Sederet Kredit UMKM Pemerintah untuk Semua Kalangan Pebisnis

Berbagai kredit UMKM Pemerintah tentu saja sudah tak asing lagi bagi para pebisnis. Nah, buat kamu yang ingin mencoba layanan bantuan keuangan tersebut, yuk cek dulu berbagai fakta menariknya di sini.

Sekilas Tentang Kredit UMKM Pemerintah

Tiap pelaku usaha UMKM tentu memiliki masalah yang sama, terutama saat ingin mengembangkan bisnisnya. Masalah ini tak lain seputar modal, yang terkadang perhitungannya di luar perkiraan awal.

Alhasil, para pengusaha UMKM mesti menempuh alternatif lain seperti mengajukan kredit, baik melalui program Pemerintah, ataupun lewat layanan financial technology (fintech).

Dari kedua alternatif tersebut, sebagian pengusaha masih setia dengan menggunakan layanan kredit milik Pemerintah.

Kredit UMKM Pemerintah ini dikenal pula dengan sebutan Kredit Usaha Rakyat, atau singkatnya KUR.

KUR bisa dibilang selayaknya fasilitas pembiayaan untuk membantu para pelaku usaha UMKM.

Dananya sendiri merupakan anggaran dari Pemerintah yang disalurkan ke beberapa pihak bank.

Pemerintah Kucurkan Rp66,99 Triliun lewat Perbankan untuk Kredit UMKM

Mengutip dari laman Kontan, di tahun ini, rencananya Pemerintah bakal menganggarkan dana hingga mencapai Rp66, 99 triliun kepada pihak perbankan.

Hal itu dilakukan semata-mata untuk menambah likuiditas, saat menyalurkan kreditnya terhadap dunia usia, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah.

Adapun perbankan yang nantinya menerima kucuran dana dari Pemerintah adalah bank pembangunan daerah, himpunan bank milik negara, serta bank syariah.

Sementara menyoal bunga penempatannya, mengacu pada Surat Keputusan Bersama antara BI dan Kementerian Keuangan terkait burden sharing. Yang pasti, bunganya bakal dikisaran 2,8 persen.

(Baca Juga: KTA Bank atau P2P Lending, Mana yang Lebih Untung?)

Daftar Bank yang Menjadi Penyalur Kredit UMKM Pemerintah

Mengacu pada laman resmi Kredit Usaha Rakyat, berikut ini beberapa bank yang diketahui telah menjadi penyalur kredit UMKM Pemerintah.

1. KUR BRI

Dengan komitmen yang kuat untuk terus berkontribusi memajukan usaha UMKM, Bank BRI hadir dengan produk pinjamannya, yang diberi nama KUR BRI.

Produk ini termasuk kredit UMKM Pemerintah dengan jumlah maksimum pinjaman mencapai Rp50 juta.

Sementara menyoal suku bunganya, KUR BRI termasuk yang ringan, kira-kira hanya 6 persen saja per tahunnya.

Tidak hanya itu saja, keunggulan berikutnya dari produk pinjaman ini adalah masa tenor yang fleksibel, di mana nasabah dapat menentukan waktu cicilan, yang terhitung mulai dari 12, 18, sampai 24 bulan.

Sebagai tambahan informasi, KUR BRI ini juga bebas biaya administrasi maupun biaya provisi.

2. KUR Mandiri

Selain KUR BRI, program Kredit UMKM Pemerintah juga disalurkan ke Bank Mandiri.

Hadirnya produk KUR Mandiri ini diyakini mampu meningkatkan kapasitas daya saing UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan menanggulangi kemiskinan.

Dari segi fitur dan manfaat, KUR Mandiri sendiri termasuk yang banyak untungnya.

Betapa tidak, dengan limit pinjaman hingga Rp500 juta, kredit usaha rakyat ini menawarkan proses pengajuan yang mudah, syarat simple, hingga suku bunga ringan yakni 6 persen per tahunnya.

Sedangkan, jika kita berbicara mengenai jenis produknya, KUR Bank Mandiri terbagi menjadi empat jenis, yaitu KUR Mikro, KUR Ritel, KUR Penempatan TKI, dan KUR Khusus.

KUR Mikro adalah kredit dengan limit maksimal Rp25 juta dan berjangka waktu maksimal 2 tahun.

Berbeda dengan KUR Mikro, KUR Ritel justru menawarkan kredit dengan limit yang lebih besar, yakni di atas Rp25 juta hingga maksimal Rp200 juta.

Jangka waktu angsurannya kurang lebih 3 tahun (khusus kredit modal kerja), dan 5 tahun (khusus kredit investasi).

