Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Investasi Modal Mini dengan Tabungan Emas Pegadaian

by Kartika Ratnasari on 23 October, 2017

Program Tabungan Emas Pegadaian menyasar kalangan menengah bawah untuk mulai menyimpan penghasilan di instrumen investasi. Bagaimana cara daftarnya?

Emas adalah salah satu instrumen investasi yang paling banyak diminati. Selain mudah untuk dijual kembali, investasi logam mulia jenis ini juga cukup terjangkau. Walau begitu, tidak semua orang bisa membeli emas batangan secara tunai. Banyak yang ingin memilikinya tapi terkendala dana.

Menjawab permasalahan tersebut, Pegadaian yang gencar dengan program investasi emas mereka, mengeluarkan produk Tabungan Emas Pegadaian. Tidak hanya fokus pada penjualan fisik emas batangan, Pegadaian kini mulai menyasar kalangan menegah bawah yang mau mencoba berinvestasi emas dengan sistem menabung.

Cara kerja tabungan emas pegadaian

Tabungan emas Pegadaian merupakan salah satu cara untuk berinvestasi emas di Pegadaian dengan sistem beli-titip emas. Diberi nama tabungan karena produk ini sama dengan produk tabungan pada umumnya. Namun uang yang ditabung di sini dikonversikan ke dalam gram.

Artinya, nasabah membeli sejumlah emas kemudian menitipkannya ke Pegadaian. Setelah mencapai jumlah tertentu, nasabah dapat mencetak emas yang dimiliki atau menjual kembali saat membutuhkan uang tunai. Produk ini memberikan kemudahan bagi semua kalangan untuk bisa memiliki emas. Sebab, kita bisa mulai menabung emas dengan nilai terendah yaitu 0,01 gram atau setara dengan Rp 5 ribu.

Prosedur tabungan

Bukan hanya murah, prosedur dan cara menabung emas di Pegadaian juga bisa dilakukan dengan mudah dan bisa diikuti oleh siapa saja. Berikut caranya;

1. Membuka rekening di kantor cabang Pegadaian

Sebelum mulai menabung, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka rekening tabungan emas di kantor cabang Pegadaian terdekat. Cukup lampirkan fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor), mengisi formulir pembukaan rekening, kemudian membayar biaya administrasi sebesar Rp10 ribu dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp30 ribu.

2. Menyetor uang dan membeli emas

Setelah memiliki rekening Pegadaian, kita dapat menabung emas mulai dari berat minimal 0,01 gram atau setara dengan Rp5 ribu sesuai kurs emas harian Pegadaian. Berapa pun jumlah uang yang disetorkan ke rekening, akan dikonversikan ke dalam satuan berat emas logam mulia 24 karat. Misalnya, kita menabung Rp100 ribu di saat harga emas murni Rp500 ribu per gram, maka saldo tabungan menjadi 0,20 gram.

3. Menjual saldo tabungan emas kembali

Apabila membutuhkan dana tunai dalam waktu cepat, saldo tabungan emas milik kita dapat dijual kembali ke Pegadaian. Istilah ini biasa disebut buyback. Namun, saldo baru bisa dijual kembali ketika saldo sudah mencapai nominal setara 1 gram emas.

Misalnya kita hendak menjual tabungan emas yang sudah mencapai 1 gram ketika kurs beli senilai Rp5 ribu per 0,01 gram, maka uang yang bisa didapatkan adalah sebesar Rp500 ribu.

4. Mencetak fisik emas

Jika ingin memiliki fisik emas batangan, kita dapat melakukan order cetak dengan pilihan berat yang disediakan Pegadaian yaitu 5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr. Untuk mencetak emas batangan, kita akan dikenai biaya cetak sesuai dengan berat yang dipilih.

Keuntungan menabung emas di Pegadaian

Mulai tertarik untuk menabung emas di Pegadaian setelah melihat kemudahan prosedurnya? Memang, selain sebagai tempat berinvestasi, program tabungan logam mulia Pegadaian ini memang menguntungkan.

1. Dapat dibeli dengan dana terbatas

Walaupun kondisi keuangan pas-pasan, tidak ada alasan untuk tidak menyisihkan sebagian penghasilan untuk berinvestasi. Sebab menabung emas di Pegadaian bisa dimulai dari yang paling kecil yaitu sebesar 0.01 gram, dengan harga mulai dari Rp5.000.

2. Sistem keamanan terjamin

Menyimpan uang di dalam rumah tentu akan sangat berisiko. Meski tak langsung memegang emas yang kita miliki dalam bentuk fisik, setidaknya dengan berbagai macam prosedur keamanan dan tambahan asuransi langsung dari Pegadaian, dapat dipastikan emas yang ditabung memang benar-benar dilindungi.

3. Kemudahan Top-Up

Ketika sudah mulai berinvestasi dan ingin menambah saldo tabungan emas, kita bisa dengan mudah melakukan top-up secara online melalui layanan perbankan.

(Baca juga: Mau Investasi Emas atau Perak? Simak Dulu Perbandingan Untung-Ruginya)

4. Dapat dicairkan dengan mudah

Emas batangan akan lebih fleksibel untuk dicairkan ke dalam bentuk uang tunai. Berbeda dengan jenis investasi lainnya yang cenderung sulit dicairkan, kita bisa mencairkan emas sejumlah yang dibutuhkan ketika memiliki kebutuhan mendesak.

Emas sebagai alternatif investasi yang tepat

Emas batangan telah menjadi salah satu produk investasi yang dikenal sejak zaman dahulu hingga sekarang. Pasalnya, emas masih dinilai ampuh melawan laku inflasi dan juga mudah untuk dijual kembali. Jenis kepingannnya pun bervariasi, sehingga kita bisa menyesuaikan bujet investasi dengan berat emas batangan yang dipilih.

Bahkan kini emas menjadi alternatif favorit masyarakat Indonesia untuk mengelola kekayaan dan berinvestasi, bersanding dengan instrumen investasi lainnya seperti deposito dan properti.

Dengan adanya program tabungan emas Pegadaian, kini tak perlu kesulitan lagi menyisihkan penghasilan untuk berinvestasi, karena kita bisa menyesuaikan dengan kemampuan.

Investasi emas sendiri adalah investasi jangka panjang yang memberikan keuntungan dalam 2 hingga 5 tahun. Tak perlu khawatir dengan naik turunnya harga emas harian dan nikmati manfaatnya untuk mewujudkan resolusi seperti liburan, pergi umroh atau haji, membangun bisnis, atau untuk memenuhi kebutuhan masa depan.

Tentang Penulis

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami