Makanan Terbaik Untuk Penderita Kanker

5 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Menjadi penyakit yang menyebabkan kematian kedua terbanyak di dunia, kanker seringkali tak menimbulkan gejala di awal. Sel kanker juga sangat cepat berkembang, jika pasien tidak segera ditindak hingga salah mengkonsumsi makanan. Sehingga, penting bagi kamu untuk mengetahui makanan terbaik untuk penderita kanker berikut ini.

makanan terbaik untuk penderita kanker

Namun, sebelum membahas lebih dalam tentang makanan terbaik untuk penderita kanker, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu, tentang penyakit mematikan ini. Yuk, langsung saja simak di sini.

Apa Itu Kanker?

Kanker atau biasa disebut sel kanker merupakan sebuah penyakit, yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel abnormal. yang tidak terkendali di dalam tubuh. Tidak hanya sekadar tumbuh, sel kanker ini nyatanya bisa merusak sel normal, yang ada disekitarnya dan di bagian tubuh lain.

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa gejala munculnya kanker terkadang tidak menimbulkan gejala. Sehingga, kanker biasanya baru terdeteksi dan diobati ketika sudah mencapai stadium lanjut.

Nah, jika kamu ingin mengetahui apakah tubuhmu sedang baik-baik saja, maka rutinlah lakukan pemeriksaan skrining atau cek kesehatan secara menyeluruh. Sehingga, kamu bisa mengetahui, adakah sel kanker yang terdeteksi.

(Baca Juga: Jenis Penyakit Kanker yang Sering Menyerang Manusia)

Penyebab Kanker

Jika berbicara mengenai penyebab, sebenarnya yang menjadi penyebab utama kanker adalah perubahan (mutasi) genetik pada sel. Sehingga, membuat sel normal berubah menjadi abnormal.

Tubuh sendiri sebenarnya juga bisa menghancurkan sel abnormal tersebut, dengan mekanismenya sendiri.

Akan tetapi, jika mekanisme tersebut gagal menghancurkan, maka sel abnormal akan tumbuh secara tidak terkendali.

Tidak hanya disebabkan oleh adanya perubahan mutasi genetik pada sel, kanker juga bisa dipicu oleh berbagai faktor lainnya.

Namun, faktor pemicu tersebut berbeda-beda, sesuai dengan jenis kankernya. Berikut faktor yang diduga menjadi pemicu gagalnya tubuh untuk menghancurkan sel abnormal atau sel kanker:

  • Adanya riwayat penyakit kanker dalam
  • Kamu berusia di atas 65 tahun
  • Kamu adalah seorang perokok
  • Kamu sering terpapar radiasi, zat kimia, atau sinar matahari langsung
  • Terinfeksi virus, seperti hepatitis B, C, dan HPV
  • Obesitas
  • Tidak banyak bergerak, atau tidak rutin beraktivitas
  • Kekebalan tubuh yang menurun, misalnya akibat menderita HIV/AIDS
  • Sering mengonsumsi makanan atau minuman yang berpengawet, bersoda, beralkohol dan lain-lain

Apa Gejala Penyakit Kanker

Meski penyakit kanker, sulit terdeteksi atau bergejala, terlebih jika masih di awal perkembangan, namun beberapa gejala berikut ini sering dialami penderita kanker.

Namun gejala yang timbul juga bervariasi, tergantung pada jenis kanker dan kondisi organ tubuh yang terkena kanker.

  • Terdapat benjolan
  • Merasakan nyeri di bagian tubuh tertentu
  • Sering merasa lemas, cepat lelah, dan pucat
  • Berat badan turun drastis
  • Gangguan pencernaan
  • Batuk kronis
  • Demam
  • Mengalami pendarahan secara spontan dan memar-memar

Nah, jika kamu merasakan gejala atau ciri-ciri di atas, kamu bisa langsung memeriksakan diri ke dokter, guna mendeteksi apakah gejala tersebut merupakan penyakit kanker, atau penyakit lainnya, yang bergejala serupa.

Tidak hanya berkonsultasi ke dokter, kamu juga perlu melakukan beberapa tes tambahan, untuk memastikan diagnosa kanker yang ada di dalam tubuh. Kamu bisa melakukan beberapa tes kesehatan berikut ini:

  • Tes Laboratorium: Pemeriksaan darah dan urine, hingga pemeriksaan tumor marker
  • Tes Pencitraan: Rontgen, USG, CT Scan, MRI, atau PET Scan
  • Biopsi: Pengambilan sampel jaringan tubuh. Di sini pemeriksaan biopsi merupakan tes yang paling akurat untuk mendiagnosa kanker.

Bagaimana dengan Pengobatannya?

Seperti yang diketahui bahwa jenis kanker, letak melekatnya kanker, hingga stadium dari kanker berbeda-beda.

Sehingga, jenis pengobatan yang dilakukan pun disesuaikan dengan kondisi penyakit kanker itu sendiri, bahkan tergantung keinginan pasien.

