4 Pinjaman KTA untuk Dana Darurat dengan Syarat Mudah

Berbagai kebutuhan mendesak sering kali muncul dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk mengatasinya, pinjaman KTA untuk dana darurat bisa menjadi pilihan yang tepat.

4 Pinjaman KTA untuk Dana Darurat dengan Syarat Mudah

Setiap orang pasti ingin memiliki kondisi finansial yang baik. Mulai dari menahan jumlah hutang dalam kategori normal, menyisihkan uang untuk tabungan dan asuransi, serta investasi untuk meningkatkan nilai harta di masa depan.

Namun, tidak semua orang bisa mencukupi semua kebutuhan tersebut. Sehingga pada saat ada kebutuhan mendesak, kita kesulitan mendapatkan sumber dana.

Kali ini, CekAja akan membahas soal penggunaan pinjaman KTA untuk dana darurat, serta rekomendasi produk pinjaman KTA untuk dana darurat ya tepat untukmu.

Mengenal Dana Darurat dan Fungsinya

Pengenalan terhadap pentingnya dana darurat kini memang semakin gencar, sehingga semakin banyak pula orang yang mengetahuinya.

Sesuai dengan namanya, dana darurat adalah dana yang disisihkan dari sebagian pendapatan untuk kebutuhan yang bersifat mendesak, tidak terduga, dan dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Tidak semua kebutuhan boleh dipenuhi melalui pos dana darurat ini. Maka dari itu, dana darurat disimpan dalam jumlah yang cukup besar dan tidak terlalu sering digunakan hanya untuk kebutuhan yang masih bisa dicover pos pendapatan lainnya.

Jenis-jenis kebutuhan yang boleh memakai dana darurat antara lain biaya kesehatan dalam jumlah besar (jika kamu tidak memiliki asuransi) seperti untuk kebutuhan rawat inap, operasi, layanan UGD/ICU, kemudian biaya kebutuhan harian ketika mendapat PHK atau mengalami kebangkrutan usaha, dan lain sebagainya.

Kamu bisa menargetkan jumlah simpanan dana darurat sesuai dengan kebutuhan. Untuk kamu yang belum menikah, idealnya dana darurat yang harus terkumpul yakni antara tiga kali hingga enam kali gaji. Sedangkan untuk kamu yang sudah berkeluarga atau memiliki tanggungan, dana darurat yang sebaiknya dimiliki yakn antara enam kali hingga 12 kali gaji.

Mengumpulkan dana darurat memang terkesan sangat berat karena jumlahnya yang besar. Makanya, prioritas memiliki dana darurat masih berada di bawah prioritas membayar cicilan (KPR, cicilan kendaraan, dsb), dan prioritas memiliki tabungan.

Apabila kamu merasa masih kesulitan menyisihkan sebagian pendapatan untuk dana darurat, masih belum menikah atau tidak memiliki tanggungan, serta merasa memiliki risiko kesehatan yang rendah, maka utamakan dulu memiliki tabungan multifungsi atau tabungan utama sebelum dana darurat.

(Baca Juga: 5 Pinjaman Uang di Tangerang Tanpa Jaminan yang Bisa Dijadikan Pilihan)

Bolehkah Ajukan Pinjaman KTA untuk Dana Darurat?

Jika dana darurat belum terkumpul dalam jumlah yang cukup namun ada kebutuhan yang sangat mendesak dan membutuhkan biaya lebih, maka pinjaman KTA untuk dana darurat bisa menjadi pilihan, dengan syarat mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

Rasio hutang masih terbilang wajar

Pastikan ketika mengajukan pinjaman KTA untuk dana darurat jumlah hutang yang kamu harus bayar masih dalam kategori normal dan wajar. Yakni jumlah cicilan per bulan yang harus dibayar jangan lebih dari 30 persen pendapatan bulanan.

