15 Daftar Hewan yang Terancam Punah di Indonesia, Yuk Bantu Jaga dan Lestarikan!

Meski Indonesia dikenal sebagai negara dengan fauna yang beraneka ragam, namun ternyata daftar hewan yang terancam punah di Indonesia sendiri masih cukup banyak. Beberapa di antaranya yang sering terdengar, yaitu Anoa, Harimau Sumatera, Komodo maupun Badak Sumatera.

Namun sebenarnya, selain itu masih banyak lagi daftar hewan yang terancam punah di Indonesia, yang perlu kamu ketahui dan jaga kelestariannya.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas beberapa daftar hewan yang terancam punah di Indonesia, khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Daftar Hewan yang Terancam Punah di Indonesia

Seperti yang diketahui, hewan yang terancam punah di Indonesia ada sangat banyak. Dan salah satu faktor penyebabnya, yaitu pembalakan liar yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab, yang mengganggu habitat hewan itu sendiri.

Tetapi tidak hanya itu saja, karena faktor penyebab langka dan punahnya hewan-hewan di Indonesia sangat banyak.

Maka dari itu, penting untuk kamu menjaga kelestarian dan melindungi keberadaan hewan-hewan tersebut, dengan mengetahui daftar hewan yang terancam punah di Indonesia, yang di antaranya yaitu:

1. Anoa

Rasanya bukan sesuatu hal yang mengejutkan, apabila Anoa masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah di Indonesia versi CekAja.com.

Hewan yang banyak dijumpai di Pulau Sulawesi ini, dalam 10 tahun terakhir kabarnya mengalami penurunan populasi yang cukup signifikan.

Hingga saat ini, keberadaan Anoa diperkirakan hanya ada sekitar 5.000 ekor. Maka dari itu, tidak heran apabila hewan berukuran kecil ini, masuk ke dalam kategori hewan langka dan terancam punah.

Salah satu faktor yang menyebabkan Anoa menjadi langka, bahkan keberadaannya terancam punah, yaitu karena hewan ini sering diburu untuk diambil kulit, daging serta tanduknya.

2. Gajah Sumatera

Berikutnya ada Gajah Sumatera, yang menjadi bagian dari daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Bagaimana tidak, hewan yang memiliki tinggi badan sekitar 1,7 – 2,6 meter ini, dikabarkan mengalami penurunan populasi, seiring dengan tingginya laju kehilangan hutan di Sumatera.

Bahkan, Gajah Sumatera saat ini berada pada status kritis, dalam daftar merah spesies terancam punah, yang dikeluarkan oleh IUCN atau Lembaga Konservasi Dunia.

Karena kondisinya yang berada pada status kritis dan terancam punah, Gajah Sumatera menjadi salah satu hewan yang dilindungi keberadaannya.

Di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sendiri, Gajah Sumatera memiliki populasi yang tidak terlalu banyak, yaitu hanya sekitar 2.000 ekor.

(Baca Juga: Perusahaan Asuransi untuk Hewan Peliharaan)

3. Harimau Sumatera

Memiliki kondisi yang sangat mengkhawatirkan, Harimau Sumatera disebut-sebut akan punah pada 2025.

Oleh sebab itu, Harimau Sumatera menjadi bagian dari daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Untuk saat ini saja, sub spesies Harimau Sumatera yang masih hidup di alam bebas, diperkirakan hanya ada sekitar 300-400 ekor saja.

Jumlah tersebut akan terus menurun bahkan punah, apabila pembukaan lahan kelapa sawit secara ilegal, yang mengganggu habitat Harimau Sumatera tetap dilakukan dan dibiarkan begitu saja.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kepunahan, seperti yang sudah dialami oleh Harimau Bali yang punah pada 1940-an dan Harimau Jawa pada 1980-an, Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera pun dibangun, sebagai upaya konservasi, pelestarian dan rehabilitasi kembali Harimau Sumatera.

4. Burung Cendrawasih

Siapa sih di antara kamu yang tidak tahu Burung Cendrawasih? Memiliki bentuk mungil nan cantik, burung satu ini sayangnya seringkali diburu untuk dijadikan hewan peliharaan, bahkan cinderamata.

Burung yang juga memiliki sebutan Bird of Paradise ini, merupakan spesies endemik yang hanya bisa ditemui di pulau paling timur di Indonesia, yaitu Papua.

Jika ingin melihat beberapa spesies Burung Cendrawasih, ada beberapa wisata pemantauan yang bisa dikunjungi, di antaranya yaitu ada di Isio, Jalan Korea dan Gantebang yang ada di distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura.

5. Orang Utan

Di urutan kelima ada Orang Utan, yang masuk sebagai daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Bahkan kabarnya tidak hanya di Indonesia, tetapi di dunia pun populasi Orang Utan terus menurun.

