9 Jenis Rasa Lapar yang Paling Umum, Kamu Pernah Mengalaminya?

Saat lapar, kita hanya tahu bahwa itu memang adalah rasa lapar karena ingin makan. Padahal nih, ternyata ada setidaknya 9 jenis rasa lapar, yang memang kerap dialami namun jarang disadari oleh manusia. Apa saja sih? Cek selengkapnya di artikel ini.

Menurut banyak sumber yang berhasil CekAja rangkum, jenis rasa lapar itu ternyata beragam.

Terkadang, kita bisa merasa cukup dengan porsi yang sedikit untuk kenyang. Namun di lain hari, justru porsi makan bisa tiba-tiba berubah, dan membuat berat badan kian bertambah.

Nah, dari contoh kecil itulah, dapat disimpulkan bahwa rasa lapar sebenarnya enggak cuma sekedar keinginan untuk makan. Lebih dari itu, rasa lapar pun dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukungnya.

Faktor pendukung tersebut, nantinya yang turut mempengaruhi pola makan maupun program diet yang dijalankan.

Jika saat ini, kamu tengah mengurangi porsi makan alias diet, ada baiknya memang untuk mengenali berbagai jenis rasa lapar, agar program yang dijalankan tak berujung sia-sia.

Jenis-jenis Rasa Lapar

Mau tahu apa saja jenis-jenis rasa lapar yang kerap dialami manusia? Cek selengkapnya di sini ya.

1. Lapar fisik

Jenis rasa lapar yang pertama dan paling umum dialami adalah lapar fisik.

Lapar fisik disebut pula lapar perut, di mana kita akan merasakan beberapa tanda fisik seperti perut keroncongan, pusing kepala, hingga lemas.

Beberapa penelitian menyebut bahwa, lapar fisik sebetulnya tak berarti kita sedang merasa lapar. Sebab, kondisi ini bisa pula dialami saat tubuh sudah otomatis tersistem untuk makan di jam-jam tertentu, yang telah ditentukan biasanya.

Ketika mengalami lapar fisik, ada baiknya untuk segera makan namun dengan porsi yang cukup.

Jangan menunggu rasa lapar kian menjadi, sebab dampaknya bakal berpengaruh pada cara kamu mengonsumsinya.

(Baca Juga: 7 Perubahan Fisik yang Terjadi Setelah Usia 30 Tahun)

2. Lapar mata

Selain lapar fisik, jenis rasa lapar yang satu ini juga kerap dialami oleh manusia, bahkan dalam keadaan sadar.

Ketika disuguhkan makanan yang beragam dengan visual menarik, tentu kita penasaran bukan untuk mencicipinya? Nah, disinilah lapar mata terjadi.

Jika tak mampu mengendalikannya, tentu saja kamu bakal terbuai untuk mencicipi makanan tersebut, tidak perduli meski kamu sudah merasa begah karena kekenyangan.

Alhasil, program diet atau pola makan yang sebelumnya telah disusun sedemikian rupa, justru berubah secara tiba-tiba hanya karena mengalami lapar mata.

Lalu, bagaimana cara menahan lapar mata? Caranya sendiri memang bisa dibilang tidak mudah.

Namun yang terpenting, kamu harus mampu mengendalikan diri sendiri, dan jika memungkinkan abaikan saja ‘visual’ makanan yang ada didepanmu.

Ingat, bahwa kamu masih bisa mengonsumsinya di lain hari, jadi tak perlu takut tidak bisa mencobanya di saat itu pula.

3. Lapar pikiran

Sama halnya dengan lapar mata, kamu pun bisa mengalami yang namanya lapar pikiran lho.

Jenis rasa lapar yang satu ini dapat dialami, sebab pikiran dan suasana hati yang sedang terjadi saat itu.

Artinya, ketika kamu tengah dalam kondisi bersedih, gembira, atau bahkan stress, maka satu-satunya pelampiasan yang paling mudah adalah dengan mengonsumsi makanan.

Dari lapar pikiran ini, terkadang kita hanya berfokus pada jenis makanan yang diinginkan tanpa mengenali besaran kalori, atau dampak yang muncul setelah mengonsumsinya.

Hal tersebut tentu tidak baik bagi tubuh, terutama bagi mereka yang sedang diet atau memiliki pantangan pada makanan.

Untuk itu, sebelum mengonsumsi makanan yang ‘tidak-tidak’ dalam artian hanya karena merasa lapar pikiran, mendingan pertimbangkan dulu dampaknya bagi tubuh. Jangan sampai diakhir baru merasa menyesal.

4. Lapar suara

Siapa yang sering BM alias banyak mau setelah menonton video ASMR makanan? Hal itu wajar kok, bahkan banyak yang menyebutnya sebagai jenis rasa lapar suara.

Ketika menonton video orang makan, otomatis kita yang menontonnya pun turut terbawa rasa penasaran mengenai rasanya.

Sekali dua kali dituruti mungkin tak masalah, tapi kalau terus-menerus hingga menguras kantong dompet, mending dipikirkan lagi deh ya.

