Intip Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan Tubuh, dan Mulai Hidup Sehat!

Kamu yakin, banyak makan tanpa perhatikan jenis makanannya, hingga berat badanmu di atas normal, tidak akan mempengaruhi kesehatan tubuh? Intip nih, bahaya obesitas bagi kesehatan, yang perlu kamu ketahui. Yuk, mulai hidup sehat dari sekarang!

Advertisement

Tidak hanya membuat penampilan tubuh menjadi ideal, menjaga berat badan juga bisa atasi masalah obesitas atau kelebihan berat badan.

Bahkan, dengan memiliki berat badan ideal, bisa menandakan seseorang juga memiliki gaya hidup yang lebih sehat.

Obesitas atau kelebihan berat badan, terjadi akibat seseorang tidak menjaga asupan makanannya, tidak pintar dalam memilih makanan, dan tidak mengontrol waktu makannya.

Tapi, obesitas ternyata juga bisa terjadi karena masalah hormonal atau genetik juga loh. Namun, jika kamu niat untuk hidup sehat dan pilah makanan yang sehat, tubuh juga bisa ideal kok.

Pasalnya, jika kamu sudah berada di kondisi obesitas, maka akan sangat berisiko untuk terserang sejumlah penyakit.

Maka dari itu, bahaya obesitas harus dicegah sebelum semakin parah, seperti kasus remaja bernama Arya, yang harus melakukan operasi potong lambung hingga pengangkatan kulit.

Memang apa saja sih, bahaya obesitas bagi kesehatan tubuh? Yuk, langsung saja intip informasinya, seperti yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini!

(Baca Juga: Mengenal Obesitas Sampai Operasi Potong Lambung)

Daftar Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan

1. Sebabkan Gangguan Pencernaan

Bahaya obesitas yang pertama adalah bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Mengapa bisa berpengaruh ke saluran pencernaan?

Hal tersebut dikarenakan, tubuh yang kelebihan berat badan, akan berpotensi meningkatkan risiko penyakit lain, seperti heartburn dan masalah pada kantung empedu.

2. Osteoarthritis

Bahaya obesitas yang berikutnya adalah bisa sebabkan osteoarthritis. Apa osteoarthritis? Kondisi ini terjadi ketika adanya tekanan yang meningkat pada sendi-sendi, yang menahan beban tubuh akibat obesitas.

Bahkan, tidak hanya akan terjadi hal itu, pemilik tubuh yang obesitas, juga bisa memperparah peradangan dalam tubuh loh. Sehingga, kedua faktor tersebut, sangat berisiko memicu komplikasi seperti osteoarthritis.

3. Diabetes

Kegemukan, memang sering dikaitkan dengan penyakit gula atau diabetes. Namun, kenyataannya memang bahaya obesitas, bisa mempengaruhi cara tubuh dalam penggunaan insulin.

Jadi, jika kamu merasa tubuhmu kelebihan berat badan, bisa jadi insulin yang ada di tubuhmu tidak bekerja dengan baik dan optimal.

Hal tersebut, akan mempengaruhi kadar gula darah, yang menjadi tidak terkontrol, hingga bisa meningkatkan risiko pemilik tubuh gemuk, mengalami diabetes.

4. Sakit Jantung dan Stroke

Dalam kasus yang satu ini, memang sering terjadi, di mana bahaya obesitas juga menyerang organ tubuh paling vital, yakni jantung.

Pasalnya, tubuh yang gemuk, akan meningkatkan risiko untuk mengalami tekanan darah tinggi.

Dari situ, kadar kolesterol dalam tubuh penderita obesitas, akan melebihi dari batas normal.

ketika kedua kondisi tersebut terjadi pada tubuh kamu, maka bisa memicu sakit jantung dan stroke.

5. Sleep Apnea

Selanjutnya ada bahaya obesitas, dimana penderitanya bisa berisiko mengalami sleep apnea saat tidur. Apa itu sleep apnea?

Jadi, sleep apnea adalah kondisi atau gangguan tidur, yang berpotensi serius ketika napas seseorang berhenti dan berlanjut berulang kali.

Sehingga, kondisi ini sangatlah berbahaya, bahkan bisa berpotensi menyebabkan kematian.

6. Gangguan pada Alat Reproduksi dan Seksual

Bahaya obesitas yang berikutnya adalah bisa sebabkan gangguan pada alat reproduksi. Loh, apa hubungannya dengan kegemukan? Tentu ada hubungannya dan pengaruhnya.

Jika obesitas terjadi pada wanita, maka bisa berisiko mengakibatkan kemandulan. Karena obesitas bisa mempengaruhi dan mengganggu siklus menstruasi, sehingga menjadi tidak teratur.

