5 Tips Mengelola THR di Bulan Ramadhan yang Wajib Diketahui

Hayo, siapa di antara kamu yang sudah tahu, bahkan menerapkan sejumlah tips mengelola THR di bulan Ramadhan? Jika belum, sebaiknya simak ulasan lengkap CekAja.com berikut ini, yuk!

Advertisement

Tunjangan Hari Raya atau THR, merupakan tunjangan yang diberikan perusahaan kepada karyawannya, di waktu-waktu menjelang hari raya.

Tujuan pemberian THR ini sudah jelas, yaitu untuk memenuhi berbagai kebutuhan di hari raya. Maka dari itu, nominal dari THR sendiri cukup besar, yaitu satu kali gaji pokok.

Karena nominalnya yang cukup besar itu, maka kehadiran THR sangat ditunggu-tunggu para karyawan, termasuk istri dan keluarga di rumah.

Namun sayangnya, THR ini kerap kali dialokasikan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Bagi yang belum keluarga dan tidak memiliki tanggungan apapun, THR biasanya dipakai untuk membeli barang-barang mewah yang belum dimiliki.

Mungkin, hal itu dapat memberikan kepuasan tersendiri. Namun alangkah baiknya, jika sebagian uang THR juga dialokasikan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan, seperti investasi.

Oleh karena itu, agar bisa melakukan hal tersebut, sepertinya kamu perlu mengetahui sejumlah tips mengelola THR di bulan Ramadhan yang baik, agar tidak terjadi pemborosan.

Adapun sejumlah tips mengelola THR di bulan Ramadhan tersebut, pada kesempatan kali ini, akan CekAja.com ulas secara lengkap khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Faktor yang Membuat Keuangan Boros di Bulan Ramadhan

Sebelum membahas lebih jauh tentang tips mengelola THR di bulan Ramadhan, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu faktor-faktor yang membuat keuangan boros di bulan Ramadhan.

Sebenarnya jika berbicara faktor penyebab keborosan ada sangat banyak, salah satunya lifestyle. Ya, gaya hidup yang ingin mengikuti trend zaman sekarang, tentu tidak ada habisnya. Dan itu adalah faktor utama pemicu keborosan setiap orang.

Selain itu, selama bulan Ramadhan biasanya akan muncul aktivitas baru, yaitu buka bersama (bukber). Dalam satu bulan, bisa dihitung kamu mungkin punya jadwal bukber setidaknya empat kali, baik itu bukber SD, SMP, SMA dan kuliah.

Belum lagi bukber organisasi lain, rekan kerja dan lain sebagainya, yang membuat keuangan di bulan Ramadhan semakin terkuras.

Hal itu tentu sangat membuat pusing, bukan? Mengingat, bukber menjadi momen silaturahmi teman-teman yang sudah lama tak jumpa.

Di samping kegiatan semacam itu, kamu pun di bulan Ramadhan memiliki kewajiban untuk membayar zakat, dan memberikan THR kepada sanak saudara.

Lantas, jika tidak mengetahui dan mengaplikasikan tips mengelola keuangan THR di bulan Ramadhan, apakah bisa kamu memenuhi semua kebutuhan Ramadhan?

(Baca Juga: Hadiah Lebaran untuk Karyawan)

Tips Mengelola THR di Bulan Ramadhan

Tips mengelola THR di bulan Ramadhan yang pertama, yaitu alokasikan terlebih dahulu untuk membayar utang.

Dari beberapa faktor yang membuat keuangan boros di bulan Ramadhan, kamu bisa tahu kalau keberadaan tips mengelola THR di bulan Ramadhan sangat penting.

Tentunya, untuk mengatur alur keluar masuknya uang agar lebih terarah. Kalau begitu, apa saja poin-poin yang harus dipahami dari tips mengelola THR di bulan Ramadhan? Yuk, simak ulasan di bawah ini!

1. Membayar utang

Maksudnya begini, jika kamu memiliki utang dalam bentuk cicilan handphone, cicilan rumah, kendaraan dan lain sebagainya, sebaiknya buat alokasi dana khusus untuk membayar utang.

Mungkin kamu tidak bisa langsung melunasinya dengan uang THR, namun kamu bisa menyisihkan 30 persennya untuk membayar cicilan bulan ini dan bulan selanjutnya.

Dengan begitu, kedepannya kamu tidak perlu lagi merasa terbebani dengan utang, karena sudah dicicil menggunakan uang THR.

Contoh kasus lainnya kamu memiliki utang dalam bentuk kecil-kecil, seperti misalnya utang PayLater, kartu kredit, pinjaman online maupun pinjaman uang dari teman, sebaiknya langsung kamu lunasi semuanya dengan uang THR.

Perlu diketahui, kalau uang THR yang ideal untuk kamu sisihkan sebagai dana membayar utang, yaitu sekitar 30 – 50 persen.

2. Memenuhi kebutuhan lebaran

Setelah uang THR disisihkan untuk membayar utang, maka sisanya bisa kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran, seperti bahan masakan untuk membuat makanan dan minuman, pakaian dan lain sebagainya.

Tetapi, ada satu hal yang perlu kamu pegang teguh dalam poin ini, yaitu berbelanja menggunakan prinsip belanja cerdas. Jadi, sebisa mungkin pisahkan apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan.

Utamakan membeli barang-barang yang memang dibutuhkan, seperti bahan masakan, pakaian jika memang tidak memiliki pakaian yang layak pakai, maupun peralatan ibadah.

Selain itu, jika kamu memiliki voucher belanja, atau ada promo dan diskon belanja di tempat kamu berbelanja, maka tidak ada salahnya kamu menggunakan promo tersebut.

Setidaknya, dengan promo itu kamu bisa menghemat pengeluaran yang seharusnya, dan mengalokasikan dana yang tersisa untuk membeli kebutuhan lain, atau memasukkannya ke dalam dana darurat.

3. Biaya untuk mudik

Di urutan ketiga ada biaya untuk mudik. Ini adalah salah satu tips mengelola THR di bulan Ramadhan yang wajib diperhatikan sebaik mungkin, mengingat biaya mudik yang dibutuhkan sangat besar.

Sebelum menyisihkan uang untuk mudik, kamu perlu memperhitungkan semuanya terlebih dahulu dengan matang, mulai dari biaya transportasi, akomodasi serta konsumsi selama perjalanan mudik.

Jika kamu mudik menggunakan transportasi umum, seperti kereta api, pesawat atau kapal, maka agar bisa mendapat tiket murah, kamu perlu membelinya dari jauh-jauh hari.

Kamu pun bisa memanfaatkan promosi dan diskon tiket mudik, yang sering diberikan oleh agen perjalanan wisata untuk menghemat pengeluaran.

4. Sebagai dana darurat

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kalau menyisihkan sebagian uang THR untuk dana darurat merupakan hal yang penting.

Tips mengelola THR di bulan Ramadhan yang satu ini sangat berguna, apabila suatu saat kamu memiliki kebutuhan yang besar, namun ternyata pemasukan yang kamu terima tidak seperti biasanya.

Nah, dana darurat ini bisa dipakai untuk memenuhi beberapa kebutuhan, yang saat itu tidak bisa dipenuhi dengan gaji pokok.

Selain itu, dana darurat juga bisa berbentuk investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Seperti misalnya tabungan di bank, investasi di saham, dan lain sebagainya yang berguna untuk masa depan.

5. Digunakan untuk membayar zakat dan sedekah

Tips mengelola THR di bulan Ramadhan yang terakhir, yaitu menggunakan sebagian uangnya untuk membayar zakat dan sedekah.

Pasalnya, zakat adalah sesuatu yang sifatnya wajib dipenuhi umat Islam. Untuk besarannya sendiri, yaitu 2,5 persen dari penghasilan per bulan.

Kamu bisa mengambil 2,5 persen tersebut dari uang THR yang kamu terima. Kemudian, sebagian lainnya bisa kamu pakai untuk bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan, baik dalam bentuk uang tunai, sembako, makanan siap santap, dan lain sebagainya.

(Baca Juga: Ide Hadiah Lebaran yang Bermanfaat)

Nah, beberapa tips mengelola THR di bulan Ramadhan sudah kamu ketahui secara lengkap informasinya, di pembahasan sebelumnya.

Semua tips tersebut sangat penting untuk kamu ketahui dan coba aplikasikan, agar penggunaan uang THR nantinya lebih terarah dan bermanfaat.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan lebih dulu, yaitu langsung menyisihkan sebagian kecilnya untuk ditabung. Karena dengan begitu, nantinya kamu akan memiliki dana darurat untuk masa depan.

Tetapi, apabila kamu ternyata belum memiliki rekening tabungan, jangan khawatir. Kini kamu bisa mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, proses pengajuannya sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pembuatan tabunganmu sekarang juga!

Advertisement