3 Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik dan Aman untuk Kesehatan Janin

Ibu hamil sering kesulitan menemukan posisi yang nyaman, termasuk saat tidur. Ketahui posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman, agar tidak mengganggu pertumbuhan janin dan kesehatan sang ibu.

Kehamilan yang menjadi pertanda kehadiran si buah hati tentu menjadi anugerah yang besar untuk para pasangan. Ibu yang baru merasakan masa kehamilan pertama kali tentu membutuhkan waktu adaptasi.

Sebab, pertumbuhan janin memberikan efek pada ketidakseimbangan hormon-hormon tertentu yang membuat terjadinya perubahan kondisi fisik maupun emosional pada ibu.

Keluhan kondisi fisik seperti mual, muntah, tubuh yang mudah lelah, sakit punggung dan pinggang, serta nyeri tulang sangat mungkin terjadi selama masa kehamilan.

Hal ini membuat para ibu harus mengetahui posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman.

Saat beristirahat sekalipun, ibu hamil sulit menemukan posisi yang nyaman dan aman. Terkadang, posisi yang diinginkan justru dilarang karena berbahaya bagi kesehatan janin.

Pemilihan posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman tidak boleh sembarangan, sehingga harus mengedepankan kenyamanan ibu dan kesehatan janin.

(Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Stres pada Ibu Hamil yang Tepat)

Pentingnya Tidur Cukup bagi Ibu Hamil

Sebelum membahas mengenai posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman, ada baiknya jika kamu juga mengetahui pentingnya tidur sebagai momen istirahat yang berkualitas pada ibu hamil.

Saat tidur, tubuh akan mengalami proses perbaikan sel-sel yang rusak serta mengistirahatkan sebagian bagian tubuh agar dapat bekerja dengan maksimal lagi dalam kondisi tubuh yang segar setelah bangun.

Pada masa kehamilan, tidur tidak hanya memberikan suntikan tenaga dan relaksasi bagi ibu, tetapi juga mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan.

Ibu hamil dianjurkan untuk tidur malam dalam durasi 7 jam sampai 8 jam sehari. Selain itu, tidur siang selama 30 menit sampai 60 menit juga bisa membantu menjaga kondisi kesehatan yang lebih baik.

Sebaiknya, ibu hamil meluangkan waktu tidur siang sebelum pukul 15.00, dan membagi waktu tidur siang dua kali sehari.

Berikut ini manfaat tidur cukup bagi ibu hamil:

  • Mengatasi rasa lelah
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Menjaga fungsi otak untuk lebih berkonsentrasi, dan mempertajam ingatan.
  • Mencegah dan meredakan sakit kepala
  • Mengurangi risiko kelahiran prematur

Begadang tentu sangat tidak disarankan untuk ibu hamil. Sebab, jam tidur yang berantakan akan memicu stres, kurangnya rileksasi tubuh, dan mengganggu aliran darah.

Akibatnya, risiko tekanan darah tinggi alias hipertensi bisa meningkat, mengganggu fungsi jantung, meningkatkan risiko kelahiran prematur dengan berat badan bayi yang rendah, mengganggu perkembangan organ bayi, dan meningkatkan risiko keguguran (terutama pada kehamilan trimester pertama).

(Baca Juga: 10 Vitamin Ibu Hamil Terbaik Beserta Harga Produknya)

Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik dan Aman

Berikut ini penjelasan tentang posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman untuk kesehatan janin.

1. Hindari Posisi Telentang dan Tengkurap

Posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman yang pertama adalah menghindari posisi telentang dan tengkurap.

Saat berada di trimester pertama, posisi tidur tengkurap pada ibu hamil masih diperbolehkan dilakukan sesekali dalam waktu yang sebentar. Namun tetap ada bahayanya tersendiri.

Yakni posisi tengkurap membahayakan pertumbuhan dan kenyamanan janin karena memberi tekanan pada bagian rahim dari arah depan.

Selain itu, aliran oksigen ke plasenta juga akan terganggu, serta bisa menimbulkan efek sesak napas pada ibu.

Sedangkan untuk posisi tidur telentang bisa kamu lakukan sebagai posisi alternatif (misalnya untuk mengurangi pegal) yang dilakukan hanya dalam waktu sebentar, yakni 2 menit sampai 3 menit saja.

Bahaya posisi telentang saat tidur dalam waktu lama antara lain memberi tekanan berat rahim ke bagian punggung sehingga menimbulkan sakit punggung bagi ibu, memicu timbulnya wasir, menghambat pencernaan, mengganggu sirkulasi darah, dan menurunkan tekanan darah.

Pada janin, posisi tidur telentang akan mengganggu aliran darah ke plasenta, sehingga janin hanya sedikit menerima pasokan oksigen dan nutrisi.

2. Posisi Menyamping ke Kiri

Posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman yang dianjurkan para ahli adalah menyamping. Akan lebih baik lagi jika ibu hamil memilih untuk tidur menyamping ke kiri karena memberikan manfaat lebih.

Di antaranya memperlancar aliran oksigen dan nutrisi ke plasenta, mengurangi tekanan berat janin pada bagian hati yang biasanya mengakibatkan keluhan mendengkur saat tidur, mengurangi tekanan pada ginjal yang membuat ibu lebih sering buang air kecil, serta mengurangi pembengkakan pada bagian tangan dan kaki ibu.

Sedangkan posisi menyamping ke kanan memberikan penekanan lebih pada bagian hati. Meskipun begitu, tidur dengan posisi menyamping ke kanan boleh saja dilakukan asal tidak terlalu sering.

Sebab, tidak sedikit ibu hamil yang mengalami keluhan pegal jika harus tidur menyamping ke kiri terus menerus selama masa kehamilan.

3. Bersandar pada Bantal

Posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman yang terakhir adalah dengan bersandar pada bantal yang diletakkan di berbagai sisi.

Misalnya dijadikan sebagai guling yang dipeluk, penyangga sela kaki, atau sebagai menyangga punggung untuk mengurangi pegal-pegal.

Kamu juga bisa menggunakan bantal untuk meninggikan bagian punggung belakang, agar dada menjadi lebih tinggi dan mengurangi sesak napas pada ibu hamil.

Sedangkan tidur dengan bersandar pada bantal dalam posisi setengah duduk bisa mengurangi nyeri ulu hati.

Kamu bisa menggunakan bantal biasa yang empuk untuk membuat posisi tidur menjadi lebih nyaman. Atau beli lah bantal khusus ibu hamil yang kini banyak dijual di toko konvensional maupun toko online.

Tingkatkan Kualitas Tidur dengan Hal Ini

Itulah penjelasan mengenai beberapa posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman.

Jika kamu kesulitan mendapatkan tidur berkualitas yang membuatmu nyenyak saat hamil, maka kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Atur pola tidur di jam yang teratur setiap harinya.
  • Buat momen rileksasi yang menenangkan tubuh sebelum tidur. Misalnya menyalakan lilin aromaterapi, minum susu hangat, melakukan pijatan lembut pada bagian tangan, pundak atau kaki, dan lain sebagainya.
  • Jangan minum minuman mengandung kafein seperti teh, kopi, atau minuman bersoda, agar tidak terjadi gangguan tidur.
  • Rajinlah untuk mengikuti kelas senam hamil atau yoga hamil, baik melalui sistem online (virtual) atau dengan cara konvensional alias berkumpul langsung dengan komunitas ibu hamil.

Demikian pembahasan mengenai posisi tidur ibu hamil yang baik dan aman, dan pentingnya tidur untuk ibu hamil.

Jaga selalu kondisi kesehatan ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya agar dapat senantiasa menjalani aktifitas normal.

Di masa pandemi ini, akan lebih baik jika kamu dan keluarga memiliki perlindungan ekstra pada jaminan layanan kesehatan dari asuransi.

Tak usah bingung memilih produk asuransi terpercaya. Sebab di CekAja.com, kamu bisa membandingkan berbagai produk asuransi dari bermacam merk ternama yang aman karena sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Besaran premi dan uang pertanggungan bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan profil finansialmu. Proses pengajuan juga mudah karena melalui sistem online.

Kamu hanya perlu mengisi formulir pengajuan, dan membayar premi bulan pertama saja. Selanjutnya, kartu asuransi kesehatan siap pakai akan langsung dikirimkan ke alamat tempat tinggalmu.

Ini saatnya merasakan ketenangan lebih karena terhindar dari risiko kesulitan finansial untuk biaya kesehatan di masa depan.

Bandingkan dan ajukan asuransi kesehatan terbaik hanya melalui CekAja.com!