Daftar Bank BUMN di Indonesia Berdasarkan Nilai Asetnya, Siapa di Posisi Puncak?

Ada empat daftar bank BUMN di Indonesia yakni Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, serta Bank BTN. Keempatnya termasuk bank besar, dan akan CekAja bahas satu persatu berdasarkan nilai asetnya. Kira-kira, siapakah yang duduki posisi satu?

Advertisement

Badan Usaha Milik Negara atau singkatnya disebut BUMN adalah sebuah usaha berbadan hukum, yang sebagian besar sahamnya masih dipegang oleh pemerintah.

Di Indonesia, setidaknya terdapat 113 perusahaan BUMN, yang mana dari 113 perusahaan tersebut terdapatlah 14 perusahaan BUMN berbentuk Perum, 16 BUMN berbentuk Persero Terbuka, serta 83 perusahaan BUMN yang merupakan Persero.

Sederhananya dari ratusan perusahaan BUMN yang ada, kamu pasti telah mengenal beberapa diantaranya, seperti lembaga perbankan.

Lembaga perbankan yang termasuk aset negara umumnya ada empat, yaitu Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta Bank Tabungan Negara (BTN).

Nah, pada artikel kali ini, CekAja akan coba memaparkan tentang keempat daftar bank BUMN di Indonesia tersebut beserta nilai asetnya.

Kira-kira, siapa ya yang duduki posisi puncak? Yuk, dicek!

(Baca Juga: Jenis-jenis Bank Berdasarkan Fungsi, Kepemilikan dan Operasional)

Daftar Bank BUMN di Indonesia Berdasarkan Nilai Aset

1. Bank BRI

Nilai Aset: Rp 1.447,85 triliun

Dari keempat daftar bank BUMN di Indonesia, faktanya Bank BRI lah yang menduduki posisi satu jika didasarkan pada nilai aset mereka.

Bank yang dinobatkan pertama kali sebagai bank milik pemerintah Indonesia ini, telah ada sejak 16 Desember 1895 silam di Purwokerto.

Sepanjang perjalanannya dalam melayani keuangan masyarakat, Bank BRI terus menunjukkan pertumbuhan aset yang kuat.

Mengutip dari laman Bisnis, tercatat setidaknya Rp 1.447,85 triliun atas nilai aset konsolidasian BRI.

Nilai tersebut mengalami kenaikan hingga 10,89 persen secara tahunan dari nilai sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 1.305,67 triliun.

Dari segi penyaluran kredit pun, BRI termasuk salah satu bank yang mampu menjaga arus kredit tersebut secara sehat, dengan persentase Non-Performing Loan (kredit bermasalah) sekitar 2,99 persen saja dan pencadangan mencapai 237,73 persen.

Kinerja yang baik dari Bank BRI tersebut, terutama dengan melihat asetnya yang mengalami pertumbuhan pesat, membuat bank ini sekaligus mampu menggeser posisi Bank Mandiri, yang sebelumnya raih posisi satu.

2. Bank Mandiri

Nilai Aset: Rp 1.405,85 triliun

Pada kuartal III/2020 Bank Mandiri sukses mencatatkan total aset menjadi Rp 1.405,85 triliun.

Karena hal itu, bank ini pun akhirnya menduduki posisi dua dalam daftar bank BUMN di Indonesia berdasarkan torehan asetnya.

Telah beroperasi sejak 2 Oktober 1998, Mandiri yang kala itu merupakan gabungan dari empat bank pemerintah yang dilikuidasi sekaligus, yakni Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya, Bank Ekspor Impor Indonesia, serta Bank Pembangunan Indonesia.

Meski tidak menempati posisi pertama sebagai bank pemerintah dengan nilai aset yang besar, namun bisa dibilang aset Bank Mandiri justru tumbuh lebih besar sekitar 10,02 persen year on year, dibanding Bank BRI.

Pertumbuhan aset tersebut umumnya didukung oleh kenaikan dana pihak ketiga.

