14 Jenis Sate Khas Indonesia, Mana yang Belum Kamu Coba?

Tahukah kamu, bahwa sate memiliki banyak jenis, dan jenis sate khas Indonesia ini, ternyata ada banyak loh jika dilist satu per satu. Yakin sudah coba semuanya?

Wah, iya? Jangan-jangan selama ini, kamu hanya tahu sate ayam dan kambing saja, yang sering kamu temukan di pinggir jalan?

Kalau sate yang sering kamu temui di pinggir jalan itu, biasanya berjenis sate Madura. Di mana sate ayam atau kambing tersebut, biasa dibeli untuk dijadikan sebagai lauk.

Tapi, ternyata sate juga tidak hanya terbuat dari daging ayam dan kambing saja loh. Karena, setelah kamu baca informasi 12 jenis sate khas Indonesia ini, mungkin kamu baru akan tersadar, bahwa kuliner sate Indonesia sangat beragam.

Yuk, jangan stuck di satu jenis sate saja. Cicipi juga jenis sate khas Indonesia lainnya, yang termasuk dalam jajaran kuliner nusantara, yang patut dilestarikan.

Berikut deretan jenis sate khas Indonesia, yang rasanya, gak bisa bikin move on!

(Baca Juga: Makanan Khas Indonesia Paling Ikonik dan Tenar di Luar Negeri)

14 Jenis Sate Khas Indonesia

1. Sate Madura

Jenis sate khas Indonesia yang pertama adalah sate Madura. Jenis sate yang satu ini, termasuk jenis yang paling populer di Indonesia.

Meski berasal dari Madura, Jawa Timur, tapi jenis sate ini sudah menyebar di seluruh Indonesia, dan menjadi kuliner sate terfavorit orang Indonesia.

Sate Madura sendiri, biasanya terbuat dari daging ayam atau kambing, dengan bumbu kecap manis dan gula jawa, yang dicampur bawang putih, bawang goreng, serta bumbu kacang tanah.

Akan tetapi, untuk sate kambing memiliki bumbu yang berbeda, yakni hanya dengan kecap manis, ditambah irisan bawang merah, tomat, dan cabai rawit.

2. Sate Padang

Jenis sate khas Indonesia, yang tak kalah populer dari Sate Madura adalah Sate Padang. Bukan terbuat dari daging ayam atau kambing, sate ini biasanya terbuat dari jeroan sapi atau kambing.

Sebelum dijadikan sate, jeroan tersebut direbus terlebih dulu dengan bumbu, baru setelah itu dibakar dengan arang.

Selanjutnya, Sate Padang biasa dinikmati dengan bumbu kental berwarna kuning, yang terbuat dari tepung beras, dicampur kaldu daging dan jeroan, kunyit, jahe, bawang putih, lengkuas, bubuk kari, garam, dan ketumbar.

Akan lebih nikmat, jika disajikan dengan lontong, dan bawang goreng. Siapa yang doyan Sate Padang, sampai nambah?

3. Sate Lilit

Jenis sate khas Indonesia yang selanjutnya adalah Sate Lilit. Namun, ada yang berbeda dari sate lainnya, karena kuliner khas Bali ini, terbuat daging cincang berbahan sapi, ayam, ikan, babi atau kura-kura.

Sehingga, bentuknya bukan potongan daging yang ditusuk. Melainkan, adonan daging yang dibungkus melilit, di tusukan bambu, batang tebu, atau batang serai, setelah itu baru dipanggang.

Buat kamu yang belum tahu, adonan daging cincang ini, juga dicampur dengan beberapa bahan, yakni kelapa parut, santan kental, jeruk nipis, bawang merah, dan merica.

4. Sate Maranggi

Buat kamu yang suka ke daerah puncak Bogor, atau perbatasan Cianjur, dan Purwakarta, pasti tahu jenis sate khas Indonesia yang satu ini, ya Sate Maranggi!

Kuliner sate ini, memang kuliner khas Purwakarta, yang sangat menggugah selera. Sate Maranggi, biasanya terbuat dari daging kambing atau sapi, dengan bumbu rempah yang gurih dan manis.

