6 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Bronkitis, Penting untuk Diketahui!

Apakah kamu merupakan salah satu penderita bronkitis? Tahukah kamu, bahwa terdapat makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis? Informasi ini penting diketahui untuk menghindari peradangan paru-paru lebih lanjut.

6 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Bronkitis, Penting untuk Diketahui!

Apa itu bronkitis? Bronkitis sendiri adalah penyakit peradangan pada bronkus di paru-paru yang mengganggu sistem pernapasan manusia. Penyebab bronkitis dibagi dua yaitu infeksi dan non-infeksi.

Penyebab bronkitis kambuh adalah gaya dan kebiasaan hidup buruk, pola makan yang tidak sehat, serta sistem imun tubuh yang lemah.

Menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mudah kuman masuk dan memicu timbulkan bronkitis.

Agar cepat pulih, penderita tidak cuma mengandalkan obat-obatan dokter, mereka juga perlu menghindari berbagai pantangan termasuk menghindari makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis.

(Baca Juga: 9 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes)

Makanan yang Dilarang untuk Penderita Bronkitis

Nah, lewat artikel ini, kamu bisa mendapatkan rekomendasi makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis yang dirangkum dari berbagai laman Kesehatan. Apa saja ya?

1. Daging Merah dan Olahan

Jenis makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis yang pertama adalah daging merah dan daging olahan.

Daging merah seperti daging sapi dan kambing, merupakan jenis makanan yang dapat menimbulkan peradangan paru-paru yang berbahaya bagi pengidap bronkitis.

Sementara, daging olahan seperti sosis, ham, dan daging asap juga merupakan makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis.

Hal ini dikarenakan, daging olahan dapat menyebabkan peradangan dan stress serta memperburuk fungsi paru-paru.

Lauk sehari-sehari dapat diganti dengan sumber protein lain seperti ayam, ikan, telur, tahu, atau tempe.

2. Makanan yang Digoreng

Selanjutnya, jenis makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis adalah makanan berminyak. Kandungan minyak yang tinggi, terutama dalam gorengan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Makanan yang mengandung minyak dapat memicu gejala batuk dan nyeri tenggorokan. Selain itu, jenis makanan ini dapat memperparah peradangan di paru-paru serta memperburuk gejala bronkitis.

Hindari makanan yang digoreng seperti kentang goreng, ayam goreng, atau tahu goreng. Kamu bisa memilih metode lain dalam mengolah makanan seperti dipanggang atau dikukus agar lebih sehat dan tetap nikmat.

3. Kopi

Kali ini kopi masuk dalam jajaran makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis. Minuman yang digemari masyarakat berbagai kalangan ini mengandung kandungan kafein yang tinggi. Namun, ternyata kafein dapat memperparah gejala bronkitis pada penderita.

Selain itu, kandungan kafein yang tinggi pada kopi dapat mengganggu fungsi kerja obat yang diberikan oleh dokter dalam mengatasi bronkitis. Bahkan, dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Untuk kamu yang mencari pengganti kopi, terdapat beberapa pilihan minuman lain seperti teh herbal atau kopi non-kafein

4. Soda

Makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis selanjutnya adalah soda. Karena termasuk dalam minuman berkarbonasi, soda mengandung gas karbon dioksida yang dapat meningkatkan peradangan pada paru-paru.

Selain kandungan gasnya, soda juga mengandung gula yang sangat tiggi. Kandungan gula berlebih ini dapat menimbulkan gejala batuk, peradangan, dan iritasi paru-paru.

Sebagai alternatif, kamu dapat memilih jus buah sehat agar dapat menikmati minuman manis namun tidak berbahaya bagi tubuh.

5. Garam

Meskipun menjadi bumbu penting dalam masakan, ternyata makanan dengan penggunaan garam berlebih termasuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis.

Makanan dengan kandungan garam yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah serta buruk bagi kesehatan pernapasan.

Jenis makanan ini dapat menghambat kemampuan bernapas, terutama bagi penderita bronkitis kritis.

Kamu harus memperhatikan penggunaan garam baik dalam masakan atau dalam cemilan siap saji. Dalam mengolah makanan, kamu dapat memanfaatkan bumbu dan rempah lain untuk menyedapkan masakan.

6. Buah-buahan mengandung gas

Buah-buahan merupakan salah satu jenis makanan yang disukai karena rasanya yang manis dan juga bervitamin tinggi.

Namun ternyata, ada jenis buah-buahan yang masuk dalam kategori makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis yaitu buah yang mengandung gas.

Buah dengan kandungan gas dapat menyebabkan kembung dan penumpukan gas di sistem pencernaan terutama lambung.

Hal ini, dapat mengakibatkan paru-paru mengalami tekanan sehingga pengidap bronkitis mengalami kesulitan bernapas.

Jenis buah-buahan yang mengandung gas antara lain apel, pir, aprikot, dan persik. Jika ingin mengkonsumsi buah, terdapat alternatif buah lain yang aman bagi lambung seperti pepaya, semangka, dan melon.

7. Sayur-sayuran mengandung gas

Selain buah, terdapat jenis sayur yang menjadi bagian dari makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis yaitu sayur-sayuran yang mengandung gas.

Sama seperti sebelumnya, sayuran dengan kandungan gas dapat memicu gejala pencernaan seperti kembung.

Gejala ini dapat menimbulkan rasa sesak napas akibat tekanan ke organ paru-paru, terutama untuk penderita bronkitis yang sedang mengalami peradangan.

Beberapa sayur-sayuran yang sebaiknya dihindari antara lain, kol, kubis, jagung, dan brokoli. Bagi kamu yang masih ingin mengonsumsi sayuran sehat, kamu bisa memilih jenis sayur-sayuran lain seperti wortel, kentang, dan jamur.

(Baca Juga: Daftar Dokter Penyakit Paru Terbaik Di Jakarta)

Berikut beberapa jenis makanan yang dilarang untuk penderita bronkitis. Selain mengetahui makanan yang dilarang, kini kamu juga dapat memilih alternatif makanan pengganti untuk menjaga hidup sehat.

Tahukah kamu bahwa gejala umum pada bronkitis adalah batuk yang dapat disertai demam, sesak napas, dan sakit tenggorokan? Ternyata, bronkitis bahkan bisa menyebabkan nyeri dada dan penurunan kesadaran.

Maka dari itu, untuk menjaga kondisi tubuhmu terus prima, kamu perlu melindungi kesehatan diri lebih optimal dengan menjaga pola makan, berolah raga, serta menggunakan asuransi kesehatan.

Apa kelebihan asuransi kesehatan? Dengan asuransi kesehatan, kamu dapat memproteksi diri dari risiko kerugian finansial yang akibat munculnya penyakit kronis dan berbahaya.

Dengan begitu, apabila kamu sakit dan membutuhkan biaya besar, kamu tidak perlu lagi khawatir bagaimana cara membayarnya, karena biaya pengobatannya sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Oleh karena itu, buat kamu yang belum melindungi diri dengan asuransi kesehatan, bisa segera melakukan pengajuan asuransi kesehatan online, melalui situs perbandingan terpercaya, yaitu CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan terbaik, yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu.

Tidak hanya itu, proses pengajuan asuransi kesehatan di CekAja.com pun sangat cepat dan aman. Dengan sistem pengajuan asuransi kesehatan online, kini menjadikan kebutuhan kesehatan terasa lebih mudah.

Tanpa tunggu panjang lagi, segera cek produk asuransi kesehatan di CekAja.com untuk mengetahui produk terbaik untukmu dan pengajuan asuransi kesehatan online yang mudah dan aman!