Ciri-Ciri Anak Depresi yang Wajib DiKetahui Para Orang Tua

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami depresi. Adapun, ciri-ciri anak depresi ini juga, wajib diketahui oleh para orang tua, agar mereka tidak merasa tertekan dan bisa terbuka, dengan masalahnya.

Apa Penyebab Anak Depresi?

Sebelum mengetahui ciri-ciri anak depresi, mari ketahui dulu apa yang menjadi penyebab, anak bisa mengalami depresi.

  • Kurang Perhatian Orang Tua

Orang tua adalah orang terdekat bagi anak, dan merupakan orang yang memiliki hubungan erat dengan anak. Sehingga perhatian orang tua sangat penting diberikan untuk sang anak.

Namun, jika hal tersebut tidak didapatkan oleh anak, maka besar kemungkinan, mereka merasa kesepian hingga iri dengan teman-temannya, yang merasakan kasih sayang dari orang tuanya.

(Baca Juga: Cara Mengatasi Depresi tanpa Minum Obat)

  • Orang Tua Terlalu Mengekang

Penyebab anak depresi yang selanjutnya adalah orang tua yang terlalu mengekang, atau terlalu memberikannya perhatian berlebih. Sehingga, ia tidak merasa bebas, untuk melakukan apa yang dia inginkan.

  • Memiliki Konflik Keluarga / Broken Home

Masih dalam lingkup keluarga, penyebab anak depresi yang berikutnya adalah karena di dalam keluarganya terdapat konflik. Bisa dibilang, ia merupakan anak broken home, yang tidak memiliki ketenangan di dalam rumah.

  • Karena Hukuman

Tidak hanya di dalam keluarga, anak depresi juga bisa disebabkan faktor di luar rumah, yakni karena mendapatkan hukuman, yang menurutnya berat.

Misalnya tidak boleh bermain, tidak boleh jajan, hingga mendapat hukuman dari guru berupa skorsing dan lainnya.

  • Pembullyan

Penyebab anak depresi yang mungkin paling umum terjadi adalah pembullyan. Tidak hanya secara langsung, pembullyan juga bisa dilakukan secara tidak langsung, seperti melalui media sosial.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait penyebab depresi anak. Selanjutnya, mari ketahui ciri-ciri anak depresi, yang perlu diwaspadai para orang tua.

Ciri-ciri Anak Depresi

1. Sulit Tersenyum dan Pasang Senyum Palsu

Ciri-ciri anak depresi yang pertama adalah mereka sulit tersenyum, bahkan jika sekalipun tersenyum, senyum tersebut adalah palsu.

Pasalnya, baik orang dewasa hingga anak-anak, jika mereka mengalami depresi, pasti akan selalu berusaha terlihat bahagia, dan tidak ingin satu orang pun mengetahui masalahnya.

Nah, ketika mereka sudah di tempat yang sepi, seperti di rumah, atau di kamar dan sendirian, baru mereka bisa bersedih dan menangisi masalahnya.

2. Minat Terhadap Sesuatu Berkurang

Cir-ciri anak depresi yang selanjutnya adalah kehilangan minat pada sesuatu, yang biasanya disukainya.

Misalnya seperti kegiatan yang menjadi favorit mereka, hobi, makanan, film, bahkan aktivitas menyenangkan bersama teman.

Adapun bagi mereka, kegiatan-kegiatan tersebut tidak lagi menjadi sesuatu yang menyenangkan.

tersebut sebagai sesuatu yang menyenangkan dan dapat membahagiakan. Semuanya akan terkesan biasa saja dan membosankan.

Sehingga tak jarang mereka meninggalkan hal-hal yang pernah menjadi minat dan kesenangan mereka.

3. Lebih Sering Bergurau

Bukannya menangis kencang, ciri-ciri anak depresi justru akan memperlihatkan kebahagiaannya, dengan lebih sering bergurau atau bercanda.

Meski di kehidupan nyatanya mereka memang sedih dan tertekan, namun kebanyakan anak dan orang, justru akan lebih memilih menutup kesedihannya, dengan bercanda.

Jadi daripada mereka mengurung diri di kamar, mereka mencoba untuk pergi ke luar untuk berinteraksi dengan orang, terutama orang terdekat, seperti teman rumah.

4. Mudah Lelah dan Sulit Tidur

Entah apa yang membuat pikirannya selalu tertekan, hingga membuat seseorang cepat lelah, hingga sulit tidur.