Ada yang spesial juga di Sate Maranggi, karena sebelum dibakar, irisan daging kambing atau sapi ini, direndam dengan pasta cabai hijau, yang sudah dicampur dengan cuka tebu.

Setelah matang dan berwarna coklat kehitaman, sate ini lebih cocok disajikan dengan potongan tomat dan irisan cabai rawit.

Saking populernya Sate Maranggi, di daerah Purwakarta, maka tak heran banyak wisatawan luar daerah yang datang ke kota tersebut, hanya untuk mencicipi Sate Maranggi.

5. Sate Kelinci

Agak sedikit aneh, dan takut untuk mengonsumsinya, namun Sate Kelinci ternyata termasuk jenis sate khas Indonesia, khas Bandungan, Kabupaten Semarang.

Namun, ternyata sate dari hewan lucu ini, memiliki rasa yang luar biasa enak. Selain itu, biasanya, sate ini dinikmati dengan lontong.

Hampir sama dengan ayam, cita rasa dari daging kelinci sangat unik. Buat kamu yang penasaran, bisa sesekali mencicipi sate ini ketika ke Semarang.

Atau kamu juga bisa datang ke daerah Puncak Bogor, karena di sana juga terdapat banyak penjual Sate Kelinci.

6. Sate Taichan

Buat kamu anak gaul Jakarta, mungkin sudah tahu betapa nikmatnya jenis sate khas Indonesia yang satu ini. Apalagi kalau bukan Sate Taichan.

Adapun sate yang terbuat dari daging ayam ini merupakan salah satu kuliner sate, yang beberapa waktu lalu sempat viral, dan akhirnya kini banyak digandrungi orang.

Bukan dengan bumbu kecap, bumbu kacang, atau rempah-rempah, ciri khas dari sate taichan ini adalah dagingnya yang berwarna putih, meski sudah dibakar.

Selanjutnya, sate taichan biasa dinikmati dengan sambal khas yang pedas, lontong, jeruk nipis, dan bubuk garam gurih.

Karena keviralannya, maka saat ini banyak pebisnis kuliner, yang berinovasi dengan menyajikan sate taichan goreng.

7. Sate Klathak

Belum afdol rasanya, jika belum mencicipi sate klathak ketika berwisata ke Yogyakarta.

Jenis sate khas Indonesia berikut ini, memang berasal dari Yogyakarta. Adapun sate ini adalah terbuat dari daging kambing, yang konon memang menjadi makanan khas, dari kota keraton.

Bagaimana dengan rasanya? Jangan ditanya, karena sate ini menawarkan rasa yang kenyal, gurih, dan tentunya manis seperti makanan khas Yogyakarta pada umumnya.

Selain itu, biasanya sate klathak ini, disajikan dengan bumbu kuning seperti kari, dan nasi putih hangat. Sate klathak juga kini, telah menjadi salah satu wisata kuliner, yang wajib dicoba saat ke Yogyakarta.

8. Sate Klopo

Seperti namanya, jenis sate khas Indonesia yang satu ini, terbuat dari parutan klopo atau kelapa.

Sate khas Surabaya ini, sangat hits di kota asalnya. Adapun cara membuatnya juga ada beberapa perbedaan.

Di sini, parutan kelapa akan dibalutkan pada sate, saat dibakar sehingga rasa hidangan ini sangat unik.

Sebelumnya, parutan kelapa ini disangrai di wajan dengan api kecil, terlebih dahulu. Sehingga, ketika sudah mirip serundeng, parutan kelapa baru bisa dililitkan ke sate.

9. Sate Ponorogo

Selanjutnya adala Sate Ponorogo, yang menjadi jenis sate khas Indonesia, dari Kota Ponorogo, Jawa Timur.

Ciri khas rasa, dari sate ini, sangat menggugah selera. Adapun sate ini terbuat dari daging ayam, yang dipotong kecil-kecil lalu direndam, bersama bumbu kecap.

Sate yang sudah dibumbui dan bumbu telah meresap, sate kemudian dibakar hingga matang.

Ciri khas lainnya, dari Sate Ponorogo adalah dalam setiap tusukannya, hanya ada satu potong daging ayam, yang diiris memanjang.

