Peluang Bisnis Industri Farmasi di Tengah Pandemi Corona, Menguntungkan?

Sama halnya dengan bisnis obat herbal, peluang bisnis industri farmasi di tengah pandemi corona yang masih terjadi ini, justru dianggap cukup menjanjikan. Benarkah begitu? Cek ulasannya di sini.

Advertisement

Industri Farmasi Jadi Salah Satu Sektor yang Tumbuh di Masa Pandemi

Pandemi Corona masih bergulir di Indonesia. Meski pemerintah telah memberlakukan vaksinasi, namun bukan berarti virus yang menular lewat udara ini bisa musnah sepenuhnya, sebab belum ditemukannya obat.

Walau begitu, masyarakat tetap berharap pandemi corona di Indonesia akan segera berakhir, dan mereka dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Menariknya, selama satu tahun pandemi terjadi, hampir dipastikan seluruh masyarakat mulai sadar akan gaya hidup sehat.

Mereka mulai meninggalkan kebiasaan buruk yang berisiko untuk menurunkan imun tubuh.

Sebaliknya, mereka pun mulai menerapkan hidup sehat dan mengonsumsi ramuan herbal maupun suplemen dan multivitamin.

Perubahan gaya hidup itu tentu memberikan dampak yang luarbiasa, terutama bagi industri farmasi.

Mengutip dari laman Kontan, pada kuartal IV 2020 lalu, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional, menjadi salah satu sektor yang menunjukkan pertumbuhan pesat, meski pandemi masih terjadi.

Pertumbuhannya sendiri juga naik hingga 5,69 persen pada kuartal III, dan jika dibandingkan dengan kuartal II 2020 lalu.

Menurut Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, pertumbuhan yang ditunjukkan oleh industri kimia, farmasi, dan obat tradisional ini, didukung pula oleh peningkatan produksi obat-obatan, multivitamin serta suplemen, guna memenuhi permintaan domestik selama wabah virus Corona masih mengintai.

Bahkan, berdasarkan informasi dari Kontan, perusahaan farmasi sekelas PT Kalbe Farma Tbk, juga tetap melanjutkan rencana anggaran belanja modal perseroan, seperti yang telah ditetapkan awal tahun 2020 lalu.

(Baca Juga: Begini Peluang Bisnis Produk Herbal)

Bagaimana Peluang Bisnis Industri Farmasi, Khususnya Obat Herbal?

Jika ditelaah lebih dalam, sebenarnya peluang bisnis industri farmasi, terutama di masa pandemi seperti sekarang, bisa dibilang masih cukup menjanjikan.

Kamu bisa memulainya mungkin dengan membangun apotek secara kecil-kecilan atau bahkan mencoba peruntungan melalui lini produk herbal.

Produk herbal di masa pandemi dinilai mampu meningkatkan permintaan pasar, karena masyarakat cenderung akan menggunakan obat tersebut guna menjaga daya tahan tubuh.

Akan tetapi, sebelum memasarkan produk herbal, kamu mesti mempelajari terlebih dulu mengenai bahan baku yang akan digunakan. Sebaiknya, gunakan bahan baku yang bermutu, dan bukan abal-abal.

Tidak hanya itu saja, kamu juga harus mempelajari mengenai khasiat dari bahan baku yang digunakan, serta aturan pemakaian dan efek sampingnya bagi tubuh.

Jika bahan baku sudah didapat, kemudian kamu pun nantinya harus memikirkan bagaimana packaging yang tepat untuk produkmu.

Buat kemasan yang menarik dan jangan lupa cantumkan pula segala informasi penting seperti aturan penggunaan, khasiat, dosis, komposisi, efek samping, serta tanggal kadaluarsa.

(Baca Juga: 5 Daftar KTA Terbaik untuk Bisnis Jamu)

Memulai Bisnis Industri Farmasi dengan Apotek

Karena peluang bisnis industri farmasi terutama untuk obat herbal serta multivitamin dan suplemen meningkat pesat, tentu memiliki apotek sebagai ‘wadah’ untuk memulainya adalah pilihan yang tepat.