Perhatikan jenis kebutuhan

Kedua, pastikan jenis kebutuhan yang memerlukan pinjaman KTA untuk dana darurat adalah kebutuhan yang benar-benar penting. Sehingga penggunaan pinjaman bermanfaat alias tidak sia-sia.

Perhatikan besaran bunga

Saat ada kebutuhan mendesak, kita sering kali mengajukan pinjaman KTA untuk dana darurat dengan gegabah tanpa mengecek hak dan kewajiban debitur, seperti salah satunya mengecek besaran bunga.

Sebab tidak sedikit produk pinjaman yang cepat cair dan syaratnya mudah tetapi mematok bunga yang besar. Pada intinya, jangan sampai tanggungan membayar cicilan KTA ini akan memberatkanmu di masa mendatang.

Ajukan sesuai kemampuan finansial

Terakhir, kamu boleh mengajukan pinjaman KTA untuk dana darurat asalkan jumlah pinjaman yang diajukan sesuai dengan kemampuan finansial. Sama seperti poin sebelumnya, hal terpenting yang harus kamu pastikan adalah kamu mampu membayar cicilan hingga masa cicil berakhir.

Sehingga tidak ada peristiwa kredit macet yang menghancurkan skor kredit, kemudian berimbas pada susahnya pengajuan pinjaman lain di masa depan.

Rekomendasi Pinjaman KTA untuk Dana Darurat

Sudah mantap mengajukan pinjaman KTA untuk dana darurat? Eits, tunggu dulu. Kamu wajib mencari rekomendasi produk pinjaman terbaik yang sesuai dengan kebutuhan, serta memilih lembaga peminjam yang aman dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut ini rekomendasi pinjaman KTA untuk dana darurat dari CekAja untuk kamu:

1. KTA OK Bank

Produk pinjaman KTA untuk dana darurat pertama yakni dari Bank Oke Indonesia yang sudah ada sejak 2017. Plafon pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp3 juta hingga Rp200 juta, dengan masa tenor antara 6 bulan hingga 60 bulan.

Sistem suku bunga yang diberlakukan adalah sistem flat rate, sebesar 0,89 persen sampai 3,49 persen. Jadi, besaran bunga akan selalu sama (tidak naik) hingga masa cicilan berakhir.

Syarat pengajuan pinjaman ini mudah, kamu tidak wajib memiliki kartu kredit atau menjadi nasabah di OK Bank. Selain itu, biaya tambahan yang dibebankan hanya berupa biaya denda keterlambatan pembayaran cicilan sebesar 5 persen.

Berikut ini persyaratan pengajuan pinjaman KTA untuk dana darurat yang diberlakukan OK Bank:

  • WNI berusia 21 tahun sampai 54 tahun
  • Memiliki pendapatan per bulan minimum Rp4,3 juta atau pendapatan per tahun minimum Rp51,6 juta
  • Berstatus sebagai pegawai tetap selama 1 tahun atau sebagai wiraswasta.
  • Melampirkan dokumen yang terdiri dari fotokopi e-KTP, fotokopi NPWP (untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50juta), slip gaji dan Surat Keterangan Kerja (untuk pengaju berprofesi sebagai pegawai atau karyawan), serta mutasi rekening dan Dokumen Legalitas Usaha (untuk pengaju berprofesi sebagai wiraswasta).

2. KTA Amar Bank

Amar Bank merupakan bank berbasis digital, sehingga semua transaksi dilakukan secara online, termasuk produk pinjaman KTA untuk dana darurat yang bernama Tunaiku.

Bank ini memberikan pilihan plafon pinjaman mulai dari Rp2 juta hingga Rp20 juta, dengan masa tenor antara 6 bulan hingga 20 bulan. Besaran bunga mulai dari 3 persen sampai 4 persen dengan sistem flat rate.

KTA online Amar Bank sangat mudah diajukan karena hanya membutuhkan dokumen KTP saja. Selain itu, proses pencairannya juga tergolong cepat yakni sekitar tiga hari kerja.

