5 Bahaya Mengonsumsi Makanan Berminyak, Yuk Mulai Hidup Sehat!

Tidak bisa dipungkiri, jika saat ini banyak makanan yang mengandung minyak. Padahal, bahaya mengonsumsi makanan berminyak, perlu diwaspadai, karena bisa mengancam kesehatan dan mengandung banyak kolesterol hingga lemak.

Terlebih, deretan makanan berminyak dan berlemak, tidak hanya terbuat dari kelapa sawit. Bisa juga makanan yang terbuat dari santan, cokelat, dan lainnya.

Namun, dari berbagai jenis minyak tersebut, yang paling berisiko menimbulkan masalah kesehatan adalah minyak kelapa sawit, karena mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Maka tak heran, jika makanan berminyak seperti aneka gorengan, kerupuk, dan lainnya, sangat dihindari oleh penderita obesitas, jantung, hingga stroke.

Bahkan, bahaya mengonsumsi makanan berlemak, juga bisa terjadi pada anak-anak. Jadi, mulai saat ini biasakan untuk mengurangi makanan berminyak atau yang digoreng dengan minyak.

(Baca Juga: Daftar Menu Makanan Sehat dan Bergizi)

Memang apa saja sih, bahaya mengonsumsi makanan berminyak? Padahal, setiap hari menu makanan orang Indonesia, kebanyakan adalah makanan berminyak.

Yuk, langsung saja intip deretan bahaya mengonsumsi makanan berminyak berikut ini:

Bahaya Mengonsumsi Makanan Berminyak

1. Menghambat Saluran Pencernaan

Bahaya mengonsumsi makanan berminyak yang pertama adalah bisa menghambat saluran pencernaan, yang juga bisa merusak mikrobioma usus.

Pasalnya, makanan berminyak yang minyaknya sudah sampai di saluran pencernaan, bisa merusak bakteri sehat, yang ada di dalam usus.

Mikroba sehat ini, berfungsi sebagai mikroorganisme yang bisa mempengaruhi pencernaan serat makanan, serta kesehatan usus.

Tidak hanya itu, mikroba sehat di dalam usus juga, bisa meningkatkan kolesterol HDL, untuk melindungi jantung.

Jadi, bisa dibayangkan jika di dalam usus, mikroba sehat tersebut dirusak oleh kandungan minyak, dan bakteri jahat yang berkontribusi sebagai perusak jaringan arteri, dan sangat berisiko penyakit jantung.

2. Obesitas

Bahaya mengonsumsi makanan berminyak yang paling cepat memberi dampak, adalah bisa menyebabkan obesitas, kegemukkan, atau kelebihan berat badan.

Seperti yang diketahui, bahwa makanan berminyak merupakan jenis makanan penyumbang kalori terbesar, meski porsi makanannya kecil.

Maka tak heran jika kamu, bisa merasakan kenyang lebih cepat, ketika makan makanan berminyak.

Bahkan, jika kamu makan makanan yang jumlahnya sama, antara makanan berminyak dan tidak, maka jumlah kalorinya bisa meningkat tiga kali lipat.

Sehingga, kamu bisa sangat berisiko kelebihan berat badan atau obesitas. Jika hal tersebut terjadi, maka kamu bisa berisiko juga mengalami masalah kesehatan lainnya.

3. Diabetes Melitus

Apa pengaruhnya bahaya mengonsumsi makanan berminyak, dengan penyakit diabetes melitus?

Pasalnya, hal ini dibuktikan langsung oleh beberapa penelitian, yang menunjukkan bahwa, orang yang mengonsumsi banyak makanan berminyak, memiliki risiko lebih tinggi mengalami diabetes melitus tipe 2.

Mengapa? Ternyata hal tersebut, disebabkan karena kandungan minyak yang ada di dalam tubuh, memiliki kecenderungan untuk mengalami resistensi insulin.

