Perbedaan Batuk Berdahak dan Batuk Kering, Beserta Cara Mengatasinya

Ketika sedang batuk, kamu mungkin sekelebat berpikir, sebenarnya apa sih perbedaan batuk berdahak dan batuk kering. Mengingat, kebanyakan orang hanya tahu perbedaan kedua batuk tersebut dari lendir yang dihasilkan.

Namun selain itu, perbedaan batuk berdahak dan batuk kering masih ada banyak lagi. Jika ingin tahu lebih jelas apa saja perbedaan kedua jenis batuk tersebut, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulasnya secara lengkap, khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Sekilas tentang Batuk

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaan batuk berdahak dan batuk kering, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu, sekilas informasi tentang kedua jenis batuk tersebut.

Secara umum, batuk merupakan salah satu bentuk reaksi tubuh, yang terjadi akibat masuknya benda asing ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan.

Adapun hal-hal yang menyebabkan timbulnya batuk, di antaranya yaitu polusi, debu, maupun alergen (zat pemicu alergi) yang masuk ke dalam sistem pernapasan.

Apabila hal-hal itu terjadi, maka otak akan mengirimkan sinyal melalui saraf tulang belakang, hingga ke otot-otot yang ada di dada dan perut.

Kemudian jika sinyal sudah diterima dengan baik, nantinya otot-otot itu akan berkontraksi, yang menyebabkan udara menyembur melalui sistem pernapasan, dan mendorong keluarnya benda asing yang masuk sebelumnya.

Batuk pun pada dasarnya memiliki banyak jenis, seperti batuk berdahak, batuk kering, batuk rejan, batuk berdarah dan lain sebagainya.

Namun dari semua jenis tersebut, yang paling diketahui banyak orang adalah jenis batuk berdahak dan batuk kering.

Yang mana, batuk berdahak merupakan jenis batuk yang membuat tubuh menghasilkan banyak lendir (dahak) pada saluran pernapasan, dan nantinya akan keluar dari tubuh ketika batuk sedang terjadi.

Sementara, batuk kering merupakan jenis batuk yang tidak menghasilkan lendir atau dahak apapun. Maka dari itu, batuk kering lebih rentan untuk membuat saluran pernapasan menjadi iritasi.

(Baca Juga: Tips Membedakan Batuk Biasa dengan Covid-19)

Perbedaan Batuk Berdahak dan Batuk Kering

Nah, setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui sekilas informasi tentang batuk berdahak dan batuk kering, maka kini yang tepat untuk kamu mengetahui perbedaan batuk berdahak dan batuk kering.

Karena pada dasarnya, batuk berdahak dan batuk kering memiliki perbedaan yang signifikan. Kamu bisa melihatnya dari penyebabnya, gejalanya hingga cara mengatasinya.

Tetapi agar lebih jelas apa saja perbedaan yang bisa diketahui dari keduanya, yuk simak ulasan berikut ini!

Batuk Berdahak

Dalam pembahasan perbedaan batuk berdahak dan batuk kering, hal pertama yang akan kamu ketahui perbedaannya, yaitu batuk berdahak.

Seperti yang sudah disinggung di awal pembahasan, kalau batuk berdahak adalah jenis batuk yang menghasilkan lendir atau dahak.

Lendir atau dahak itu sendiri merupakan bentuk respon alami tubuh, dalam melindungi diri dari benda asing yang masuk ke dalam tubuh, seperti misalnya debu, polusi dan lain sebagainya melalui sistem pernapasan.

Sehingga ketika benda asing itu masuk ke dalam tubuh, maka nantinya sistem pernapasan akan memproduksi lendir tersebut, untuk menangkap alergen atau patogen yang masuk.

Jika mengalami batuk berdahak, kamu biasanya akan mendengar suara batuk yang basah, dan memiliki keinginan tinggi untuk membuang dahak dengan cara meludah.

Penyebab dari batuk berdahak sendiri sangat beragam, di antaranya yaitu:

  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Bronkitis
  • Common cold
  • Pneumonia
  • Asma
  • Postnasal drip
  • Cystic fibrosis.

Batuk Kering

Berikutnya, yaitu batuk kering. Dari namanya saja sudah terlihat, kalau ini merupakan jenis batuk yang tidak menghasilkan lendir atau dahak.

Untuk penderitanya, biasanya mereka akan mengalami batuk berkepanjangan yang sulit dikendalikan.

Hal tersebut dikarenakan, batuk kering dapat membuat belakang tenggorokan terasa sangat kering dan gatal.

Apalagi jika kamu sehari-harinya beraktivitas di ruangan ber-AC, maka tidak menutup kemungkinan kalau batuk kering mu akan berlangsung lebih lama.

Batuk kering sendiri pun sejatinya merupakan tanda, di mana sistem pernapasan mu mengalami peradangan.

Sehingga, batuk kering akan muncul setelah beberapa hari terjadinya infeksi saluran pernapasan.

Adapun beberapa hal yang menyebabkan timbulnya batuk kering, yaitu:

  • Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
  • GERD
  • Alergi
  • Asma
  • Sinusitis
  • Laringitis.

Cara Mengatasi Batuk Berdahak dan Batuk Kering

Sepertinya, mengetahui perbedaan batuk berdahak dan batuk kering saja tidak cukup. Kamu juga perlu mengetahui, bagaimana cara mengatasi batuk berdahak dan batuk kering, yang baik dan benar.

Di bawah ini, CekAja.com akan memberikan beberapa cara mengatasi batuk berdahak dan batuk kering, yang di antaranya yaitu:

1. Cara Mengatasi Batuk Berdahak

Mengonsumsi obat-obatan

Untuk cara yang satu ini, kamu bisa memilih obat khusus batuk berdahak yang dijual secara bebas di apotek.