Berikut ini persyaratan pengajuan pinjaman KTA untuk dana darurat di Amar Bank:

  • WNI berusia 21 tahun sampai 55 tahun
  • Memiliki penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan atau Rp36 juta per tahun
  • Memiliki KTP dan berdomisili di area jangkauan layanan KTA Amar Bank Tunaiku. Yakni di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Gresik, Sidoarjo, Surabaya, Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, dan Denpasar.
  • Memiliki rekening bank

(Baca Juga: Syarat dan Simulasi Cicilan KTA Bank BRI Briguna Terlengkap)

3. KTA PermataBank

Di PermataBank, tersedia juga produk pinjaman KTA untuk dana darurat dengan plafon antara Rp2 juta sampai Rp300 juta.

Suku bunga yang berlaku juga flat rate, mulai dari 0,88 persen hingga 2,99 persen, dan masa tenor mulai dari 6 bulan hingga 36 bulan.

Berikut ini persyaratan pengajuan pinjaman KTA untuk dana darurat di PermataBank:

  • WNI berusia 21 tahun sampai 50 tahun
  • Berdomisili di JABODETABEK, Medan, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Bali.
  • Memiliki penghasilan minimum Rp5 juta per bulan
  • Untuk karyawan, lama bekerja minimal 1 tahun. Sedangkan untuk pengusaha atau kalangan profesional, lama usaha minimal 3 tahun.
  • Melengkapi dokumen yang dibutuhkan, seperti aplikasi pengajuan pinjaman lengkap, fotokopi KTP, fotokopi NPWP, kartu kredit (jika ada).

4. KTA SCB

Untuk pilihan pinjaman KTA untuk dana darurat dengan plafon yang lebih tinggi, kamu bisa memilih KTA dari Standard Chartered Bank (SCB). Plafon pinjaman mulai dari Rp3 juta sampai Rp300 juta, dengan bunga flat rate mulai dari 0,65 persen. Masa tenor juga bervariasi, mulai dari tiga bulan hingga 60 bulan alias lima tahun.

Berikut ini persyaratan pengajuan pinjaman KTA untuk dana darurat di SCB:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia 21 tahun sampai 60 tahun
  • Tinggal dan bekerja di Jabodetabek, dan Surabaya
  • Pendapatan bersih minimal Rp96 juta per tahun, atau Rp8 juta per bulan
  • Memiliki kartu kredit dari bank lain dan telah terdaftar minimal satu tahun
  • Minimal limit kartu kredit lebih besar atau sama dengan Rp12 juta
  • Melengkapi dokumen seperti: Fotokopi KTP/Paspor, fotokopi NPWP (untuk pengajuan sebesar atau melebihi Rp50 juta), fotokopi kartu kredit dari bank lain (minimal sudah terdaftar selama 12 bulan dan minimal batas kredit Rp12 juta), fotokopi tagihan kartu kredit bank lain (tergantung jenis KTA), fotokopi sampul buku tabungan, fotokopi SIUP/SITU & Perizinan dan Akta Pendirian Perusahaan.

Itulah pembahasan mengenai pinjaman KTA untuk dana darurat beserta rekomendasinya. Produk mana yang akan kamu pilih untuk kebutuhanmu?

Untuk mendapatkan dana dari produk KTA di atas, kamu bisa mengajukannya via CekAja.com. Proses pengajuan dijamin mudah karena dilakukan secara online.

Kamu hanya perlu mengisi formulir online dan melengkapi dokumen, kemudian tunggu pihak CekAja atau pihak bank menghubungimu untuk proses lebih lanjut. Jadi, kamu tidak perlu repot-repot mendatangi kantor cabang bank di masa pandemi ini.

Ayo, segera bandingkan dan ajukan KTA untuk kebutuhan apa saja hanya lewat CekAja.com!