Memang sih, bisnis apotek sendiri termasuk salah satu bisnis yang kurang peminat. Tapi mengingat kondisi sekarang, memulai bisnis apotek justru dianggap cukup menjanjikan.

Dari adanya apotek lah, masyarakat bisa membeli obat-obatan yang diperlukan.

Tidak hanya itu saja, di beberapa apotek besar, mereka juga melayani konsultasi dokter serta menjual peralatan kesehatan.

Namun, seperti bisnis pada umumnya, membuka usaha apotek pun tentu memiliki risiko tersendiri.

Kamu bisa saja merugi, entah karena tak mampu bersaing ataupun pelayanan yang kurang mumpuni.

Makanya, untuk memanfaatkan peluang bisnis industri farmasi, khususnya dengan membuka apotek, kamu perlu perencanaan yang matang dan terorganisir untuk mencegah berbagai risiko.

Dalam memulai bisnis ini, setidaknya ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan secara seksama, diantaranya seperti:

  • Memilih lokasi apotek yang tepat dan tidak berdekatan dengan banyak pesaing
  • Menentukan harga jual sesuai dengan permintaan pasar
  • Memproses segala hal yang berhubungan dengan masalah perizinan
  • Memiliki strategi bisnis yang matang dan paham mengenai segala risiko kerugian
  • Memperkirakan modal dan memperolehnya lewat berbagai alternatif
  • Memilih distributor dan supplier obat terpercaya
  • Untuk obat herbal, gunakan bahan baku yang berkualitas
  • Merekrut SDM yang cekatan, handal, dan profesional
  • Memiliki saranan dan prasarana di atas rata-rata
  • Melakukan promosi secara tepat untuk kemajuan apotek di masa depan

Manfaatkan Peluang Bisnis Industri Farmasi dengan Bantuan Layanan CekAja

Nah, itu dia informasi mengenai peluang bisnis industri farmasi. Sebelum memulai bisnis ini, pastikan kamu sudah menyelesaikan pendidikan di bidang serupa dan memiliki izin, terutama untuk membuka apotek.

Sebab untuk memulai bisnis industri farmasi, dibutuhkan seorang ahli yang paham mengenai dunia kesehatan, termasuk pula mengenai obat-obatan yang akan dipasarkan.

Jangan sampai terjadi human error, yang justru bisa membuat kamu merugi pada akhirnya.

Apabila tertarik untuk memanfaatlan peluang bisnis industri farmasi, persiapkan modalnya dari sekarang ya. Kalau masih belum sesuai dengan ekspektasi awal, jangan khawatir.

Karena, kamu bisa menggunakan layanan pinjaman dana tanpa agunan dari CekAja.com, untuk membantu kamu memenuhi modal usaha yang diinginkan.

Pinjaman dana tanpa agunan alias KTA dari CekAja, tersedia dalam beragam jenis dari berbagai mitra bank terpercaya.

Layanan CekAja sendiri termasuk yang aman, karena sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk pengajuannya, kamu dapat langsung mengakses laman utama CekAja.

Sementara jika masih bingung akan pilihan KTA nya, kamu bisa kok mencoba layanan perbandingan KTA terlebih dulu.

Sehingga nantinya, pinjaman yang didapat benar-benar sesuai dengan kebutuhan maupun kondisi keuanganmu.

Yang pasti, CekAja tidak menerapkan bunga tinggi, melainkan bunga terendah eksklusif.

Semua prosesnya, baik membandingkan dan pengajuan dapat dilakukan secara online, tanpa perlu mendatangi kantor CekAja.com.

Tinggal siapkan dokumen yang dibutuhkan, maka kamu bisa langsung mengakses halaman utama CekAja untuk melakukan proses pengajuan.

Gimana, tertarik untuk mencobanya? Jika iya, kamu dapat meng-klik tabel pada akhir artikel untuk pengajuan, atau membuka halaman utama CekAja dan pilih menu ‘Kredit & Pinjaman < Kredit Tanpa Agunan’.

Tanpa berlama-lama lagi, yuk langsung cek ketersediaaan produk KTA dari mitra bank CekAja, dan ajukan KTA-nya kapan saja dan dimana saja saat kamu membutuhkannya untuk memulai bisnis farmasi.

Advertisement