Adapun beberapa metode pengobatan penyakit kanker, yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:

  • Kemoterapi
  • Operasi
  • Radioterapi
  • Transplantasi sumsum tulang belakang
  • Imunoterapi
  • Terapi hormon
  • Targeted drug therapy

Apa Makanan Terbaik untuk Penderita Kanker?

Nah, jika berbicara soal makanan, memang para penderita kanker harus paham betul mana makanan terbaik untuk penderita kanker, dan mana makanan yang tidak diperbolehkan bagi mereka.

Protein, Karbohidrat, Lemak, Vitamin dan Mineral Sangat Baik untuk Penderita Kanker

Dilansir dari Liputan6.com, seorang Manajer Rawat jalan dari Pusat Kanker Nasional Singapore (NCCS), Chang Yok Ying, mengatakan bahwa, protein yang terdapat pada daging, sangat baik untuk membangun jaringan, menyembuhkan luka, hingga menjaga sistem kekebalan tubuh penderita kanker.

Tidak hanya protein pada daging, sumber karbohidrat, lemak sebagai sumber energi, vitamin dan mineral, juga merupakan makanan terbaik untuk penderita kanker. Yuk, langsung saja intip beberapa jenis makanan terbaik untuk penderita kanker, berikut ini:

Jenis Makanan Terbaik untuk Penderita Kanker

1. Protein

Protein - Makanan Terbaik Untuk Penderita Kanker
  • Daging tanpa lemak: Seperti Ikan, telur, unggas, tauhu, dan taukwa
  • Produks susu, kacang-kacangan, dhies, dan buncis
  • Makanan ikan dan kedelai (terutama baik untuk pasien kanker prostat)

2. Karbohidrat

Karbohidrat - Makanan Terbaik Untuk Penderita Kanker
  • Roti, mie, nasi, chapatti, roti gandum dan pasta
  • Gandum, kerupuk gandum utuh, jagung, kentang, kacang-kacangan dan produk susu
  • Madu, karena memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamurnya yang dapat membantu mencegah infeksi

3. Sayuran

Sayuran - Makanan Terbaik Untuk Penderita Kanker
  • Tomat, labu, wortel, kacang polong, dan lobak untuk vitamin dan serat
  • Peterseli (terutama baik untuk pasien kanker prostat)
  • Sayuran seperti brokoli, kembang kol dan kubis mengandung bahan kimia tanaman yang dapat mengubah estrogen buruk menjadi estrogen yang baik, dan karenanya mengurangi risiko kanker serta risiko kambuh.
  • Asparagus dan brussel sprout untuk antioksidan mereka yang kaya
  • Labu pahit untuk menurunkan kadar gula darah
  • Sayuran berdaun hijau untuk kalsium dan zat besi

4. Buah-buahan

Buah-buahan - Makanan Terbaik Untuk Penderita Kanker
  • Buah jeruk, karena menyediakan vitamin C
  • Pisang, kiwi, persik, mangga, pir, dan stroberi untuk vitamin dan serat
  • Avokado, jambu biji, aprikot, buah ara, plum, dan kismis untuk energi

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kanker

  • Daging dengan proses masak digoreng, dipanggang, dibakar, karena proses tersebut akan membuat protein hewani terkena panas tinggi, dan menciptakan produk sampingan karsinogenik, yang disebut heterocyclic amines.
  • Penggunaan garam, gula, dan makanan berminyak, yang berlebihan
  • Daging merah dan daging olahan seperti bacon, ham, sosis, nugget
  • Makanan yang diawetkan atau mengandung pengawet, seperti acar, selai, kiam chye (asin hijau asin), dan telur abad karena mengandung nitrit yang bersifat karsinogenik
  • Minuman yang mengandung alkohol
  • Terakhir, hindari asupan suplemen vitamin yang berlebihan, karena mereka bertindak sebagai antioksidan dan dapat mengganggu kemoterapi, ketika diambil dalam dosis besar.

(Baca Juga: 15 Makanan Untuk Penderita Diabetes)

Pencegahan Kanker

Nah, tidak mau bukan, kamu menjadi salah satu penderita kanker? Terlebih, Indonesia pernah mencatat bahwa sekiranya ada 1,5 juta orang meninggal akibat penyakit kanker, pada 2014.

Maka dari itu, lakukanlah pencegahan agar kita selalu terhindar dari penyakit mematikan ini. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pun akhirnya menggalakkan program perilaku CERDIK, untuk mencegah kanker. Apa itu CERDIK?

  • Cek kesehatan secara berkala
  • Enyahkan asap rokok
  • Rajin aktivitas fisik
  • Diet sehat dengan kalori seimbang
  • Istirahat yang cukup
  • Kelola stres

Selain menerapkan program CERDIK dari Kemenkes RI, guna mencegah penyakit kanker, kamu juga butuh perlindungan ekstra, dengan mendaftarkan asuransi kesehatan.

Dengan asuransi kesehatan, kamu bisa merasa aman dan terlindungi, dari berbagai risiko penyakit kritis, termasuk penyakit kanker. Terlebih, biaya pengobatan penyakit kanker tidak murah, sehingga, dengan asuransi kesehatan, semua biaya pengobatan akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, dengan mudah dan praktis hanya di CekAja.com!