7 Tips Memilih Anjing Peliharaan untuk Pemula

Tertarik untuk memiliki hewan peliharaan? Mungkin tips memilih anjing peliharaan untuk pemula yang akan kita bahas kali ini bisa sedikit membantu.

Pariwara

Selain kucing, anjing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat.

Selain dapat dijadikan sebagai penjaga rumah, anjing juga dikenal sebagai “sahabat” manusia yang sangat setia dengan pemiliknya.

Akan tetapi, jika kamu baru pertama kali ingin memelihara hewan satu ini, tentu tidak boleh sembarangan dalam memilih ras atau jenis anjing yang diinginkan.

(Baca Juga: 7 Hewan Peliharaan Unik)

Sebab, setiap jenis anjing biasanya memiliki sifat dan perawatan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya jika kamu mencari tahu terlebih dahulu tentang karakteristik dan kepribadian dari setiap anjing, sebelum memutuskan untuk mengadopsinya.

Nah, bagi kamu yang saat ini tengah berencana untuk memelihara anjing, yuk kita ketahui dulu tentang beberapa tips memilih anjing peliharaan untuk pemula yang perlu diketahui.

Tips Memilih Anjing Peliharaan untuk Pemula

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tips memilih anjing peliharaan untuk pemula yang bisa kamu lakukan, yaitu adalah:

1. Ukuran Anjing

Tips memilih anjing peliharaan untuk pemula yang pertama adalah berdasarkan ukuran dari anjing tersebut.

Ada anjing dengan ukuran yang sangat kecil, ada pula yang memiliki ukuran begitu besar, berdasarkan rasnya masing-masing.

Dalam memilih ukuran anjing, pastikan bahwa kamu juga mempertimbangkan ruang tempat anjing tersebut akan ditempatkan pada nantinya.

Jika rumah kamu memiliki halaman yang luas, maka lebih baik jika memilih anjing dengan ukuran sedang hingga besar, seperti Labrador atau Golden Retriever.

Sementara itu, jika kamu justru tinggal di apartemen atau di rumah kecil yang minimalis, anjing berukuran agak kecil mungkin bisa dijadikan pilihan, seperti Chihuahua atau Pomeranian.

Sebab, jika kamu memilih anjing kecil di halaman rumah yang luas, kamu bisa kerepotan untuk mencarinya.

Sedangkan jika kamu memilih anjing besar untuk tinggal di apartemen, anjing tersebut tidak akan memilih ruang yang cukup untuk bergerak.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan gong-gongannya yang kencang akan mengganggu tetangga yang tinggal di apartemen yang sama.

Umumnya, ukuran anjing dibagi menjadi empat kelompok yang didasari oleh beratnya, yaitu adalah:

  • Toy: 1 – 10 Kg
  • Medium: 10 – 25 Kg
  • Large: 25 – 50 Kg
  • Giant: 50 – 70 Kg

2. Mempertimbangkan Kesanggupan

Perlu diingat bahwa memelihara anjing sama halnya memiliki bayi, yang perlu dirawat dan diperlakukan dengan penuh kasih sayang seumur hidup.

Jangan hanya karena wajahnya yang lucu dan bisa dijadikan sebagai teman bermain saja kamu ingin memelihara anjing.

Sebab, kamu juga perlu mempersiapkan dana khusus untuk perawatannya, seperti membeli vitamin, makanan sehari-hari, vaksin, check-up ke dokter, dan masih banyak lagi.

Dengan kata lain, pastikan bahwa kamu memiliki finansial yang stabil ketika memutuskan untuk memelihara anjing, agar anjing tersebut bisa mendapatkan hidup yang layak.

Tak hanya itu, kamu juga perlu mempertimbangkan tempat tinggal. Jika kamu masih tinggal di rumah kontrakan atau apartemen, pastikan bahwa kamu sudah mendapatkan persetujuan dari sang pemilik bangunan, guna menghindari adanya perselisihan di masa yang akan datang.

3. Pilih Anjing Berdasarkan Karakter dan Fungsi

Tips memilih anjing peliharaan untuk pemula selanjutnya adalah berdasarkan karakter dan fungsi.

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya, bahwa anjing memiliki karakteristik dan kepribadian yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, kamu perlu mempertimbangkan tujuan dari memelihara anjing itu sendiri, apakah untuk dijadikan sebagai penjaga rumah, untuk dijadikan teman bermain, atau untuk diikuti perlombaan?

Dengan memiliki tujuan, kamu akan mendapatkan kemudahan dalam memilih anjing yang diinginkan.

Jika kamu ingin anjing yang bisa dijadikan sebagai penjaga rumah, maka Doberman Pinscher atau German Shepherd Dog bisa dijadikan pilihan.

Sedangkan jika kamu ingin anjing yang bisa dijadikan sebagai sahabat anak-anak di rumah, maka Golden Retriever atau Corgi bisa kamu pertimbangkan.

Sedangkan Siberian Husky mungkin akan cocok jika didaftarkan di berbagai kontes atau Dog Show.

Hanya saja, sebagai pemula, alangkah lebih baiknya jika kamu mencari jenis-jenis anjing yang memiliki kepribadian ramah dan menghindari anjing penjaga.

Karena umumnya, anjing penjaga memiliki naluri “berburu”, sehingga sifatnya yang agresif mungkin akan membuat kamu kerepotan dalam menjaganya.

4. Jenis Bulu

Tips memilih anjing peliharaan untuk pemula selanjutnya adalah berdasarkan jenis bulunya. Karena, jenis bulu ini juga akan menentukan biaya perawatan yang harus kamu keluarkan kedepannya.

Umumnya, anjing memiliki dua jenis bulu, yaitu short hair (bulu pendek) dan long hair (bulu panjang).

