadi nasabah KTA OK Bank.

Adapun sejumlah biaya yang dimaksud, salah satunya yaitu biaya keterlambatan pembayaran cicilan bulanan, yaitu lima persen.

(Baca Juga: Pinjaman OK Bank untuk Bisnis Bengkel)

Apabila semua persyaratan dan biaya tersebut, sudah kamu ketahui serta penuhi dengan baik, maka kamu bisa langsung melakukan pengajuan di kantor cabang OK Bank terdekat, atau melalui situs perbandingan seperti CekAja.com.

Jika melalui situs CekAja.com, kamu bisa melakukan pengajuan di mana saja secara online melalui smartphone, dengan mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman KTA OK Bank untuk bisnis propertimu sekarang juga!