Bisnis Pernikahan saat Pandemi? Begini Strategi agar Cuan!

Mengatur ulang strategis bisnis pernikahan saat pandemi, bisa menjadi upaya agar bisnis tetap berjalan ketika pandemi seperti saat ini. Meski sulit, bukan berarti tidak bisa bukan?

Bisnis Pernikahan saat Pandemi? Begini Strategi agar Cuan!

Tidak bisa dipungkiri, menjalankan sebuah bisnis ketika pandemi memang cukup sulit. Pelaku bisnis perlu memutar otak agar dapat bertahan ditengah pandemi.

Sejak tahun 2020, hampir sebagian bisnis terkena dampak dari wabah penyakit Covid-19. Bisnis pernikahan atau wedding organizer, termasuk dalam bisnis yang ikut terdampak.

Banyaknya pasangan yang mengurungkan niat menikah akibat wabah Covid-19, menjadi kabar buruk untuk wedding organizer.

Berjalannya waktu, kini bisnis pernikahan mulai bangkit kembali. Walaupun memang, belum kembali seperti sediakala.

Menjalani bisnis di masa yang sulit seperti sekarang, memang memerlukan strategi bisnis yang tepat.

Adanya perubahan strategi, dapat membuat segmentasi pasar menjadi lebih luas, dan tentunya membuat kamu menjadi lebih untung.

5 Ide Strategi Bisnis Pernikahan saat Pandemi

Menjalankan bisnis pernikahan saat pandemi memang susah susah gampang. Namun, bukan berarti kamu menyerah. Bagaimanapun kondisinya, bisnismu harus tetap berjalan.

Mengingat situasi yang sulit akibat pandemi, mengeluarkan strategi baru perlu dilakukan agar bisnis bisa tetap bertahan.

Nah, berikut ini, beberapa ide strategi bisnis pernikahan saat pandemi yang bisa kamu ikuti!

1. Meningkatkan Teknik Pemasaran

Memperbaharui teknik pemasaran menjadi strategi pertama yang bisa kamu terapkan dalam bisnis pernikahanmu.

Mengapa? Seperti yang telah kamu amati, proses pernikahan tak bisa dijalankan seperti pada umumnya.

Membuat rangkaian pernikahan dengan sistem besar-besaran, mungkin sudah tidak bisa dilakukan. Namun, kamu bisa menyiasati dengan menawarkan ide resepsi yang minimalis.

Dekorasi ruangan yang simpel, namun masih terkesan mewah, ditambah rangkaian acara yang syahdu dan bermakna bisa masuk dalam strategi pemasaran pernikahan.

Terlebih, saat ini banyak pengantin mulai menyukai acara minimalis dengan keluarga inti dan orang terdekat. Sebab dinilai lebih terasa hangat dan nikmat.

Kamu bisa buat desain gambar yang ciamik dan pasarakan ide ini keseluruh social media yang kamu miliki.

Tagar atau hastag juga bisa kamu gunakan dalam setiap postingan promosi, agar lebih mudah dicari dan dikenali oleh banyak orang.

Lebih menarik lagi, jika kamu menambahkan video bisnis milikmu. Peluang dilihat banyak orang juga akan semakin tinggi.

(Baca juga: 10 Pinjaman Online Cepat Cair Tahun 2022, Mudah dan Gak Ribet!)

2. Menerapkan Konsep Intimate Wedding

Meminimalisir penyebaran penyakit, kini banyak yang memilih melancarkan pernikahannya dengan tamu undangan yang terbatas.

Tentu saja, kamu bisa memanfaatkan situasi tersebut untuk dijadikan strategi bisnis pernikahan saat pandemi yang dapat kamu jalankan. 

Kamu bisa membuat pesta pernikahan yang simpel, dengan konsep intimate wedding. Dimana, kebanyakan pasangan hanya mengundang tamu dengan jumlah yang terbatas.

Walaupun tamu undangan terbatas, calon pengantin bisa kamu berikan pilihan terkait konsep yang diinginkan. Entah itu konsep modern, tradisional, atau kontemporer.

Dengan begitu, calon pengantin bisa lebih leluasa memilih dalam menjalankan pernikahan dengan jasa kamu.

Meski skala pernikahan lebih kecil dibandingkan pernikahan kebanyakan, namun konsep intimate wedding saat ini memiliki banyak penggemar.

Bersama keluarga dan orang terdekat, bagi sebagian orang pernikahan tersebut dapat lebih hangat dan sakral.

3. Membuat Pernikahan dengan Sistem Social Distancing

Salah satu aturan yang dibuat pemerintah adalah social distancing atau jaga jarak. Tujuan dari peraturan ini agar masyarakat tidak berkerumun, yang mengakibatkan banyak orang terpapar oleh virus.

Melihat kondisi ini, strategi bisnis pernikahan saat pandemi selanjutnya yang harus kamu terapkan untuk tiap klien adalah sistem social distancing.

Dengan begitu, para calon pengantin dan tamu undangan akan tenang melangsungkan acara pernikahan.

Menerapkan menggunakan masker, menggunakan field shield, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer juga perlu dilakukan agar acara pernikahan berjalan aman.

4. Persiapan Permintaan yang Tinggi

Awal tahun 2022, disambut dengan banyak pasangan yang melanjutkan niat baik mereka untuk serius ke jenjang pernikahan.

Terlebih, kasus Covid-19 yang kian menurun dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi kabar baik untuk pelaku bisnis wedding organizer.

Dari sini, peluang bisnis pernikahan juga terlihat kian meningkat. Menghadapi peningkatan ini, kamu perlu mempersiapkan diri ketika terjadi permintaan pesanan yang melonjak.

Ketika pesanan pernikahan masuk, catat baik-baik seluruh pesanan dan tanggal dari calon pengantin. Pastikan semua pesanan tercatat rapi, agar nantinya tidak ada agenda yang bertumpuk.

Jangan lupa untuk mempersiapkan serangkaian ide pernikahan yang menarik, sehingga banyak orang berdatangan untuk memakai jasa bisnismu.

Agar lebih dilihat banyak orang, jangan lupa untuk mencantumkan ide pernikahan tersebut ke dalam social media sebagai ajang promosi.

5. Perhatikan Keuangan

Strategi bisnis pernikahan saat pandemi terakhir yang penting untuk diperhatikan adalah mengatur keuangan.

Mengatur keuangan masuk dalam strategis yang harus dilakukan, meski bisnis pernikahanmu baru mulai meningkat kembali.

Pertihungan keuangan secara terperinci perlu kamu lakukan kembali, di strategi baru ini. Tujuannya, agar seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dan tak melenceng dari bujet.

Pemasukan dan pengeluaran dalam bisnis pernikahan ini juga perlu diatur dan dicatat sedemikian rupa, agar bisnis tidak merugi kedepannya.

Mungkin, kamu juga akan membutuhkan modal tambahan. Mengingat bisnis ini baru mulai bangkit kembali.

Jika diperlukan, kamu bisa memanfaatkan bantuan dari pinjaman dari bank. Namun, saat meminjam, pastikan kamu menyesuaikan jumlah dengan kebutuhan yang diperlukan.

(Baca Juga: 7 Pinjaman Uang 10 Juta hingga 200 Juta Terbaik!)

Setelah membaca beberapa strategi bisnis pernikahan saat pandemi di atas, bagaimana, siap untuk memulai langkah baru dalam bisnis pernikahanmu?

Modal menjadi faktor yang cukup penting dalam bisnis ini. Namun, bukan berarti modal bisa menjadi penghalang berjalannya bisnismu.

Jika saat ini kamu kekurangan modal, tidak perlu khawatir. Banyak perbankan atau lembaga permodalan yang siap memberikan modal pinjaman.

Beberapa diantaranya bahkan memberikan persyaratan yang cukup mudah, seperti tidak perlu melampirkan jaminan untuk meminjam.

Hal tersebut dilakukan agar nasabah lebih mudah, dan tidak mengalami kesulitan dalam mengajukan pinjaman modal usaha.

Meski diberikan kemudahan, hal tersebut tidak boleh membuat kamu terlena. Pastikan pemberi pinjaman terjamin keamanannya.

Salah satu cara mengecek sebuat lembaga pemberi pinjaman aman adalah dengan terdaftarnya lembaga tersebut dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jika sudah terdaftar, maka bisa dipastikan lembaga tersebut aman untuk digunkan. Salah satu contoh tempat yang aman untuk mengajukan pinjaman adalah CekAja.com.

Pasalnya, CekAja.com sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Jadi, tidak perlu diragukan lagi pelayanannya.

Tidak hanya aman, kamu juga bisa mengajukan pinjaman dengan mudah, cepat, dan tanpa waktu lama di sini.

Jadi, tunggu apalagi? Butuh modal? Ajukan pinjaman melalui CekAja.com sekarang juga!