10. Sate Kere

Jenis sate khas Indonesia, yang tak kalah berciri khas adalah Sate Kere. Mengapa dinamakan Sate Kere?

Hal tersebut dikarenakan, karena sate ini merupakan sate vegetarian, yang murah dan terbuat dari tempe gembus khas Kota Solo.

Nah, istilah kere di sini, diambil karena bahan yang digunakan, terbuat dari bahan murah khas orang miskin.

Namun, tidak hanya terbuat dari tempe gembus, sate ini biasanya dibuat dari usus, hati, dan daging sapi.

11. Sate Pusut

Jenis sate khas Indonesia berikutnya ini, adalah Sate Pusut. Memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan sate lilit, sate pusut khas Lombok ini, terbuat dari daging sapi, ikan, maupun ayam cincang, yang dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu.

Setelah itu, adonan daging cincang, dililitkan ke tusukan bambu atau serai. Setelah itu, dibakar dengan bara api, sampai mengeluarkan aroma yang wangi.

12. Sate Makassar

Seperti namanya, jenis sate khas Indonesia yang satu ini, berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Sate ini terbuat dari jeroan sapi atau kambing, yang dibumbui dengan saus, yang terbuat dari belimbing.

Sehingga, cita rasa yang ditimbulkan adalah rasanya asam dan pedas. Bagaimana, penasaran dengan rasa sate yang asam dan pedas?

13. Sate Buntel

Bukan terbuat dari daging ikan buntal, sate buntel ini merupakan kuliner khas Solo atau Surakarta, Jawa Timur, yang terbuat dari cincangan daging sapi, atau kambing.

Adapun, bagian dagingnya yang digunakan terutama bagian perut dan iga. Ukurannya besar mirip daging kebab. Maka dari itu, dinamakan Sate Buntel.

14. Sate Tegal

Jika kamu sering mampir ke Kota Tegal, atau hanya sekadar mampir ke rest area jalan tol di Tegal, pastikan harus cobain jenis sate khas Indonesia, yang satu ini.

Karena Sate Tegal ini, sangat menggugah selera. Ya, sate yang terbuat dari kambing muda berumur 5 bulan ini, memiliki cita rasa gurih dan empuk.

Jadi, anti alot ya guys, apalagi dibakar dengan jeroan di setiap tusuknya, bikin aromanya makin manggil-manggil.

Selain itu, biasanya sate ini juga disajikan dengan kecap manis, dicampur irisan cabai, bawang merah, tomat hijau, dan nasi putih, tidak lupa juga ditaburi bawang goreng.

(Baca Juga: Tips Memasak Beragam Resep Daging)

Bagaimana? Setelah membaca artikel ini, apakah kalian juga jadi ingin makan sate? Sama! Hehe..

Tapi, jika kamu suka dengan kuliner khas Indonesia ini, kamu juga bisa loh menjadikan hal ini, sebagai peluang bisnis.

Apalagi, sate bukanlah jenis kuliner musiman, atau kuliner yang baru viral. Sehingga, peluang untuk selalu dicari pecinta sate, sangat besar.

Kamu bisa bisnis kuliner sate, dari beragam jenis sate khas Indonesia di atas. Jika perlu, kamu juga bisa tambahkan inovasi, agar bisnis sate kamu, terlihat lebih menarik.

Bagaimana untuk urusan permodalannya. Karena bisnis kuliner seperti ini butuh modal yang memadai, kamu butuh modal setidaknya untuk membeli bahan baku, peralatan masak, hingga sewa lokasi.

Jika kamu merasa kekurangan modal, bisa lakukan pengajuan pinjaman kredit tanpa agunan atau KTA, di tempat yang tepat, seperti di CekAja.com.

CekAja.com menjadi tempat yang tepat, untuk keperluan masalah finansial, seperti kekurangan modal.

Karena, di sini kamu bisa mendapatkan banyak produk pinjaman KTA, dari berbagai bank ternama di Indonesia.

Yuk, tunggu apa lagi? Sebelum kalah saing, segera ajukan pinjaman KTA terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com, dan bangun bisnis kuliner sate impianmu!