Di mana, banyak pakar ekonomi menilai bahwa bukan tak mungkin bagi Bank Mandiri untuk kembali menyalip posisi BRI dari segi aset.

Akan tetapi, tak sedikit pula yang menganggap jika Bank BRI lah yang bakal tetap berada di posisi puncak.

Mengingat kedua bank tersebut sama-sama memiliki permasalahan yang serupa, terutama pada masa pandemi seperti sekarang.

(Baca Juga: Ini Dia 9 Bank Terbesar di Dunia)

3. Bank BNI

Nilai Aset: Rp 705,1 triliun

Bank BNI juga termasuk dalam daftar bank BUMN di Indonesia yang mengantongi aset besar. Pada kuartal III/2020, total laba bersih yang didapat oleh bank ini mencapai Rp4,32 triliun.

Dari hasil tersebut, bisa dikatakan bahwa bank pemerintah yang diresmikan pada 5 Juli 1946 silam itu mengalami pertumbuhan aset yang kuat, bahkan hingga 12,5 persen year on year.

Seperti halnya Bank Mandiri, peningkatan aset dari Bank BNI sendiri rupanya banyak didapat dari dana pihak ketiga (DPK), sebesar 21,4 persen atau dalam perhitungannya menjadi Rp 705,1 triliun.

Mengutip dari laman CNN Indonesia, jika dilihat dari segi pendapatan non bunga, BNI setidaknya mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,2 persen year on year, yang dinilai jauh lebih membaik ketimbang kuartal dua lalu.

Nah, sebagai bagian dari peningkatan layanan BNI terhadap masyarakat, bank ini pun secara khusus menghadirkan layanan perbankan digital.

Di mana, layanan digital mereka sukses mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 48,1 persen atau sekitar 211 juta transaksi yang telah dilakukan.

4. Bank BTN

Nilai Aset: Rp 356,97 triliun

Bank yang terakhir dan masuk dalam daftar bank BUMN di Indonesia dengan torehan aset besar adalah Bank Tabungan Negara, atau dikenal pula dengan sebutan Bank BTN.

Bank yang telah sejak lama populer akan produk kredit perumahan ini berhasil membukukan aset mereka sebesar Rp 356,97 triliun pada September 2020 lalu.

Dari kenaikan yang positif itu, pihak Bank BTN optimis untuk meningkatkan kinerja perusahaan agar jauh lebih baik lagi di tahun ini.

Malahan pihaknya sendiri telah memasang target, terutama untuk perihal kredit agar dapat naik hingga 9 persen secara year on year.

Mengutip dari laman Kontan, untuk penyaluran kredit di tahun 2021 ini, Bank BTN masih ditopang dari Kredit Pemilikan Rumah alias KPR, baik dalam bentuk subsidi maupun non subsidi.

Mengingat, pada tahun sebelumnya, kredit KPR Bank BTN meningkat pesat hingga 3,29 persen year on year atau menjadi Rp 234,78 triliun.

Nah, itu dia informasi mengenai daftar bank BUMN di Indonesia yang berhasil kantongi aset besar.

Buat kamu yang masih setia dengan menggunakan produk finansial dari salah satu bank tersebut, bisa juga mengajukannya lewat CekAja.com.

Yang terbaru, CekAja menghadirkan produk kartu kredit dari Bank BNI.

Kamu dapat mengajukan kartu kredit ataupun membandingkan dulu jenis kartu kredit Bank BNI yang sekiranya paling pas dengan gaya hidup maupun profil keuanganmu.

Semua proses membandingkan hingga pengajuan di CekAja.com dijamin mudah, karena seluruhnya dilakukan secara online.

Sehingga, kapan pun dan di mana pun kamu membutuhkan kartu kredit, bisa langsung mengakses ketersediaan produknya di CekAja. Gimana, mudah bukan?

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, langsung cek kartu kredit terbaik versi kamu, dan ajukan sekarang juga hanya di CekAja.com!

Advertisement