Sedangkan, jika obesitas terjadi pada pria, maka bisa berpotensi menyebabkan disfungsi ereksi.

7. Bisa Sebabkan Berbagai Jenis Kanker

Seperti yang kita tahu, bahwa ada banyak jenis kanker, yang salah satunya bisa disebabkan oleh obesitas. Bahaya obesitas yang satu ini, bisa menyerang penderita obesitas baik pria maupun wanita.

Adapun jenis kanker yang bisa berisiko menyerang diantaranya adalah kanker rahim, serviks, payudara, ovarium, usus besar, rektum, kerongkongan, hati, pankreas, ginjal, prostat, dan kantung empedu.

8. Memperparah Gejala Covid-19

Karena saat ini sedang pandemi, di mana imunitas seseorang sangat penting, di sini orang yang obesitas juga bisa terkena dampaknya.

Jadi, jika kamu merupakan penderita obesitas dan terinfeksi Covid-19, maka bisa jadi gejala yang muncul, datangnya bisa lebih parah jika dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan normal.

Selain itu, penderita obesitas yang positif Covid-19 juga umumnya, harus menjalani perawatan intensif, bahkan hingga dilakukan pemasangan alat bantu napas, guna membantu mengatasi tingkat gejala, yang lebih parah.

Mengapa obesitas selalu dikaitkan dengan kondisi pernapasan? Hal tersebut dikarenakan bahwa adanya kemungkinan, yang terjadi pada jaringan lemak di dinding perut, yang bisa menghambat, pergerakan diafragma.

Selain itu, kondisi ini juga bisa menghambat paru-paru, ketika sedang mengembang. Bahkan, obesitas juga bisa sebabkan fungsi otot pernapasan menurun, seperti pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Berikut sederet masalah pernapasan, yang bisa menjadi risiko dari obesitas:

  • Dispnea saat beraktivitas
  • Asma
  • Penyakit paru obstruktif kronis
  • Emboli paru
  • Pneumonia

Faktor Penyebab Obesitas

Penyebab utama obesitas atau yang paling umum adalah karena mengonsumsi kalori secara berlebihan.

Namun, tidak hanya itu penyebabnya, karena ada faktor lain yang dapat meningkatkan risiko, mengalami obesitas.

  • Genetik: Di mana faktor ini, bisa mempengaruhi cara tubuh dalam memproses makanan dan menyimpan lemak.
  • Bertambahnya usia: Ketika kita semakin tua, maka laju metabolisme akan semakin lambat, dan berat badan pun menjadi lebih mudah bertambah
  • Kurang tidur: Kurang tidur atau tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk tidur, juga bisa memicu perubahan hormonal di tubuh. Sehingga, membuat kamu lebih merasa sering lapar.
  • Hamil: Ketika hamil, berat badan bisa meningkat secara drastis. Adapun penambahan berat badan saat hamil, juga bisa membuat kamu kesulitan untuk menurunkannya kembali, setelah melahirkan

Tips mencegah obesitas

Jika kamu yakin dan niat, obesitas bisa diatasi bahkan dicegah, yakni dengan beberapa tips berikut ini:

  • Rutin berolahraga: Contohnya seperti jalan cepat, jogging, senam, hingga hingga berenang.
  • Konsumsi makanan sehat: Jangan asal pilih makanan, karena kamu bisa pilih makanan yang rendah kalori, dan kaya nutrisi seperti sayur, buah, dan biji-bijian.
  • Mengontrol kebiasaan makan: Atur pola dan jam makan kamu, agar tidak berantakan. Tidak lupa untuk hindari mengkonsumsi makanan secara berlebihan.
  • Pantau perkembangan berat badan: Jangan asal atur pola makan, kamu juga harus rutin mengecek kondisi berat badan kamu, minimal satu minggu sekali.

(Baca Juga: Cegah Obesitas pada Anak)

Itu dia beberapa informasi terkait bahaya obesitas, beserta penyebab dan cara cegahnya. Tidak mau bukan, jika kondisi badanmu, bisa mempengaruhi kondisi kesehatan?

Maka dari itu, jalani hidup sehat, makan teratur, dan jangan lupa untuk miliki proteksi kesehatan, berupa asuransi kesehatan.

Yuk, lindungi diri kamu dan juga keluargamu, dari berbagai risiko jatuh sakit, hingga risiko kerugian finansial, akibat mahalnya biaya pengobatan.

Kamu bisa cari dan ajukan produk asuransi kesehatan di CekAja.com, secara online. Di CekAja.com juga menyediakan banyak produk asuransi kesehatan, dari berbagai perusahaan asuransi ternama di Indonesia.

Jadi, segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com, sebelum terlambat.

Advertisement