Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

11 menit waktu bacaan

Intip 15 Tanaman Obat di Rumah yang Kaya Manfaat. Apa Saja?

by Nadhillah Kusindriani on 23 March, 2020

Jika melihat orang-orang yang tinggal di perkotaan, mungkin hanya segelintir orang yang memiliki kebun atau puh lahan khusus untuk tanaman obat di rumah. Namun, jika melihat orang-orang yang di pedesaan, masih banyak sekali yang menanam tanaman obat di rumah.

tanaman obat di rumah

Sejatinya, menanam tanaman obat di rumah tidak hanya membuat rumah mu tampak asri, tetapi kamu juga bisa menggunakannya sebagai obat herbal.

Tanaman obat tidak hanya berbentuk tumbuhan berdaun saja, melainkan buah-buahan dan beberapa tanaman berbunga juga bisa dijadikan tanaman obat.

Namun, apakah kamu tahu apa saja tumbuhan yang termasuk tanaman obat dan manfaatnya? Untuk itu, CekAja.com akan mengulas tentang tanaman obat di rumah, mulai dari definisi, manfaat hingga jenisnya yang telah dirangkum khusus untuk kamu. Yuk, simak bersama-sama!

Apa Itu Tanaman Obat?

Sebelum membahas lebih jauh manfaat dan jenis tanaman obat di rumah, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu definisi dari tanaman obat itu sendiri.

Menurut World Health Organization (WHO), tanaman obat merupakan tanaman yang digunakan untuk pengobatan. Tidak hanya itu, WHO juga mendefinisikan tanaman obat sebagai bahan asli yang digunakan untuk pembuatan obat herbal.

Mudahnya, tanaman obat merupakan jenis tanaman yang seluruh bagiannya, mulai dari daun, batang, bunga, buah, hingga akarnya bisa digunakan sebagai bahan untuk ramuan obat-obatan herbal.

Biasanya, tanaman obat digunakan sebagai obat alternatif disamping penggunaan obat-obatan kimia. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meminimalisir efek samping yang akan ditimbulkan dari obat-obatan kimia atau medis tersebut.

(Baca Juga: Cara Menanam Jahe Merah Termudah Hasil Melimpah)
Kegunaan Tanaman Obat

Jika sebelumnya kamu sudah mengetahui definisi dari tanaman obat, kini saatnya kamu mengetahui apa saja kegunaan dari tanaman obat. Terlebih jika kamu pribadi memiliki tanaman obat di rumah.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan, bahwa kegunaan dari tanaman obat sendiri sebenarnya terbagi menjadi tiga, diantaranya yaitu:

  • Tanaman obat atau beberapa bagiannya dapat digunakan sebagai jamu atau bahan obat tradisional.
  • Tanaman obat atau beberapa bagiannya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan obat.
  • Tanaman obat atau beberapa bagiannya dapat diekstraksi. Di mana ekstrak dari tanaman tersebut dapat digunakan sebagai obat.

Nah, banyak sekali bukan kegunaan dari tanaman obat? Apalagi, tanaman obat memiliki segudang manfaat, seperti memberikan efek antioksidan, analgesik hingga antiradang ke dalam sistem metabolisme tubuh.

Karena banyaknya manfaat yang diberikan, membuat tanaman obat kerap kali dikonsumsi oleh sebagian masyarakat, sebagai obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Diantaranya seperti demam, flu, batuk, pilek, sakit perut, sakit kepala, hingga gangguan pencernaan.

Tidak hanya digunakan sebagai obat alternatif, tetapi juga digunakan untuk beberapa bahan pembuatan produk kecantikan, makanan, minuman hingga digunakan dalam industri spa tradisional.

Jenis Tanaman Obat di Rumah

Melihat banyaknya kegunaan dan manfaat dari tanaman obat, maka kamu bisa menanam beberapa jenis tanaman obat di rumah. Sejatinya, ada beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di rumah, mulai dari tanaman berbuah, berbunga, berdaun hingga jenis tanaman rempah-rempah.

Untuk itu, di bawah ini merupakan 15 tanaman obat yang digolongkan ke dalam empat kategori, diantaranya akan dijelaskan sebagai berikut.

Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Buah

Jenis tanaman obat yang pertama adalah buah-buahan. Beberapa buah yang bisa kamu gunakan sebagai obat dan tanam di rumah, yaitu:

  • Belimbing Wuluh

Belimbing Wuluh - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Buah

Belimbing wuluh menjadi salah satu tanaman obat jenis buah-buahan yang bisa kamu tanam di rumah. Buah yang satu ini sangat kaya akan vitamin C, flavonoid, asam format, saponin, peroksidase, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, belimbing juga memiliki kandungan asam oksalat yang bagus untuk dikonsumsi, khususnya untuk yang mempunyai masalah pada ginjal. Dari beberapa kandungan tersebut, terdapat khasiat yang bisa kamu nikmati.

Di antaranya yaitu belimbing dapat meredakan batuk, menyembuhkan sariawan, sakit gigi karena berlubang, memperbaiki fungsi pencernaan, rematik, hipertensi, gusi berdarah dan penyakit lainnya.

Selain memiliki banyak khasiat, belimbing juga sangat lezat dan menyegarkan. Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk buah utuh atau pun diolah menjadi sayur, jus atau pun rujak.

  • Pepaya

Pepaya - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Buah

Buah-buahan selanjutnya adalah pepaya. Jenis tanaman obat yang satu ini banyak dikenal sebagai obat untuk melancarkan pencernaan. Hal tersebut dikarenakan papaya memiliki serat tinggi yang baik untuk pencernaan.

Namun tidak hanya buahnya saja yang bisa dikonsumsi sebagai obat, tetapi daun pepaya juga bermanfaat untuk menyembuhkan dan meredakan beberapa penyakit. Beberapa khasiat daun pepaya untuk kesehatan, di antaranya:

  • Meredakan sakit saat menstruasi
  • Mengobati demam berdarah (DBD)
  • Sebagai pengontrol tekanan darah
  • Sebagai antikanker
  • Mengobati gangguan fungsi pencernaan

Untuk bisa mendapatkan khasiat tersebut, kamu bisa mengonsumsinya dengan cara memakan buahnya secara langsung atau pun mengolahnya terlebih dahulu menjadi lalapan, sayur santan hingga rujak buah.

  • Alpukat

Alpukat - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Buah

Alpukat menjadi salah satu buah-buahan yang masuk ke dalam tanaman obat di rumah. Untuk kamu yang memiliki kebun atau pun lahan lebih, bisa digunakan untuk menanam buah alpukat.

Sebab, alpukat memiliki banyak kandungan baik di antaranya, yaitu vitamin C, vitamin B, fosfor, lemak baik, kalsium dan zat besi. Kandungan lemak baik pada alpukat sangat bermanfaat untuk sistem kardiovaskular.

Tidak hanya lezat, namun mengonsumsi buah alpukat juga membantu meminimalisir inflamasi pada dinding perut dan sistem pencernaan. Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk buah utuh, atau pun sebagai makanan pendamping, seperti pengganti butter pada roti.

Kamu juga bisa mengolah buah alpukat menjadi rujak. Caranya, yaitu mencampurkan alpukat dengan susu kental manis atau pun gula merah, lalu aduk rata. Namun, alangkah lebih baik jika kamu mengonsumsinya sebagai buah utuh, agar manfaatnya terasa lebih maksimal.

  • Jeruk Nipis

Jeruk Nipis - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Buah

Terakhir ada jeruk nipis sebagai tanaman obat di rumah jenis buah-buahan. Rasanya, sudah banyak orang yang mengetahui kegunaan dan manfaat dari jeruk nipis, salah satunya adalah sebagai pereda batuk dan radang tenggorokan.

Bagi kamu yang suka mengonsumsi jeruk nipis, kabarnya akan terhindar dari beberapa jenis penyakit, seperti vertigo, tekanan darah tinggi, batu ginjal, difteri, amandel, ambeien hingga panu.

Kamu bisa mengonsumsi jeruk nipis sebagai obat pereda dahak dan mencampurkannya dengan kecap manis. Selain itu, jeruk nipis juga kerap kali dijadikan bahan pelengkap untuk membuat sambal hingga diolah menjadi racikan minum teh.

(Baca Juga: Manfaat Kunyit Putih Untuk Kesehatan Yang Mengejutkan)
Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Bunga

Tumbuhan berbunga nyatanya juga masuk ke dalam salah satu jenis tanaman obat. Ada beberapa bunga yang bisa dikonsumsi dan memiliki segudang khasiat baik untuk tubuh, seperti:

  • Bunga Matahari

Bunga Matahari - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Bunga

Seperti yang diketahui, bunga matahari memiliki penampilan yang sangat indah dipandang. Sebagian di antara kamu mungkin tidak menyadari, kalau bunga yang satu ini bisa kamu gunakan sebagai obat herbal keluarga.

Pasalnya, bunga matahari memiliki kandungan vitamin, kalsium, kalium, dan magnesium yang tersebar di seluruh bagian tanaman ini, mulai biji hingga minyak bunga matahari itu sendiri.

Khasiat dari bunga matahari pun sangat banyak, diantaranya yaitu dapat menjaga kesehatan kulit tubuh, mencegah osteoporosis, diabetes kram otot, menjadi obat anti inflamasi hingga membantu proses diet.

  • Kumis Kucing

Kumis Kucing - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Bunga

Tanaman berbunga yang satu ini selain terkenal akan keindahannya, juga terkenal akan segudang khasiatnya. Di mana, ia sangat bermanfaat dalam melancarkan saluran kemih bagi penderita penyakit batu ginjal.

Tidak hanya itu, khasiat lainnya yang dimiliki kumis kucing yaitu mampu mengobati asam urat, rematik, hipertensi, diabetes, hingga batuk sekalipun.

Untuk mendapatkan khasiat tersebut, kamu bisa merebus beberapa helai daun kumis kucing dengan air secukupnya, lalu diminum. Dengan begitu, kamu akan sembuh dari masuk angin dan sakit pinggang.

  • Kemuning

Kemuning - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Bunga

Sebagian dari kamu mungkin hanya mengetahui kemuning sebagai tanaman hias saja. Namun ternyata, kemuning memiliki 60 kandungan senyawa minyak atsiri pada bagian daunnya.

Tidak hanya itu, kandungan lain yang dimiliki bunga ini di antaranya yaitu alkaloid indol, alkaloid tanin, flavonoid, saponin, kumarin dan glikosida jantung.

Dari kandungan-kandungan tersebut, kemuning juga dapat digunakan untuk menghindari terjadinya pembekuan darah atau koagulasi.

Jika kemuning diekstraksi, maka ekstraknya berfungsi sebagai penurun jumlah glukosa dalam darah atau mudahnya sebagai obat untuk penderita diabetes. Bagaimana, sangat berkhasiat bukan?

  • Bunga Kenop

Bunga Kenop - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Bunga

Jenis tanaman berbunga yang terakhir adalah bunga kenop. Bunga yang dikenal sebagai bunga kancing ini berasal dari Asia dan Amerika.

Bunga kenop sejatinya memiliki beragam khasiat, diantaranya yaitu mampu meredakan demam, sakit kepala, menyembuhkan radang mata, batuk, disentri, asma hingga mampu menambah nafsu makan.

Jika ingin menanam tanaman obat yang satu ini di rumah, proses pemeliharaan yang perlu kamu lakukan sangat mudah. Kamu hanya perlu menyiram sesuai dengan jadwalnya, mengecek sensor kelembapan tanah dan melakukan pemupukan secara reguler.

Untuk mendapat khasiat utuh dari bunga kenop, kamu bisa merebus 10 kuntum bunga dengan jahe. Setelah itu, kamu bisa meminumnya secara rutin sebanyak tiga kali sehari.

Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Rempah-rempah

Sebelumnya kamu sudah mengetahui delapan jenis tanaman obat dalam bentuk buah-buahan dan bunga. Kini saatnya kamu mengetahui tanaman obat dalam bentuk rempah-rempah, di antaranya seperti:

  • Kencur

Kencur - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Rempah-rempah

Tanaman obat dalam bentuk rempah yang pertama adalah kencur. Tanaman ini memiliki beberapa kandungan, di antaranya yaitu minyak atsiri, saponin, polifenol, asam cinnamic, mineral, alkaloid, bomeol, ethyl aster dan beberapa kandungan lainnya.

Tanaman dengan nama latin Kaempferia galangal ini memiliki banyak sekali khasiat baik untuk tubuh, seperti membantu menambah stamina dan nafsu makan, melancarkan haid, mengobati flu, diare, radang lambung, sakit kepada dan batuk berdahak.

Tidak hanya itu, sebuah penelitian dari Bangladesh mengungkap fakta menarik, bahwa kencur nyatanya mampu mengurangi rasa cemas dan stress, karena memiliki sifat antidepresan.

  • Kunyit

Kunyit - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Rempah-rempah

Jenis tanaman obat dalam bentuk rempah lainnya adalah kunyit. Seperti yang diketahui, warna oranye pada kunyit ternyata berasal dari zat kurkumin yang dikandungnya.

Tidak hanya itu, kurkumin juga berkhasiat dalam membantu menjaga kesehatan dan melindungi diri dari terpaan berbagai macam penyakit, seperti mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, menyembuhkan radang gusi, demam, gatal-gatal, dan sebagainya.

Untuk bisa mendapat khasiatnya, kamu bisa memarut beberapa potong kunyit dan taruh ke dalam gelas. Setelah itu tambahkan air, satu sendok madu atau gula merah dan jeruk nipis.

Minum ramuan kunyit tersebut setiap pagi sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu. Selain diolah sebagai minuman, kamu juga bisa menggunakannya sebagai rempah-rempah bahan masakan.