Bahkan hal tersebut juga menjadi salah satu ciri-ciri anak depresi. Jadi, jika orang tua melihat sang anak cepat lelah dan sering begadang, bisa jadi ia sedang depresi.

Pasalnya, perasaan lelah tidak hanya tercipta karena kegiatan fisik, tapi juga ketika mengalami masalah berat, yang tak kunjung memiliki jalan keluar.

Hal tersebut juga yang akan membuatnya terlihat kurang gairah, kurang berenergi, dan lesu.

Dengan pikiran yang penuh dengan tekanan, hal tersebut juga yang membuat mereka, sulit tidur dan terus memikirkan masalah tersebut, secara berlebihan.

5. Selalu Merasa Kesepian Meski di Tempat Ramai

Meski tak diperlihatkan, ciri-ciri anak depresi yang selanjutnya ini, juga sering dialami sebagian orang.

Perasaan kesepian selalu mengelilingi mereka, bahkan ketika mereka sedang dikelilingi banyak orang.

Mereka merasa seperti tak ada satupun orang yang memperdulikannya, meski sebenarnya banyak yang memperhatikan mereka, namun tak sesuai dengan harapannya.

Mengapa mereka selalu merasa kesepian? Padahal bisa cerita dengan keluarga hingga sahabat?

Hal tersebut dikarenakan, mereka hanya tidak ingin membebani keluarga dan sahabatnya, dengan masalah mereka.

6. Nafsu Makan Berkurang

Selain murung, ciri-ciri anak depresi juga bisa dilihat dari hilangnya nafsu makan. Bahkan dengan makanan kesukaan mereka.

Mereka merasa bahwa tidak ada hal yang menyenangkan, sekalipun itu untuk mengenyangkan perut, dengan makanan favorit.

Jangannya menghilangkan lapar, merasakan lapar saja tidak. Jadi orang tua patut curiga, jika melihat anak kurang nafsu makan.

7. Kurang Konsentrasi atau Sulit Berkonsentrasi

Ketika perut tidak diisi, tubuh kekurangan energi, maka akan berakibat kurangnya konsentrasi.

Ciri-ciri anak depresi berikut ini, juga sering terjadi dan dialami anak-anak, terutama anak-anak usia sekolah.

Ketika pelajaran dimulai, mereka lebih sering melamun, murung, sedih, hingga sulit untuk menangkap pelajaran.

8. Lebih Emosian dan Mudah Menangis

Ada ciri-ciri anak depresi yang lebih parah, yakni mereka sesekali meledakan emosi dan mudah menangis.

Apalagi jika ditanyakan dengan paksa, apa masalah yang sedang dialami. Mereka lebih emosi dan mudah menangis, karena merasa tidak akan ada yang bisa mengerti dengan masalahnya dan perasaannya saat itu.

Tidak hanya itu, emosi dan tangisan juga bisa menjadi sebuah kegiatan, untuk pelampiasan agar mereka bisa merasa lebih tenang.

(Baca Juga: 8 Olahraga Pereda Stress)

Nah, itu dia beberapa informasi terkait ciri-ciri anak depresi, yang penting orang tua dan pengasuh ketahui.

Berikan kenyamanan untuk anak-anak dengan kondisi seperti itu, karena mereka sangat tertekan dengan apa yang sedang dialaminya.

Jangan sampai, kondisi depresi membuat anak melakukan hal-hal negatif, yang bisa melukai dirinya sendiri dan juga orang di sekitarnya.

Agar orang tua bisa lebih memahami kondisi anak, ada baiknya segera bawa anak ke psikolog, dan konsultasikan terkait apa yang sedang dialaminya.

Selain membawanya ke psikolog, pastikan orang tua, harus bisa memberikan perlakuan yang sewajarnya, temani dia untuk hidup lebih sehat, lebih bahagia, dan jangan lupa daftarkan anak asuransi kesehatan.

Karena sakit mental juga sama pentingnya dengan sakit fisik. Dengan asuransi kesehatan, orang tua bisa membawa anak untuk rutin konsultasi ke psikolog.

Terlebih, kini juga sudah banyak produk asuransi kesehatan, yang juga mengcover biaya pengobatan mental, dan semua bisa kamu dapatkan hanya di CekAja.com.

Terlebih, di CekAja.com juga menyediakan banyak produk asuransi kesehatan, dari berbagai perusahaan asuransi ternama di Indonesia.

Jadi, segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com!