Intip Bahaya Tidur di Lantai yang Bisa Mengintaimu Kapan Saja

Adem dan dingin, menjadi alasan beberapa orang merasa nyaman tidur di lantai. Tapi, dibalik itu, ternyata terdapat banyak bahaya tidur di lantai, yang siap mengintaimu kapan saja, karena dingin dan kotornya lantai bisa berpengaruh, ke kesehatan badan.

Terlebih, hobi rebahan di lantai, biasanya memang bukan karena tidak punya kasur, tapi hanya untuk mencari kenyamanan.

Namun, akan lebih baik jika kamu ketahui , bahaya tidur di lantai, agar hobimu itu tidak menyebabkan penyakit.

Memang tidur di lantai saja, bisa bikin sakit? Tentu, karena tubuh berhadapan langsung dengan lantai yang keras dan dingin.

Sehingga, akan berpengaruh ke kesehatan tubuh. Terlebih, kasur atau hal yang empuk diciptakan untuk memberi kenyamanan pada tubuh, agar tetap rileks dan sehat.

Memang apa saja bahaya tidur di lantai? Yuk, daripada penasaran, mari simak informasi penting berikut ini.

(Baca Juga: 10 Dampak Positif dan Negatif dari Kerokan)

Bahaya Tidur di Lantai

1. Masuk Angin

Bahaya tidur di lantai yang pertama adalah masuk angin. Jadi penyakit paling umum dialami orang Indonesia, masuk angin biasa ditandai dengan pusing dan mual.

Meski kamu biasa tidur di lantai, namun bahaya yang satu ini, bisa saja mengintaimu kapan saja, meski awalnya tubuh bisa lebih nyaman dan terasa segar.

Tapi, lama-lama, ketika kamu bangun dari tidur, tubuh bisa mengalami masuk angin, dengan gejala badan nyeri, pusing, dan mual.

Hal tersebut terjadi, dikarenakan pori-pori kulit tubuh, yang membuka dan hawa dingin dari lantai, masuk dengan mudah ke dalam tubuh.

Jika, tidak langsung ditindak, maka masuk angin yang dirasakan, bisa menjalar ke penyakit lain seperti demam, sakit kepala, serta meriang.

2. Gangguan Pencernaan

Bahaya tidur di lantai berikutnya adalah bisa mengalami gangguan pencernaan. Selain menimbulkan masuk angin, hawa dingin yang masuk ke tubuh lewat pori-pori kulit, juga bisa menyebabkan berbagai macam gangguan pencernaan, seperti mual dan muntah, diare serta perut kembung.

Jadi, gangguan pencernaan ini juga bisa terjadi, karena pengaruh masuk angin. Sehingga, ketika kamu merasakan masuk angin, maka bagian pencernaan, juga bisa ikut bermasalah.

Jadi, akan lebih baik tidur di alas yang empuk, hangat dan bisa menjaga suhu tubuh.

3. Menyebabkan Pilek dan Flu

Karena dingin, bahaya tidur di lantai ini juga bisa sebabkan tubuh, jadi lebih mudah terserang pilek dan flu.

Terlebih, jika tubuh kamu sedang drop atau memang sudah pilek sebelumnya. Sehingga, akan membuat pilek dan flu kamu semakin parah.

Bukannya mencari tempatnya yang hangat dan nyaman, kamu malah tidur di lantai. Maka tak heran, jika tubuh lebih mudah terserang virus pilek atau flu.

Belum lagi jika lantai yang kamu tempati, berdebu dan kotoran. Pasalnya, debu dan kotoran, bisa terhirup dan menyebabkan badan semakin lemah.

Nah, selain hawa dingin lantai, virus-virus inilah yang juga menyerang bagian bagian pernapasan, seperti hidung dan paru-paru.

Akibatnya, tubuh menjadi kurang vit, setelah bangun, dan timbul gejala-gejala seperti demam, bersin, hidung tersumbat serta kepala pusing.

4. Sakit Punggung

Seperti yang diketahui, bahwa lantai memiliki permukaan yang keras. Sehingga, bahaya tidur di lantai yang patut diwaspadai selanjutnya ini adalah sakit punggung.

Lantai yang keras, bisa menyebabkan punggung menjadi sakit, dan struktur tulang lama-lama menjadi berubah.

Pasalnya, sakit punggung terjadi, biasanya disebabkan oleh tulang beserta semua otot, yang tidak bisa rileks saat tidur.

Bahkan, jika kamu kebiasaan tidur di lantai, bisa berpotensi memiliki kelainan pada postur tubuh.

Jadi, disarankan untuk tidur di alas yang bisa menyesuaikan bentuk badan, dan menghindari tidur di lantai atau alas yang keras, jika tidak mau mengalami masalah punggung seperti kesemutan, pegal, hingga nyeri.

5. Penyakit Paru-paru Basah

Lebih parah dari hanya sekadar flu dan pilek, bahaya tidur di lantai, juga bisa sebabkan penyakit paru-paru basah.

Namun, bahaya tidur di lantai yang menyebabkan penyakit paru-paru ini, lebih karena disebabkan oleh lantai yang berdebu dan kotor, atau tidak bersih.

Jadi, penyebabnya hampir sama dengan penyebab flu dan pilek. Jadi, penyakit paru-paru, akan terjadi karena banyaknya kuman dan bakteri yang terdapat di lantai tersebut.

Bakteri dan virus yang terdapat di permukaan lantai, bisa masuk ke dalam tubuh, menginfeksi saluran napas, dan bisa menyebabkan risiko terkena penyakit paru-paru basah.

6. Membuat Tidur Tidak Nyenyak atau Alami Gangguan Tidur

Jika disuruh memilih paling nyaman tidur di lantai atau di kasur, tentu jawabannya lebih nyaman di kasur. Karena, bahaya tidur di lantai, bisa sebabkan tidur menjadi tidak nyenyak.

Ketika tidak nyaman, tidur pun menjadi tidak nyenyak, dan mengganggu kualitas tidur mu. Akibatnya, ketika bangun tubuh tidak vit, badan sakit, pusing karena kurang tidur yang berkualitas, dan lainnya.

Pasalnya, ketika tubuh seharian lelah, lalu tiba-tiba tidur di lantai, kamu capek kamu bukannya hilang, malah tambah sakit.

Bagaimana? Setelah mengetahui bahaya tidur di lantai barusan, bikin kamu mikir dua kali bukan, untuk jalani hobi rebahan mu di lantai?

(Baca Juga: 10 Jenis Penyakit Tulang)

Jadi, disarankan untuk gunakan alas yang empuk, untuk melapisi lantai yang dingin dan kotor, menggunakan karpet, tikar, atau kasur lipat.

Agar kesehatanmu tetap terjaga, ada baiknya tetap miliki proteksi kesehatan tambahan, berupa asuransi kesehatan, untuk meminimalisir risiko jatuh sakit dan kerugian finansial.

Yuk, dapatkan produk asuransi kesehatan terbaik, dari perusahaan asuransi kesehatan ternama, melalui CekAja.com.

Selain bisa mengajukan secara online, CekAja.com juga bisa membantu kamu, untuk mendapatkan produk asuransi kesehatan yang paling tepat.

Karena, kamu bisa membandingkan produk asuransi kesehatan yang satu, dengan yang lainnya. Kamu juga bisa sesuaikan produk, dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu.

Jadi, sebelum terlambat, segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com.