10 Gaya Hidup yang Bikin Boros, Jangan Ditiru Kalau Tak Mau Merana!

Ada banyak sekali contoh gaya hidup yang bikin boros. Beberapa diantaranya akan dibahas CekAja secara detil lewat artikel ini. Dan berikut informasinya.

Gaya hidup dan kondisi keuangan adalah dua hal yang berbeda namun memiliki keterikatan yang serupa.

Mengapa begitu? Sebab, gaya hidup nantinya akan mempengaruhi bagaimana kondisi keuangan seseorang.

Seperti yang kita tahu, setiap orang tentu saja memiliki gaya hidup yang tak sama. Ada yang memang ingin hidup sederhana, namun enggak sedikit pula yang menerapkan gaya hidup kelas atas.

Nah, yang jadi permasalahannya, terkadang ada saja individu yang memaksakan diri untuk bergaya selayaknya orang berada. Tetapi, ia lupa bahwa kondisi keuangannya tidak selaras dengan apa yang dijalani.

Alhasil, bukannya merasa bahagia, dia akan terus merasa kurang dengan harta yang dimiliki, terlebih jika sesuatu yang diinginkan belum tercapai.

Lantas, dari sekian banyak gaya hidup yang tergambar jelas dalam kehidupan, apa saja sih beberapa diantaranya yang bikin boros?

(Baca Juga: Ini Dia 7 Metode Menabung Unik)

Beragam Gaya Hidup yang Bikin Boros Uang

1. Kecanduan transaksi non tunai

Siapa disini yang menerapkan sistem cashless dalam berbelanja? Meski praktis karena tak perlu membawa banyak uang tunai, namun ini termasuk gaya hidup yang bikin boros lho.

Tak percaya? Lihat saja mutasi rekeningmu sekarang. Akibat penggunaan transaksi non tunai seperti kartu debit atau kredit, aktivitas pembayaran akan semakin tidak terkontrol.

Pasalnya, dengan penggunaan kartu maupun dompet digital, terkadang orang bakal langsung kalap untuk membeli apa yang diinginkannya.

Beda cerita jika menggunakan transaksi tunai, yang tentu saja bisa membuat kita menahan diri untuk membeli sesuatu karena keterbatasan uang yang dimiliki.

2. Terus-menerus menggunakan kartu kredit

Menggunakan kartu kredit untuk sesuatu yang sifatnya penting dan dibutuhkan tentu sah-sah saja. Tapi, apa jadinya ya jika kamu memakai kartu kredit secara terus-menerus?

Jawabannya pasti sudah kamu ketahui. Ya, penggunaan kartu kredit dalam jangka panjang, terutama untuk transaksi sehari-hari, bukanlah pilihan yang tepat.

Malahan, pemakaian kartu kredit inilah yang kita sebut sebagai gaya hidup yang bikin boros.

Karena, dari skema penggunaannya yakni ‘tinggal gesek’ saja, maka semua tagihannya di akhir pasti akan membengkak.

Belum lagi dengan perhitungan suku bunganya yang tak jarang akan membuat kamu kian merasa kesusahan untuk melunasinya.

3. Selalu menggunakan ojek online

Selain kecanduan transaksi non-tunai dan penggunaan kartu kredit, ada lagi gaya hidup yang bikin boros, yakni menggunakan layanan ojek online.

Tanpa sadar, penggunaan ojek online, terutama untuk aktivitas sehari-hari akan membuat keuangan kamu kian menipis.

Apalagi jika digunakan di kota besar seperti Jakarta, yang mana terkadang tarifnya lumayan menguras kantong saat kemacetan terjadi.

Memang, di saat situasi darurat, ojek online jadi satu-satunya alternatif yang tepat. Namun, beda halnya kalau layanan ini kamu gunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Sebaliknya, gunakan saja kendaraan pribadi atau kalau ingin lebih hemat lagi, gunakan transportasi umum sebab biayanya terjangkau.

(Baca Juga: Cara Menabung Puluhan Juta Gaji UMP)

4. Selalu membeli makanan secara online

Tak sempat memasak atau justru malas melakukannya? Kurang-kurangin deh sikap yang seperti itu.

Pasalnya, saat kita malas, satu-satunya solusi yang dipilih pasti dengan memesan makanan secara online.

Memang sih, memesan makanan via online jauh lebih praktis. Tapi jika dilakukan rutin, justru menjadi gaya hidup yang bikin boros keuangan pribadi lho.

Sebabnya pasti sudah kamu tahu kan? Ketika memesan makanan secara online, otomatis kita bakal dikenai biaya pembeliannya sekaligus ongkir.

Nah, ongkir ini biasa tergantung dari jarak restoran ke tempat tujuan. Semakin jauh jaraknya, semakin besar pula biayanya.

5. Malas membawa bekal makan siang

Hampir serupa dengan poin sebelumnya, di mana salah satu gaya hidup yang bikin boros dan ‘sumber’ pundi-pundi rupiah menipis ialah malas atau enggan membawa bekal makan siang.

Kondisi seperti itu biasanya dialami oleh pekerja kantoran. Mereka yang malas membawa makan siang, umumnya akan membeli secara online atau di tempat yang jaraknya dekat dengan kantor.

Namun, makanan yang di jual dekat dengan kantor rata-rata dipatok harga cukup tinggi.

Jika biasanya kamu menikmati seporsi nasi, sayur, dan lauk berupa ayam hanya Rp12 ribu, mungkin kalau di tempat makan dekat kantor bisa menjadi Rp20 ribu ke atas harganya.

Bayangkan saja apabila sehari-hari kamu harus mengeluarkan uang Rp20 ribu dan itupun belum termasuk uang jajan saat waktu istirahat sore tiba.

Bisa jadi nih, dalam satu hari kamu akan mengeluarkan uang sebesar Rp50 ribu. Coba dihitung untuk perkiraan sebulan, pasti mencapai jutaan bukan?

6. Terlalu sering nongkrong

Gaya hidup yang bikin boros berikutnya adalah terlalu sering nongkrong di restoran mahal atau coffee shop kekinian.

Kepopuleran nongkrong di restoran maupun coffee shop yang punya dekoran ciamik, biasanya akan membuat masyarakat kepengin mencobanya.

Sekali dua kali mungkin tak masalah, namun kalau berulang dan dilakukan hampir setiap hari, justru bisa jadi ‘malapetaka’ buat keuangan kamu.

Belum lagi, kalau setelahnya kamu harus membayar tagihan kartu kredit atau tagihan bulanan.

Bisa-bisa pendapatan yang dipunya, terutama untuk simpanan masa depan semakin menipis.

7. Senang berbelanja barang branded

Gaya hidup yang bikin boros lainnya adalah karena senang berbelanja barang branded. Berbelanja barang branded tak jarang membuat orang harus merogoh kocek dalam.

Memang sih, memiliki barang branded punya kepuasan tersendiri, apalagi jika bisa membelinya dengan uang hasil bekerja. Namun, coba dipikirkan lagi.

Kalau dilakukan secara terus-menerus, terlebih jika pendapatan yang dimiliki masih pas-pasan, apakah worth it untuk membelinya? Tentu tidak, bukan?

8. Pelarian ‘me-time’ ke salon

Ketika penat akan pekerjaan, terkadang wanita akan menghabiskan waktunya untuk me-time. Momen ini seringnya dilakukan dengan merawat tubuh ke salon.

Tapi, pergi ke salon tiap kamu ingin menghabiskan waktu sendiri atau sebagai pelarian di saat sedang penat, rasanya salah juga.

Pasalnya, tarif yang diberlakukan, terutama jika kamu mengandalkan salon ternama tentu tak murah.

Untuk satu kali perawatan saja, misalnya creambath, kamu akan dikenai biaya sekitar Rp100 ribu ke atas.

9. Menjadi perokok aktif

Meski terdengar sepele, namun menjadi seorang perokok aktif juga dianggap sebagai salah satu contoh gaya hidup yang bikin boros.

Betapa tidak, untuk satu bungkus rokok saja, biasanya seorang perokok aktif akan mengeluarkan uang sekitar Rp20 ribu.

Tidak besar memang, namun mustahil saja jika dalam satu minggu, seorang perokok hanya menghabiskan satu bungkus.

Paling tidak ia akan menghabiskan dua hingga tiga bungkus, termasuk jika berbagi dengan orang sekitar.

Nah kalau ditotalkan, mungkin pengeluaran hanya untuk rokok saja bisa mencapai ratusan ribu.

Itu belum termasuk pengeluaran lainnya lho, seperti membeli kebutuhan sehari-hari, atau sekedar nongkrong.

10. Tidak berhenti travelling

Terakhir, gaya hidup yang bikin boros adalah bila kamu kecanduan travelling.

Menyenangkan memang, tapi saat bepergian biasanya kita harus mengeluarkan banyak uang, apalagi jika menggunakan transportasi udara.

Selain tiket transportasi, kamu juga tentunya harus menyisihkan uang untuk akomodasi serta kebutuhan makan bukan?

Nah, jadi ada baiknya travelling dilakukan saat kamu memang sudah menyiapkan dananya sekaligus di saat kamu benar-benar membutuhkannya saja.

Yuk, Ubah Gaya Hidup dengan Menabung

Itu tadi beberapa contoh mengenai gaya hidup yang bikin boros dan tak seharusnya diikuti, terutama untuk jangka panjang.

Selain mengubah gaya hidup menyesuaikan dengan kemampuan finansial, ada baiknya pula untuk kamu memulai investasi seperti menabung.

Salah satu pilihan menabung yang tepat dan praktis untuk dilakukan adalah melalui CekAja.com.

Di CekAja, kamu akan mendapat layanan terbaik untuk pembukaan rekening tabungan dari mitra bank terpercaya.

Segala prosesnya juga mudah, karena dilakukan secara online. Penasaran?

Yuk, langsung klik tabel di bawah ini untuk pengajuan rekening tabungannya.