Sebab lapar suara ini memang bukanlah rasa lapar yang sebenarnya, seperti saat kita merasa perut keroncongan. Lebih tepatnya, kondisi ini terjadi hanya karena kamu merasa penasaran saja.

5. Lapar hidung

Berbeda dengan lapar suara, jenis rasa lapar ini seringnya terjadi ketika kita menghirup aroma yang sedap dari makanan.

Kondisi lapar hidung sendiri juga sering digunakan oleh warung kaki lima hingga restoran besar sebagai strategi marketing mereka.

Ketika memasak makanan yang mengeluarkan aroma wangi, otomatis pelanggan pun penasaran untuk mencicipinya. Dan disinilah terjadi lapar hidung, yang mana untuk mengendalikannya dibutuhkan konsistensi yang kuat.

Nah untuk meminimalisir jenis rasa lapar ini, kamu bisa mencoba sebuah trik sederhana. Caranya, hiruplah tiap makanan yang tersaji di meja.

Sembari melakukan hal itu, cobalah untuk makan dengan porsi yang lebih sedikit dan perlahan.

Lama-kelamaan kamu tentu akan merasa agak kenyang karena seringnya menghirup aroma dari makanan tersebut.

6. Lapar mulut

Jenis rasa lapar yang berikutnya adalah lapar mulut. Kondisi ini hampir serupa dengan lapar hidung karena sulitnya untuk dikontrol.

Lapar mulut dapat kamu alami di berbagai situasi. Entah saat menonton acara kuliner, lapar di waktu tengah malam, ketika menghadiri perayaan besar, sampai merasa lapar saat mulai bosan, stress, ataupun iseng saja.

(Baca Juga: 9 Jenis Buah dan Sayur Tinggi Kalori)

7. Lapar bosan

Tidak jauh berbeda dengan lapar mulut, jenis rasa lapar ini pun kerap dialami, ketika kamu mulai merasa bosan akan situasi yang tengah berlangsung.

Misalnya saat di rumah. Ketika tak ada lagi aktivitas yang ingin dilakukan atau justru kamu terlalu malas untuk beraktivitas, maka pelarian yang tepat adalah dengan mengonsumsi makanan, entah yang jenisnya berat ataupun ringan.

Lapar bosan ini sangat berbahaya, apalagi bagi mereka yang sedang diet.

Sebab kalau tidak bisa mengontrolnya, justru program diet yang berjalan bakal berujung sia-sia. Terlebih jika makanan yang dikonsumsi mengandung tinggi kalori.

Untuk itu, lapar bosan perlu diatasi dengan cara yang tepat. Suka tak suka, triknya adalah dengan melakukan berbagai aktivitas yang berguna meski rasa malas itu ada.

Lebih dianjurkan lagi untuk berolahraga, karena efeknya bagi tubuh sangat terasa.

8. Lapar PMS

Jenis rasa lapar yang berikutnya paling sering dialami oleh kaum wanita saat sindrom premenstrual atau PMS terjadi.

Di masa ini, biasanya wanita akan lebih sering makan dalam porsi banyak, baik itu makanan berat maupun ringan.

Namun percayalah, di masa PMS sendiri, kondisi lapar karena hal tersebut hanyalah sekejap.

Bahkan, sebaiknya kamu mesti bisa mengontrolnya dengan baik, agar tidak kalap dan berujung mengalami penambahan berat badan.

Kalau memang menginginkannya, lebih baik makan dalam porsi yang lebih sedikit, dan imbangi dengan melakukan olahraga ringan, agar tubuh tetap mampu membakar kalori dengan sempurna.

9. Lapar kekurangan nutrisi

Kekurangan nutrisi penting dalam tubuh ternyata bisa menimbulkan efek lapar yang berlebihan.

Jenis rasa lapar ini berbeda dengan lapar fisik, sebab pemicunya sendiri adalah karena makanan yang dikonsumsi.

Makanan yang mengandung banyak kalori dan minim protein, diyakini bisa membuat perut cepat lapar kembali, meski kamu sudah makan satu jam yang lalu.

Untuk mengatasinya, tentu kamu perlu mengonsumsi makanan yang mengandung protein baik dan sesuai porsinya alias tidak berlebihan.

Nah, itu dia beberapa jenis rasa lapar yang kerap dialami oleh manusia. Dari kesembilan jenisnya, mana yang paling sering kamu alami?

Informasi lain mengenai dunia kesehatan dan gaya hidup juga bisa kamu dapatkan lewat artikel CekAja.com.

Di CekAja juga, kamu bisa menemukan produk finansial yang tepat, seperti asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan sama pentingnya dengan cara kamu melindungi tubuh dari berbagai risiko penyakit.

Hanya saja, asuransi memberikan perlindungan dari luar, guna mengurangi risiko kerugian akibat biaya yang timbul dari berobat ke dokter.

Asuransi kesehatan di CekAja, terkenal memiliki cakupan manfaat yang luas, dan bantuan klaim cepat. Preminya juga termasuk yang ringan, dimana proses pengajuannya sangat praktis.

Yuk, tunggu apalagi? Daripada makin penasaran, langsung saja cek produk asuransi kesehatan di CekAja, dan apply sesuai kebutuhanmu.