Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tahun Baru: Ini Beda Resolusi Karyawan dan Pengusaha

by Ariesta on 28 Desember, 2016

resolusi karyawan dan pengusaha - CekAja.com

Tahun baru, harapan baru. Apa yang sudah kamu persiapkan untuk menyambut tahun baru 2018 mendatang? Biasanya harapan untuk hidup yang lebih baik dituangkan dalam poin-poin resolusi.

Resolusi ibarat misi untuk mewujudkan visi. Dalam karier, beda profesi tentu beda resolusi. Mari intip bedanya resolusi karyawan dan pengusaha yang bisa jadi inspirasi susun resolusi 2018.

Resolusi karyawan

Naik gaji

Naik gaji memang menjadi keinginan setiap karyawan. Normalnya gajimu mengalami kenaikan minimal 10 persen setiap tahun. Kalau kantormu tidak punya kebijakan ini, kamu harus berinisiatif meminta kenaikan. (Baca juga: 9 Pekerjaan Menjanjikan untuk Mahasiswa Jurusan Akuntansi)

Naik jabatan

Selain naik gaji, selanjutnya yang diinginkan karyawan adalah naik jabatan. Karena dengan naik jabatan, otomatis gaji juga naik meski tanggung jawab juga pasti bertambah.

Pindah kerja

Tahun baru merupakan saat yang tepat untuk memulai hidup baru. Kalau kamu sudah tidak betah dengan pekerjaan atau jenuh dengan suasana kantor, saatnya menyusun strategi untuk mendapatkan pekerjaan baru. (Baca juga: 4 Tipe Kepemimpinan Para Bos Teknologi yang Sukses)

Beli rumah dan kendaraan

Kalau kamu sudah bekerja selama 10 tahun tapi belum mampu beli rumah atau kendaraan pribadi, tandanya kamu bukan bekerja tapi dikerjai. Supaya kerja kerasmu terlihat wujudnya, segera pasang resolusi untuk membeli rumah atau kendaraan di tahun 2017.

Jadi pengusaha

Sampai kapan mau gajian terus? Pasti lebih enak kalau bisa menggaji orang bukan? Jadi pengusaha menjadi impian banyak orang yang bosan jadi karyawan. Kalau modal menjadi kendalamu, ajukan saja Kredit Tanpa Agunan (KTA) di sini.

Resolusi pengusaha

Omzet naik

Keinginan terbesar pengusaha pasti menaikkan omzet bisnis hingga ratusan juta. Karena ketika omzet sudah naik apalagi sudah balik modal, pengusaha bisa memikirkan langkah selanjutnya untuk melebarkan sayap. (Baca juga: Fresh Graduate, Ini Tip Jitu Dapatkan Pekerjaan Lebih Cepat)

Inovasi produk

Salah satu cara untuk meningkatkan omzet adalah dengan melakukan inovasi produk. Selain menyempurnakan kualitas, kamu juga dapat membuat varian produk sehingga dapat menjangkau konsumen lebih banyak lagi.

 Membuka cabang baru

Ketika penjualan sudah semakin baik dan pengusaha benar-benar memahami selera pasar, peluang untuk membuka cabang baru juga semakin lebar. Ketika hendak membuka cabang baru, pertimbangan lokasi sangat krusial. Kamu juga bisa mengetes antusiasme konsumen dengan mengadakan survey kecil-kecilan di media sosial.

Widget TRV Insurance

Dapat tambahan modal

Modal selalu jadi alasan klasik baik pengusaha pemula maupun pengusaha yang ingin ekspansi bisnis. Padahal saat ini mendapatkan modal tambahan bisnis relatif lebih mudah.

Tambah konsumen

Konsumen yang setia adalah fondasi bisnis yang sukses dan tahan lama. Untuk mendapatkan lebih banyak konsumen, promosi lewat media sosial, endorse selebgram, dan membuat diskon di hari-hari tertentu harus kamu lakukan.

Buka usaha di bidang lain

Ketika intuisi bisnismu sudah terlatih, coba bidik peluang bisnis di bidang lain. Misalnya kalau kamu sudah punya cukup nama dalam berbisnis pakaian, kamu bisa berbisnis makanan kecil-kecilan.

Karyawan atau pengusaha, yang manapun profesimu, jangan lewatkan kesempatan untuk jadi lebih sukses di tahun depan.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami