14 Tradisi Natal di Berbagai Negara, Unik Banget!

Tinggal satu bulan lagi, perayaan Natal akan dirayakan oleh seluruh umat Nasrani di dunia. Momen sakral ini pun sangat kental dengan tradisinya masing-masing. Dan berikut beberapa tradisi Natal di berbagai negara, yang pastinya anti-mainstream.

Pariwara

Sejumlah tempat hiburan hingga toko kue diketahui telah menampilkan dekorasi bertajuk Natal.

Momen sakral ini paling dinantikan karena merupakan hari lahirnya sang Juru Selamat, Yesus Kristus.

Jika biasanya kita hanya melihat tradisi Natal hanya berupa menghias pohon cemara dan Sinterklas, bisa jadi perayaannya di negara-negara yang lain tidak sama.

14 Tradisi Natal di Berbagai Negara

Penasaran, seperti apa ragam tradisi Natal di berbagai negara? Simak ulasannya lewat artikel CekAja di bawah ini.

1. Merawat Patung Kayu, Spanyol

Tradisi Natal di berbagai negara yang pertama akan kita bahas adalah merawat patung kayu. Tradisi unik ini dilakukan oleh anak-anak di Catalonia, Spanyol.

Di sana, mereka akan menghias batang pohon yang dinamakan Caga Tio.

Batang pohon ini biasanya dibentuk menyerupai wajah manusia yang sedang tersenyum sembari menggunakan topi merah.

Tradisi unik ini dilakukan sebelum dan hingga malam Natal tiba. Anak-anak yang memiliki Caga Tio harus merawatnya bahkan memberikannya makanan berupa kulit jeruk setiap malam menjelang Natal.

Semakin terawat Caga Tio yang dimiliki, maka akan semakin banyak pula hadiah yang akan dierima saat malam Natal tiba.

2. Menghias Pohon Pisang atau Mangga, India

Kalau biasanya menjelang perayaan Natal kita menghias pohon cemara, beda halnya dengan India.

Tradisi di negara ini justru dengan cara menghias pohon pisang atau mangga sebagai pohon Natalnya.

Bahkan, kebanyakan rumah umat Nasrani di India menggunakan dedaunan mangga sebagai hiasan utamanya, sekaligus lampu minyak yang biasanya diletakkan di tembok rumah bagian depan.

3. Lomba di Pinggir Pantai, Australia

Tradisi Natal di berbagai negara berikutnya yang akan kita ulas adalah tradisi lomba di pinggir pantai, tepatnya di Australia.

Penduduk Nasrani di Negara Kangguru ini justru memilih menghabiskan waktu Natal di tempat-tempat terbuka seperti pantai.

Sebab, perayaan Natal di sana terjadi saat musim panas.

Perlombaan yang biasanya diadakan di negara ini seperti perahu dayung, membuat istana pasir, hingga lomba voli.

4. Makan Ayam Goreng, Jepang

Tradisi Natal di Jepang juga termasuk salah satu yang unik dan anti-mainstream.

Bukannya berkumpul bersama di rumah, penduduk di Jepang justru meghabiskan waktu Natalnya dengan pergi ke restoran cepat saji, untuk menyantap seporsi ayam goreng.

5. Tidak Ada Sinterklas, Italia

Tradisi Natal di berbagai negara yang berikutnya datang dari salah satu negara anggota Uni Eropa terbesar, yakni Italia.

Di sana, kamu tidak akan menemukan adanya sinterklas sebelum dan saat Natal dirayakan.

Malahan, peranan sinterklas di Italia digantikan oleh sesosok nenek sihir, yaitu Befana.

Dengan sapu terbangnya, Befana akan membagi-bagikan beragam hadiah menarik kepada anak-anak.

Sejumlah hidangan unik juga banyak ditemukan saat momen perayaan Natal di Italia.

Hidangan tersebut berupa lentil atau makanan sejenis kacang, dan patung piramida berhiaskan buah-buahan.

(Baca Juga: 7 Ide Merias Pohon Natal Paling Unik)

6. Puasa Kecil, Iran

Umat Nasrani di Iran biasanya akan melakukan tradisi menyambut Natal, yakni dengan berpuasa ‘kecil’ dan tidak menyantap daging sama sekali.

Tradisi tersebut dilakukan sejak 1 Desember atau 24 hari menjelang Natal.

Kemudian tepat pada 25 Desember atau saat Natal di rayakan, umat Nasrani di Iran akan merayakannya dengan beribadah ke gereja terlebih dulu, lalu menyantap berbagai makanan lezat yang disebut Harasa.

7. Pai Daging Cincang untuk Santa, Irlandia

Tradisi Natal di berbagai negara yang selanjutnya dan tak kalah unik adalah tradisi memberikan pai daging cincang untuk sinterklas.

Tradisi ini dilakukan oleh umat Nasrani di Irlandia. Mereka percaya bahwa dengan adanya hidangan ini, sinterklas akan datang ke rumah untuk sekedar beristirahat sembari memakan pai tersebut.

8. Mandi Sauna saat Natal, Finlandia

Tradisi Natal di Finlandia juga termasuk yang berbeda dari tradisi Natal di berbagai negara lainnya.

Selain bersuka cita dengan keluarga maupun meletakkan lilin-lilin kecil di pemakaman, warga Finlandia juga tak lupa untuk mandi sauna tepat saat Natal dirayakan.

Konon menurut kepercayaan yang ada, tempat sauna ini telah dijaga dan ditinggali oleh peri untuk melindungi manusia.

Namun, setelah senja datang, tradisi mandi sauna ini tak boleh lagi dilakukan, karena diyakini telah ditempati oleh arwah jahat.

9. Ritual Keagamaan, Rusia

Tradisi Natal di Rusia tak lengkap rasanya kalau tidak melakukan ritual keagamaan. Di sana, ritual yang bersangkutan dengan kepercayaan Slavia kuno masih begitu kental.

Bahkan perayaan Natalnya pun tidak terjadi pada 25 Desember, melainkan 7 Januari, sesuai dengan penanggalan Julian.

Masyarakat di Rusia percaya bahwa dengan berkomunikasi bersama makhluk ‘halus’, mereka bisa meramalkan nasib di tahun yang akan datang.

Hal ini berlaku untuk hal-hal yang menyangkut keberuntungan, termasuk pula hari pernikahan.

10. Wortel untuk Kuda Sinterklas, Belanda

Bukan saat malam Natal dirayakan, malahan sinterklas akan datang kepada anak-anak dan memberikan mereka hadiah tepat saat 5 Desember.

Selain itu, anak-anak di Belanda juga bakal diberikan tambahan hadiah berupa permen karet namun dalam jumlah yang banyak, jika mereka memberikan wortel untuk kuda milik sinterklas.

11. Ritual Mengusir Roh Jahat, Yunani

Berbeda dari tradisi Natal di berbagai negara lainnya, di Yunani justru hari kelahiran Yesus Kristus ini dirayakan dengan melakukan ritual mengusir roh jahat.

Penduduk Nasrani di sana biasanya menggunakan semangkuk air, salib, dan rangkaian daun kemangi untuk memulai ritual ini.

Mereka akan memercikkan air tersebut di tiap sudut rumah yang dianggap menjadi tempat tinggalnya roh jahat.

12. Diskon Besar-besaran, Hongkong

Mungkin inilah tradisi Natal yang paling menggiurkan, bukan hanya untuk para wanita namun juga pria.

Pasalnya, perayaan Natal di Hongkong dipenuhi dengan diskon besar-besaran yang disebut Boxing Day.

Boxing Day ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, tepatnya pada 25 hingga 26 Desember.

13. Tukar Kado Uang, Korea Selatan

Seperti halnya tradisi Natal di berbagai negara, Korea Selatan juga melakukan tukar kado kepada anggota keluarga maupun sahabat. Namun yang membuatnya terkesan lebih unik adalah tukar kadonya berupa uang.

14. Lentera Kertas, Filipina

Momen Natal di Filipina telah dilakukan 3 bulan sebelum 25 Desember.

Mereka akan mulai mendekor rumah dengan hiasan-hiasan khas Natal sekaligus menempelkan lentera kertas, yang disebut parol dalam rumahnya.

Euforia Natal yang bercampur dengan liburan akhir tahun di Filipina ini juga berlangsung bahkan hingga minggu pertama pada bulan Januari.

(Baca Juga: Daftar Diskon Tiket Pesawat untuk Libur Akhir Tahun)

Nah itu tadi sederet tradisi Natal di berbagai negara. Gimana, unik-unik kan?

Menyoal perayaannya sendiri, kamu bisa lho memulai persiapannya dari sekarang, dengan membeli berbagai pernak-pernik lucu untuk Natal di e-commerce favoritmu.

Kemudian untuk transaksinya sendiri, biar makin hemat, manfaatkan kartu kredit.

Apalagi saat ini, banyak bank penerbit kartu kredit yang tengah memberikan promo akhir tahun.

Belum memiliki kartu kredit? Gampang, bandingkan terus ajukan saja di CekAja.com.

CekAja memiliki banyak sekali produk kartu kredit terbaik, dengan berbagai promo terbaru.

Pengajuannya juga praktis, bahkan bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Yuk, buruan miliki kartu kredit hanya dari CekAja.com!

Pariwara