Melansir idntimes.com, populasi Orang Utan di dunia hingga saat ini hanya sekitar 55 ribu. Yang mana, sebagian besar terletak di Kalimantan dan 200 lainnya terletak di Sumatera.

Salah satu faktor yang menyebabkan terus menurunnya populasi Orang Utan adalah pembukaan lahan paksa, yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Pasalnya, pembukaan lahan paksa tersebut yang sejatinya merebut habitat dari Orang Utan sendiri, serta mengganggu keberlangsungan hidupnya.

Jika di antara kamu ada yang ingin melihat Orang Utan, kamu bisa berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

6. Badak Jawa dan Badak Sumatera

Nyatanya, kabar terancam punahnya populasi Badak Jawa dan Badak Sumatera tidak main-main. Di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sendiri, populasi kedua jenis Badak tersebut hanya ada sekitar 300 ekor.

Dengan begitu, tidak heran bukan apabila Badak Jawa dan Badak Sumatera, masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Salah satu fakta mengejutkan lainnya dari Badak Sumatera, yaitu banyaknya perburuan yang dilakukan selama bertahun-tahun, untuk mengambil beberapa bagian organ Badak, yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan untuk obat-obatan tradisional.

Maka dari itu, melihat kejadian tersebut, baik Badak Jawa maupun Badak Sumatera sama-sama dilestarikan dan dilindungi dari berbagai ancaman, khususnya hilangnya habitat hutan yang semakin hari semakin banyak dikuasai oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Bahkan di Indonesia sendiri, Badak Jawa yang pernah hidup di hampir semua gunung di Jawa Barat ini, sudah dilindungi sejak 1931.

7. Komodo

Daftar hewan yang terancam punah di Indonesia lainnya yang perlu kamu ketahui, yaitu Komodo.

Sebagai spesies kadal terbesar yang ada di Indonesia, keberadaan Komodo saat ini hanya terletak di Pulau Komodo, Flores, Rinca, Gili Motang dan Gili Dasami Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk habitatnya sendiri, Taman Nasional Komodo menjadi habitat dari kadal terbesar di dunia dan endemik di Indonesia, seperti yang dilansir dari situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Selama lima tahun terakhir, keberadaan Komodo berdasarkan hasil pengamatan populasi oleh Balai Taman Nasional dan Komodo Survival Program (KSP), yaitu relatif stabil karena berada pada kisaran 2.400 – 3.000 ekor.

8. Penyu

Meski hingga saat ini kamu masih bisa melihat banyak Penyu, namun ternyata ada satu spesies Penyu yang terancam punah, yaitu Penyu Kemp’s Ridley.

Maka dari itu, tidak heran apabila spesies Penyu tersebut tidak bisa ditemukan di Indonesia. Berbeda dari enam spesies Penyu lainnya, yaitu Penyu Tempayan, Sisik, Hijau, Lekang, Belimbing dan Pipih yang masih banyak ditemukan di Indonesia.

Nah salah satu cara untuk melestarikan dan melindungi Penyu Kemp’s Ridley dan spesies Penyu lainnya, agar tidak terancam punah yaitu dengan mendirikan penangkaran Penyu di berbagai daerah, seperti Lombok, Tanjung Benoa-Bali dan Kepulauan Seribu.

Karena didirikannya penangkaran Penyu di berbagai daerah, maka Indonesia juga menjadi negara dengan konservasi Penyu terbesar.

Apalagi, kasus perburuan Penyu di Indonesia sendiri terbilang cukup rendah, dibandingkan hewan lainnya. Sehingga, upaya pelestarian dan perlindungan Penyu pun dapat berjalan lebih lancar.

9. Tarsius Tarsier

Buat kamu yang belum tahu Tarsius Tarsier, ini sejatinya merupakan salah satu hewan bertubuh mungil berwarna cokelat, yang memiliki mata besar.

Hewan yang seringkali disebut mirip dengan Koala ini sangat unik, karena tidak bisa menapakkan kaki di tanah, da terus melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.

Namun sayangnya, Tarsius Tarsier saat ini populasinya sudah semakin berkurang, akibat dari pembalakan liar yang dilakukan terus-menerus.

Sehingga dari aktivitas tersebut, Tarsius Tarsier kini menjadi bagian dari daftar hewan yang terancam punah di Indonesia, yang patut dilindungi.

10. Burung Maleo

Sebagai salah satu jenis burung yang masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah di Indonesia, Burung Maleo saat ini memiliki populasi yang terbilang cukup sedikit, yaitu sekitar 10.000 ekor saja.

Salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya populasi Burung Maleo, yaitu banyaknya orang yang mengambil telur Burung Maleo, akibat dari ukuran telur burung ini yang sangat besar, yakni lima kali lebih besar dari telur ayam.

Melihat dari banyaknya kasus tersebut, maka Burung Maleo pun akhirnya dinobatkan sebagai hewan yang patut dilindungi.

Dan sejak penobatan tersebut, populasi Burung Maleo pun secara perlahan mengalami peningkatan.

11. Burung Jalak Bali

Nyatanya, salah satu jenis burung hanya bisa dijumpai di Bali ini, menjadi bagian dari daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Maka dari itu, untuk mencegah risiko kepunahan yang semakin besar, Burung Jalak Bali keberadaannya dilindungi oleh undang-undang.

Selain itu, beberapa kebun binatang di seluruh dunia pun turut membantu melindungi dan melestarikan populasi hewan endemik ini, dengan cara menjalankan program penangkaran Burung Jalak Bali.

Sebagai informasi tambahan, burung yang ditemukan pada 1910 ini pun, dinobatkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali pada 1991.

12. Kura-kura Leher Ular Rote

Memiliki keunikan yang terletak pada lehernya, membuat hewan yang satu ini sangat wajar apabila diberi nama Kura-kura Leher Ular Rote.

Pasalnya, bentuk leher yang dimiliki kura-kura satu ini cukup panjang layaknya ular. Dan menariknya, leher tersebut tidak bisa ditarik atau dimasukkan ke dalam tempurungnya, seperti kura-kura pada umumnya.

Tetapi sayangnya, kura-kura ini sudah sangat sulit ditemukan, bahkan di habitatnya sendiri, yaitu di Pulau Rote.

Hal itulah yang membuat Kura-kura Leher Ular Rote ini, dinobatkan sebagai hewan yang terancam punah oleh Internation Union for Conservation of Nature (IUCN).

13. Elang Flores

Tahukah kamu, kalau ternyata populasi Elang Flores saat ini sangat sedikit, tepatnya yaitu kurang dari 250 ekor.

Oleh karena populasinya yang sangat sedikit, maka hewan yang hanya bisa ditemukan di beberapa pulau di NTT ini, masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Dengan ukuran 55 cm, Elang Flores dewasa memiliki karakteristik yang terlihat di bagian kepalanya yang berbulu putih.

Namun, bulu yang ada pada bagian kepala tersebut, terkadang memiliki garis-garis coklat yang terletak pada mahkotanya.

14. Burung Bidadari Halmahera

Selain Elang Flores, Burung Bidadari Halmahera juga menjadi salah satu burung, yang masuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Menjadi salah satu jenis Cendrawasih berukuran sedang, Burung Bidadari Halmahera memiliki ukuran sekitar 28 cm serta kombinasi warna bulu yang sangat menawan.

Buat kamu yang penasaran ingin melihat, burung ini hanya bisa dijumpai di beberapa daerah saja, seperti Pulau Bacan, Pulau Halmahera dan Maluku Utara.

15. Burung Merak

Terakhir ada Burung Merak, yang menjadi bagian dari daftar hewan yang terancam punah di Indonesia.

Terkenal karena memiliki bulu berwarna cantik dan beraneka ragam ini, membuat Burung Merak harus dijaga kelestariannya, agar tidak dieksploitasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Saat ini, Burung Merak pun sudah dilindungi dan dilestarikan di Taman Baluran dan Taman Nasional Alas Purwo di Jawa Timur.

(Baca Juga: Flora dan Fauna di Kalimantan Timur)

Itulah 15 daftar hewan yang terancam punah di Indonesia yang sudah kamu ketahui. Semua hewan tersebut, tentunya harus mendapatkan perlindungan khusus agar tetap lestari dan terjaga populasinya.

Perlindungan hewan-hewan tersebut pun, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua.

Dan bagi kamu yang penasaran, ingin melihat langsung beberapa hewan yang terancam punah tersebut, kamu bisa langsung datang ke lokasi penangkarannya.

Seperti misalnya Komodo, apabila kamu ingin melihatnya, maka kamu bisa langsung datang ke Pulau Komodo di NTT.

Namun, sebelum kamu berkunjung ke NTT dan melakukan perjalanan wisata, ada baiknya kamu pastikan terlebih dahulu kalau tubuhmu berada dalam kondisi yang sehat.

Selain itu, mengingat belum meredanya pandemi Covid-19 sampai saat ini, maka penting bagi kamu untuk selalu menjalankan protokol kesehatan, serta melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila nantinya terjadi sesuatu pada kesehatanmu, saat melakukan perjalanan wisata, maka kamu bisa menggunakan asuransi kesehatan yang dimiliki, untuk menanggung semua biaya pengobatan.

Maka itu, memiliki asuransi kesehatan sangat penting. Dan buat kamu yang belum memiliki asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Karena di sana tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatanmu sekarang juga dan dapatkan perlindungan kesehatan yang maksimal!