  • Jahe

Jahe - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Rempah-rempah

Tanaman obat dalam bentuk rempah-rempah yang selanjutnya adalah jahe. Untuk kamu yang ingin menanam jahe di rumah, tentu sangat bisa dilakukan. Sebab, budidaya tanaman obat di rumah sangat mudah.

Jahe biasanya dikonsumsi sebagai minuman untuk menghangatkan tubuh. Namun tidak hanya itu, jahe juga mampu mengatasi gangguan pencernaan, vertigo, rematik, meredakan sakit haid, mual saat hamil hingga mengobati infeksi saluran pernapasan bagian atas.

Aturan dalam mengonsumsi jahe pun tidak boleh berlebihan. Pasalnya, hal tersebut akan meningkatkan risiko efek samping, seperti sakit perut, heartburn, perut kembung hingga iritasi pada mulut.

Maka dari itu, sebaiknya kamu konsumsi jahe sebanyak satu sendok teh atau tidak lebih dari 5 gram setiap harinya.

  • Temulawak

Temulawak - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Rempah-rempah

Terakhir ada temulawak yang masuk ke dalam jenis tanaman obat bentuk rempah-rempah. Memiliki bentuk dan warna yang serupa dengan kunyit, tanaman yang satu ini mampu menambah nafsu makan.

Tanaman yang memiliki nama lain curcuma ini juga memiliki segudang manfaat dan khasiat baik untuk tubuh, diantaranya yaitu mampu mengatasi pegal-pegal, sakit kuning, gangguan lambung, irritable bowel syndrome (IBS) dan lain sebagainya.

Sama seperti jahe, temulawak juga tidak bisa dikonsumsi secara berlebihan. Sebab, akan menimbulkan efek samping jangka panjang, berupa iritasi lambung hingga muntah.

(Baca Juga: 10 Tanaman Obat Kanker, Dari Bajakah Sampai Alang-alang)
Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Daun

Jenis tanaman obat yang terakhir adalah daun-daunan. Adapun beberapa jenis daun-daunan yang bisa kamu gunakan sebagai tanaman obat, yaitu:

  • Kangkung

Kangkung - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Daun

Sayuran atau daun-daunan yang pertama adalah kangkung. Sayuran yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Sebab, kangkung tidak hanya tinggi akan serat, tetapi juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Beberapa manfaat dari mengonsumsi kangkung di antaranya, yaitu mampu mengatasi cacar air, sakit kepala, sariawan, sakit gigi, wasir dan sembelit hingga insomnia.

  • Lidah Buaya

Lidah Buaya - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Daun

Berikutnya adalah lidah buaya yang masuk ke dalam jenis tanaman obat dalam bentuk daun-daunan. Tanaman yang belakangan ini banyak digemari wanita ini meng-klaim dirinya mampu menjaga kelembapan kulit dan menghambat penuaan.

Dalam dunia medis, lidah buaya juga mampu membantu menyembuhkan luka kulit dengan cepat. Selain itu, lidah buaya juga mampu meningkatkan sistem imun tubuh dan menetralisir sistem pencernaan.

Jika ingin menanam lidah buaya, kamu tidak perlu membutuhkan lahan khusus, sebab kamu bisa menanamnya di dalam pot. Pastikan bahwa tanaman lida buaya mu terpapar sinar matahari agar dapat tumbuh besar dengan cepat.

  • Seledri

Seledri - Tanaman Obat di Rumah dalam Bentuk Daun

Tanaman obat yang terakhir adalah seledri. Tanaman yang satu ini biasanya dikonsumsi sebagai makanan pelengkap, seperti lalapan dan sebagainya.

Meski memiliki aroma yang kurang sedap, namun seledri nyatanya mempunyai segudang manfaat yang baik untuk tubuh, seperti mampu mengobati rematik, menurunkan tekanan darah, diabetes, mata kering dan asma.

Nah, kamu sudah mengetahui beberapa informasi tentang tanaman obat, mulai dari definisi, manfaat hingga jenis tanaman obat di rumah. Dari beberapa jenis tanaman obat di atas, sebagian ada yang bisa ditanam di pot kecil, dan sebagian lainnya harus ditanam di lahan khusus yang cukup besar.

Dalam membuat sebuah lahan, tentu kamu membutuhkan dana yang cukup besar. Terlebih, kamu juga harus membeli beberapa pot dan bibit tanaman obat yang akan kamu tanam.

Namun, jika dana yang kamu miliki belum mencukupi, kamu tidak perlu khawatir. Sebab, kamu bisa mengajukan pinjaman dana tunai (KTA) dengan mudah dan cepat hanya di CekAja.com. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang!

Tentang Penulis