Tetapi sebelum memutuskan untuk membeli, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu, seperti kandungannya, tingkat keamanannya untuk dikonsumsi dan lain sebagainya.

Seperti contoh untuk ibu hamil, obat batuk berdahak yang bisa dan aman dikonsumsi ibu hamil adalah obat yang mengandung bahan utama guaiphenesin atau bromhexine.

Kemudian untuk menghilangkan dahak, kamu bisa mengonsumsi obat batuk yang mengandung ekspektoran.

Sedangkan untuk meredakan batuk, yang disertai gejala demam dan sakit tenggorokan, kamu bisa memilih obat batuk yang mengandung ibuprofen atau parasetamol.

Mengonsumsi daun sirih dan jahe

Selain menggunakan obat-obatan medis, kamu juga bisa meredakan batuk berdahak dengan mengonsumsi daun sirih dan jahe.

Caranya yaitu dengan merebus beberapa lembar daun jahe yang sudah dipotong, lalu minum air rebusan tersebut setidaknya satu hari sekali, untuk menghangatkan serta melegakan tenggorokan.

Mengonsumsi jeruk nipis dan kecap atau madu

Cara yang mengatasi batuk berdahak yang satu ini, sepertinya sudah diketahui dan banyak digunakan oleh masyarakat.

Bagaimana tidak, pasalnya mengonsumsi cairan jeruk nipis dan kecap atau madu, dikenal ampuh meredakan batuk berdahak.

Kandungan minyak atsiri yang terdapat dalam jeruk nipis, diketahui mampu melemaskan otot-otot pada saluran pernapasan.

Tidak hanya itu, kandungan tersebut juga dapat mengatasi suara yang serak, akibat batuk berkepanjangan.

Melakukan tindakan preventif

Cara terakhir yang bisa dilakukan dalam mengatasi batuk berdahak, yaitu dengan melakukan tindakan preventif.

Maksudnya adalah kamu bisa melakukan beberapa hal lain, yang dapat mencegah semakin buruknya keadaan batuk berdahak mu, seperti misalnya menggunakan jaket agar badan tetap hangat, mengonsumsi minuman hangat, istirahat yang cukup, dan lain sebagainya.

2. Cara Mengatasi Batuk Kering

Mengonsumsi obat-obatan medis

Cara mengatasi batuk kering yang pertama, yaitu mengonsumsi obat-obatan medis. Bisa dibilang, ini merupakan cara pertama yang paling banyak dilakukan, untuk mengobati batuk.

Namun untuk jenis batuk kering sendiri, kamu bisa mengonsumsi obat golongan antitusif, yang dinilai efektif dalam mengatasi batuk kering.

Mengonsumsi buah nanas

Siapa sangka, kalau mengonsumsi buah nanas juga dapat meredakan batuk kering. Melansir dari halodoc.com, buah nanas diketahui mengandung bromelain, yang diduga mampu melancarkan saluran pernapasan, serta mengurangi batuk kering.

Menggunakan madu

Cara ketiga yang bisa kamu lakukan dalam mengatasi batuk kering, yaitu dengan menggunakan madu.

Karena, madu sendiri diketahui banyak menyimpan manfaat baik untuk kesehatan, salah satunya dalam mengatasi sakit tenggorokan.

Jika ingin menggunakan cara ini, kamu bisa mencampurkan dua sendok teh madu dengan air hangat atau teh, dan juga lemon.

Setelah itu, kamu bisa langsung meminumnya, atau menjadikannya sebagai selai pada olesan roti tawar.

Mengonsumsi jahe

Meski kegunaan utamanya adalah sebagai bumbu masakan, namun jahe juga bisa dimanfaatkan untuk obat mengatasi batuk kering.

Karena dalam beberapa kasus, batuk kering diketahui terjadi akibat naiknya asam lambung dan radang tenggorokan.

Nah jahe sendiri, memiliki kandungan yang mampu mengurangi gejala asam lambung berlebih, serta gejala flu.

Menggunakan air garam

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk kering, yaitu dengan menggunakan air garam.

Mungkin terdengar asing dan unik, namun realitanya air garam memang efektif dalam mengatasi batuk kering.

Cara yang perlu dilakukan pun sangat mudah, kamu hanya perlu mencampurkan seperempat hingga setengah sendok teh garam, dengan 150 ml air hangat.

Namun sebelum menggunakan cara ini kamu harus tahu, kalau air garam hanya bisa digunakan orang dewasa, atau anak-anak yang sudah mengerti bagaimana cara berkumur yang baik.

(Baca Juga: Obat Batuk Kering dan Berdahak Terampuh)

Itulah beberapa informasi terkait perbedaan batuk berdahak dan batuk kering, yang sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Tidak hanya itu saja, kamu pun sudah mengetahui bagaimana cara mengatasi kedua jenis batuk tersebut, dengan benar.

Kamu tentu bisa melakukan semua cara itu sendiri di rumah. Namun pastikan, kalau kamu sudah melakukannya dengan baik, dan tidak menimbulkan efek samping apapun.

Karena jika terjadi efek samping, maka kamu perlu memeriksakannya ke dokter, dan itu pasti akan memakan biaya yang cukup besar.

Itu mungkin tidak jadi masalah, untuk kamu yang memang sudah memiliki asuransi kesehatan.

Tetapi untuk yang tidak memiliki asuransi? Mungkin akan kelimpungan mencari dana untuk biaya berobat.

Maka dari itu, sebelum semua hal tersebut terjadi, sebaiknya segera lindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Kamu pun tidak perlu bingung, harus mengajukan asuransi kesehatan di mana, langsung saja kunjungi situs CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!