Anjing yang memiliki bulu pendek biasanya tidak memerlukan perawatan bulu yang khusus dan hanya sesekali melakukan grooming.

Sedangkan anjing dengan bulu yang panjang dan lebat justru membutuhkan perhatian lebih. Kamu akan memerlukan waktu yang lebih banyak untuk merawatnya.

Contohnya saja seperti anjing jenis Husky yang memiliki bulu tebal dan disertai dengan lapisan minyak di bulunya tersebut, sehingga akan sulit jika terkena air. Anjing jenis ini akan membutuhkan waktu lebih lama ketika memandikannya.

Sementara itu untuk anjing jenis Maltese, ia memiliki bulu yang lurus, putih, dan panjang, sehingga akan kamu perlu menyisirnya setiap hari, guna mencegah bulunya menjadi kusut.

5. Anjing Murni atau Anjing “Campuran”?

Umumnya, anjing dengan ras murni akan lebih mudah ditebak temperamennya, karena biasanya diturunkan oleh sang orangtua.

Jika kamu membeli atau mengadopsi anjing dari peternakan, kamu juga bisa mengetahui garis keturunan serta rekam jejak medis anjing tersebut.

Sehingga, hal ini bisa membantu kamu dalam memprediksi masalah kesehatan yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang.

Akan tetapi, jika kamu mengadopsi anjing dari tempat penampungan, maka biasanya anjing-anjing tersebut merupakan campuran.

Hanya saja, perlu diketahui bahwa anjing yang berada di tempat penampungan biasanya merupakan anjing liar atau yang tidak diinginkan.

Karenanya, kamu perlu mempertimbangakn terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengadopsi.

6. Pelajari Kriteria dalam Mengadopsi Anjing

Tips memilih anjing peliharaan untuk pemula selanjutnya adalah, kriteria dalam mengadopsi. Umumnya, anjing dengan minimal usia 8 minggu baru boleh dijual ataupun diadopsi, walaupun ada pula di beberapa daerah yang mengizinkan anjing berusia 7 minggu.

Oleh karena itu, jika kamu menemukan ada tempat penampungan atau peternakan hewan yang menawarkan anak anjing berusia di bawah 7 atau 8 minggu, mungkin saja itu bukanlah tempat yang bisa dipercaya.

Tak hanya itu, apabila kamu mengadopsi anjing melalui tempat penampungan, pastikan bahwa para staff telah melakukan evaluasi temperamen sebelum menawarkan anjing tersebut untuk diadopsi.

Jangan lupa juga untuk menanyakan, apakah staff telah melakukan vaksinasi atau belum. Agar, ketika kamu sudah mengadopsi anjing tersebut, kamu bisa segera memutuskan apakah ia masih perlu mendapatkan vaksinasi atau tidak.

7. Pilih Anjing Berdasarkan Usia

Nah, tips memilih anjing peliharaan untuk pemula yang akan kita bahas terakhir adalah, pilihlah berdasarkan usia.

Apakah kamu ingin memiliki anak anjing, anjing dewasa, atau anjing yang sudah tua? Tentu saja pilihan tersebut akan menentukan kelangsungan hidup kamu bersama anjing peliharaan di masa yang akan datang.

Anak anjing biasanya akan lebih mudah dilatih sejak dini dan bisa dijadikan sebagai sahabat yang bertahan lama.

Kamu akan memiliki waktu lebih panjang untuk menciptakan kenangan bersama mereka dan memberikan perawatan lebih yang mungkin akan menguras banyak energi.

Sebab, mengurus anak anjing sama saja seperti mengurus bayi, yang membutuhkan kehati-hatian dan kasih sayang.

Sementara untuk anjing dewasa, mungkin kamu akan mengalami kesulitan dalam merubah kebiasaan-kebiasaannya.

Namun terkadang, anjing dewasa juga bisa saja berasal dari lingkungan yang terlatih. Umumnya, anjing dewasa akan memiliki sifat yang lebih tenang dan tidak memerlukan supervisi yang terlalu intens.

Sedangkan untuk anjing yang sudah tua, masalah kesehatan akan sangat besar untuk terjadi. Tak hanya itu, anjing juga memiliki usia yang lebih pendek dibandingkan manusia.

Sehingga, bisa saja waktu kenangan kamu bersama anjing tersebut akan lebih pendek. Meski begitu, anjing tua juga memiliki sifat yang sangat tenang namun juga membutuhkan perhatian khusus.

(Baca Juga: 3 Perusahaan Asuransi untuk Hewan Peliharaan)

Kamu mungkin juga akan sering membawanya ke rumah sakit untuk melakukan check-up terkait kesehatannya.

Jadi, itulah beberapa tips memilih anjing peliharaan untuk pemula yang bisa kamu lakukan sebelum memutuskan untuk mengadopsi maupun membeli anjing.

Perlu diketahui bahwa memiliki hewan peliharaan, berarti kamu juga harus membeli berbagai kebutuhan mereka, yang akan membuat mereka menjadi jauh lebih nyaman, seperti tempat tidur, wadah makanan, kalung, mainan, dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, selagi memilih jenis anjing yang diinginkan, jangan lupa untuk dibarengi dengan membeli perlengkapan yang dibutuhkan.

Nah, agar membeli perlengkapan hewan peliharaan menjadi jauh lebih hemat dan mudah, gunakan saja kartu kredit dari CekAja.com.

Sebab, melalui CekAja.com, kamu bisa melakukan perbandingan untuk mengetahui jenis kartu kredit manakah yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup.

Tak hanya itu, seluruh proses pengajuan juga bisa dilakukan secara online lho, jadi kamu tidak perlu repot lagi untuk meluangkan waktu keluar rumah. Tunggu apa lagi? Yuk segera ajukan kartu kredit pilihanmu di CekAja.com!

Pariwara