Bagaimana Cara Negosiasi Gaji? Ketahui Triknya!

Setiap karyawan pasti ingin mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan gajinya di perusahaan. Mulai dari kinerja yang baik, durasi pengabdian yang lama, atau bertambahnya tanggungjawab dapat menjadi alasan penting.

Permasalahan utama terkait cara negosiasi gaji yang tepat adalah kepercayaan diri pada kemampuan dan value-nya sendiri selama bekerja di perusahaan tersebut. Bagaimana cara negosiasi gaji yang tepat? Simak yuk!

(Baca Juga: 9 Cara Mengatur Gaji Bulanan)

Kapan Waktu yang Tepat untuk Negosiasi Gaji?

Sebelum kamu mengetahui cara negosiasi gaji yang benar, kamu perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengajukan kenaikan gaji kepada personalia di perusahaanmu.

Dalam menentukan waktu yang tepat, hal pertama yang dapat kamu jadi acuan adalah berapa lama kamu telah bekerja di perusahaan ini. Semakin lama kamu mengabdi, maka semakin besar juga kemungkinan pengajuanmu diterima.

Namun, hal lain yang lebih penting adalah bagaimana performamu sebagai karyawan. Apakah sudah memenuhi target yang ditentukan atau meningkatkan keuntungan bagi perusahaan? Kamu perlu mengetahui kemampuan serta kontribusi yang kamu berikan kepada perusahaan.

Misalnya, kamu baru mendapatkan klien besar, atau memimpin peluncuran produk baru yang sukses, atau mendapatkan sertifikasi dari lembaga eksternal. Apapun pencapaianmu, manfaatkan momentum itu untuk bernegosiasi.

Kamu perlu menyesuaikan pengajuan kenaikan gajimu dengan kondisi keuangan perusahaan. Pilih waktu setelah mendapatkan investor atau memenangkan tender sehingga meningkatkan kemungkinan persetujuan.

Mengajukan peningkatan gaji bukan hanya sekedar menambah saldo rekening tabungan, namun juga mendorong perusahaan untuk memberikan apresiasi yang sesuai dengan kinerja kita.

Studi menyatakan bahwa hari Kamis merupakan hari yang tepat untuk mengajukan kenaikan gaji karena kita menjadi lebih fleksibel untuk negosiasi di hari Kamis dan Jumat saat mendekati akhir minggu.

Bagaimana Cara Negosiasi Gaji?

Setelah mengetahui kapan waktu yang tepat dan sesuai dengan pekerjaanmu, kini saatnya kamu mengetahui cara negosiasi gaji yang baik dan benar.

1. Membuka Percakapan dengan HRD

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka dialog dengan bagian personalia atau HRD. Meskipun diskusi dapat dilakukan di mana saja, alangkah baiknya percakapan ini dimulai dengan e-mail resmi.

Dengan begitu, kamu dapat mengutarakan keinginanmu dengan terstruktur dan memberi kesempatan pada HRD untuk menilai dan memperhitungkan pengajuanmu. Permintaanmu juga akan terarsip dengan baik.

Pastikan percakapan dimulai dengan rasa terima kasih kepada perusahaan atas kesempatannya selama ini. Jelaskan pengalaman dan pelajaran yang kamu dapatkan selama bekerja di perusahaan tersebut.

Hal ini kamu lakukan selain untuk mengapresiasi perusahaan juga dapat menyorot sumbangsih dan performamu selama bekerja di posisimu saat ini agar HRD dapat mengetahui peran pentingmu sebagai karyawan.

Kamu juga dapat menyebutkan pencapaian besar yang baru saja kamu atau timmu capai agar negosiasi gajimu menjadi relevan dengan kemajuan yang perusahaanmu rasakan.

2. Diskusi Mengenai Performa dengan HRD

Selanjutnya, untuk mengetahui cara negosiasi gaji yang baik, kamu perlu menunggu respon dari HRD. Kamu bisa mempersiapkan bukti untuk menunjukkan kualitas kinerjamu untuk meyakinkan perusahaan.

Indikator ini antara lain absensi, pencapaian target, hasil diskusi dengan manajermu, hingga prestasi yang kamu capai baik secara personal maupun dukunganmu untuk pencapaian tim.

Jika HRD telah menghubungimu kembali, biasanya diskusi akan dilakukan secara tatap muka atau melalui percakapan video sehingga kamu dapat lebih leluasa menyampaikan alasan peningkatan gajimu.

HRD juga dapat memberikan input atau menjelaskan penilaian mengenai produktivitas kerjamu selama ini sehingga dapat menjadi referensi. Kamu juga dapat menyanggah atau menyetujui nilai yang diberikan

Di waktu inilah kamu dapat menyampaikan jumlah yang kamu anggap pantas sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap kinerjamu. Penawaran ini dapat berbentuk angka tetap atau rentang gaji tertentu.

Dalam memperhitungkan kenaikan gaji, terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan seperti kemampuan perusahaan, gaji dengan posisi serupa di perusahaan lain, serta penilaian kerja dari HRD.

3. Pertimbangkan Opsi yang Diberikan

Selanjutnya dalam mengetahui cara negosiasi gaji adalah mempertimbangkan opsi yang HRD tawarkan. Usahakan angka yang kamu ajukan tidak terlampau jauh dari gajimu agar bisa segera disetujui.

Tidak hanya kenaikan gaji, HRD juga membuka kesempatan dengan kenaikan pangkat apalagi jika pencapaianmu sangat berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan.

Saat HRD memberikan angka yang lebih rendah dari pengajuanmu, pertimbangkan apakah di waktu dekat kamu memiliki kesempatan lain. Selain itu, ajukan fasilitas tambahan sebagai kompensasi dari kenaikan gaji yang tak signifikan.

Sedangkan untuk kenaikan pangkat, posisi yang lebih tinggi memberi kesempatan untuk kamu meningkatkan keterampilan serta pengalaman, Tentu kenaikan pangkat berarti meningkat juga tanggung jawabnya.

Kamu bisa meminta waktu tambahan kepada HRD untuk mempertimbangkan penawarannya. Gunakan waktu tambahan ini untuk memperhitungkan untung ruginya serta berdiskusi dengan rekan seprofesi.

4. Pelajari Kontrak Setelah Persetujuan

Jika kamu mempelajari cara negosiasi gaji yang baik, pasti tujuan akhirmu adalah menandatangani kontrak baru dengan gaji yang lebih tinggi dari sebelumnya serta fasilitas yang lebih lengkap.

Setelah kamu mencapai persetujuan baik dalam angka gaji, fasilitas, atau perubahan jabatan jika ada, kamu perlu mengkaji secara detail kontrak baru yang diberikan oleh HRD.

Mungkin kamu merasa sudah familiar dengan kontrak yang perusahaanmu berikan. Namun, kamu tetap harus jeli dengan kontrak baru dari bagian HRD.

Hal yang harus kamu perhatikan antara lain jumlah gaji serta apakah termasuk gaji bersih atau gaji kotor yang akan dipotong pajak tiap bulannya. Selain itu, apakah fasilitas seperti BPJS atau asuransi kesehatan masih lengkap.

Poin penting lain adalah apakah terdapat perubahan deskripsi tanggung jawab baik apabila posisimu tidak berubah. Apabila kamu mendapatkan posisi baru, pastikan juga jobdesc-nya sesuai dengan yang dijanjikan.

Jika ada poin yang tidak sesuai di kontrak, segera sampaikan kepada HRD untuk menghindari hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

(Baca Juga: Kontrak Kerja Pengaruhi Pengajuan Kredit, Kenapa?)

Begitulah tips dan trik bagaimana cara negosiasi gaji agar berhasil mendapatkan kenaikan baik gaji ataupun pangkat. Jangan lupa persiapkan dengan matang dirimu sebelum menghubungi HRD ya.

Apabila gaji atau pangkatmu berhasil naik, tentu itu akan membantu meningkatkan pendapatanmu. Tetap perhatikan pengeluaranmu ya! Penghasilan bertambah bukan berarti pengeluaran lantas kebablasan.

Untuk mengelola asetmu dengan baik, pastikan pilih produk tabungan terbaik dari bank-bank di Indonesia. Pilih produk tabungan yang sesuai dengan kebutuhanmu baik dari segi fitur maupun biaya admin.

CekAja.com sebagai aggregator finansial di Indonesia bergerak untuk membantumu menentukan tabungan terbaik dengan membandingkan tiap produk untuk disesuaikan dengan keperluanmu.

Segera cari tabungan untukmu agar aset yang kamu dapatkan bisa terjamin keamanannya. Cari tabungan terbaikmu? Cari aja di CekAja.com!