4. Lebih Mudah Berjerawat

Bahaya mengonsumsi makanan berminyak, yang juga memiliki dampak yang tidak baik untuk tubuh, adalah bisa membuat wajahmu lebih mudah berjerawat.

Jadi, jika banyak orang yang sering mengaitkan makanan berminyak dengan jerawat, maka hal tersebut adalah benar adanya, meski tak semua orang mengalaminya.

Hal tersebut pun pernah diungkap pada sebuah studi, yang dilakukan pada lebih dari 5.000 remaja di China. Pada studi tersebut, mereka menemukan bahwa makan makanan berminyak, seperti gorengan secara teratur, bisa meningkatkan risiko jerawat hingga 17%.

Namun, seperti yang sudah dibahas juga, bahwa tidak semua orang bisa mengalami hal ini. Karena, mekanisme mengapa bisa terjadi hal ini, memang masih belum jelas.

Bisa jadi, efeknya disebabkan oleh buruknya pola makan sehat, yang dapat mempengaruhi ekspresi gen dan mengubah kadar hormon.

5. Meningkatkan Risiko Kanker

Tidak hanya bisa menyebabkan risiko penyakit jantung, bahaya mengonsumsi makanan berminyak, yang tak kalah mengerikan adalah, bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

Jadi, kandungan lemak pada minyak, yang ada tubuh dari pola makan yang tinggi lemak, ternyata tidak hanya bisa meningkatkan risiko, terkena obesitas dan penyakit jantung, tetapi juga meningkatkan risiko kanker.

Adapun jenis kanker yang biasa terjadi akibat pola makan berlemak, adalah kanker payudara, kanker usus besar atau kanker paru.

Namun, kendati adanya keterkaitan antara makanan berminyak dengan kanker, memang masih terus dilakukan penelitian. Bahkan, National Cancer Institute, menghimbau untuk mengonsumsi tidak lebih dari 10 persen kalori tubuh, dari lemak jenuh setiap hari.

Selain itu, jika perlu hilangkan lemak trans dari makanan, yang sekiranya kamu setiap hari, untuk mengurangi risiko terserang penyakit kanker.

Bagaimana? Ketika sudah tahu bagaimana bahaya mengonsumsi makanan berminyak, apa kamu tetap doyan makan gorengan?

Bukan tidak boleh, kamu bisa mengonsumsi makanan berminyak setidaknya tidak terlalu sering.

(Baca Juga: 9 Cara Membuang Minyak Goreng Bekas)

Atau, ketika mengonsumsi makanan berminyak, pastikan kamu juga menyeimbanginya dengan makanan sehat non lemak. Seperti sayuran, buah-buahan, air hingga putih.

Dengan begitu, kadar minyak bisa menyusut, karena bertemu dengan senyawa atau zat yang terkandung dalam sayur atau buah, seperti zat antioksidan, vitamin, dan lainnya.

Selain mengonsumsi makanan sehat, demi menyeimbangi konsumsi makanan berminyak, kamu juga perlu proteksi kesehatan lebih, berupa asuransi kesehatan.

Dengan asuransi kesehatan, kamu bisa meminimalisir risiko sakit, hingga risiko kerugian finansial. Asuransi kesehatan juga akan sangat membantu, jika kamu ingin melakukan pengobatan.

Karena, kamu akan dengan mudah mendapatkan rumah sakit terbaik, dimanapun kamu berada, dengan fasilitas yang sangat mumpuni.

Kamu bisa daftarkan asuransi kesehatan untuk diri sendiri, atau dengan keluarga sekaligus. Agar lebih mudah dalam memilih produk dan mengajukannya, kamu bisa ajukan secara online, melalui CekAja.com.

CekAja.com sendiri menyediakan banyak produk dari berbagai perusahaan asuransi ternama, di Indonesia.

Jadi, kamu bisa melakukan perbandingan, dari produk-produk terbaik yang disediakan. Yuk, segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com.