Lalu, ada pula KUR Penempatan TKI, yang menawarkan limit kredit maksimal sampai dengan Rp25 juta dalam jangka waktu angsuran maksimal 12 bulan.

Terakhir, adalah KUR Khusus, yang menyediakan limit pinjaman di atas Rp25 juta hingga Rp500 juta.

KUR ini termasuk jenis pinjaman paling besar, yang diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersamaan untuk komoditas perkebunan rakyat, peternakan, serta perikanan rakyat.

3. KUR BNI

Kredit UMKM Pemerintah yang berikutnya disediakan oleh Bank Negara Indonesia. KUR BNI tersedia dengan limit mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta.

Suku bunganya termasuk yang ringan seperti KUR BRI maupun KUR Mandiri, yaitu maksimal 6 persen efektif anuitas per tahun. Lalu, untuk urusan jangka waktu angsurannya, Bank Mandiri menawarkan dua ketentuan.

Pertama, khusus Kredit Modal Kerja, maksimal jangka waktu angsurannya selama 3 tahun. Dan kedua, khusus Kredit Investasi, maksimal masa angsurannya hingga 5 tahun.

4. KUR BTN

Tak kalah menarik dari ketiga jenis kredit UMKM Pemerintah di atas, kredit usaha rakyat dari Bank BTN pun, dapat digunakan sebagai solusi pembiayaan modal kerja dan investasi bagi pelaku usaha UMKM.

KUR BTN ini tersedia dengan besaran plafon hingga Rp500 juta dan suku bunga hanya 6 persen per tahunnya.

Sedangkan untuk masa pelunasan kredit, BTN menawarkan beberapa pilihan tenor, minimal 3 tahun dan maksimalnya 5 tahun dengan perpanjangan sampai 7 tahun lamanya.

(Baca Juga: 5 Jenis KTA yang Harus Diketahui Calon Debitur)

5. KUR BCA

Selanjutnya hadir pula KUR BCA yang termasuk dalam jenis kredit UMKM Pemerintah.

Pinjaman ini dapat menjadi solusi pembiayaan terbaik, apalagi untuk bisnis yang belum memenuhi syarat pengajuan modal kerja maupun kredit investasi dari bank.

Terdapat dua produk KUR yang ditawarkan oleh Bank BCA, yaitu KUR BCA dan KUR BCA Plus.

Jika dibandingkan keduanya, KUR BCA Plus lah yang termasuk pinjaman dengan limit besar.
Total pendanaan yang disalurkan pun bahkan bisa mencapai Rp500 juta, dengan masa tenor hingga 48 bulan lamanya.

6. KUR Maybank

Kredit UMKM Pemerintah yang lainnya adalah produk KUR dari Maybank.

Besaran pembiayaan yang diberikan oleh Maybank untuk program ini adalah sekitar Rp500 juta, dan dapat diangsur hingga 5 tahun lamanya.

Untuk mencoba layanan KUR Maybank sendiri, calon debitur mesti menyertakan jaminan berupa tanah atau bangunan. Contohnya seperti rumah, kantor, kios, pabrik, gudang, serta jaminan tunai.

7. KUR Mikro BTPN

Kredit UMKM Pemerintah yang terakhir datang dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).

Hadir dengan nama KUR Mikro, produk pinjaman dari BTPN ini menawarkan nilai plafon yang beragam, terkecilnya adalah Rp1 juta dan nominal paling besar Rp25 juta, dengan maksimal tenor hingga 60 bulan lamanya.

Fasilitas KUR Mikro ini bisa digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi.

Tidak hanya itu saja, Bank BTPN pun memberikan kesempatan bagi seluruh debitur agar turut mencoba pelatihan yang gunanya untuk meningkatkan kemampuan usaha mereka.

Nah, itu dia sederet kredit UMKM Pemerintah yang memang ditujukan bagi pelaku usaha.

Selain lewat program KUR, kamu juga dapat mengajukan pinjaman modal usaha melalui fitur KTA yang tersedia di CekAja.com.

CekAja hadir untuk membantu masyarakat Indonesia memutuskan pilihan finansialnya agar apa yang diajukan sesuai dengan kebutuhan maupun kondisi finansial.

Produk KTA yang tersedia di CekAja juga bukan abal-abal. Sebab, sebagai situs perbandingan, CekAja hadir dengan berbagai pilihan pinjaman KTA dari mitra bank yang terpercaya.

Layanan kami pastinya sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Sehingga kamu enggak perlu ragu lagi akan kualitasnya.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk segera ajukan KTA di CekAja.com, dan nikmati sistem cicilan ringan dengan ketentuan bunga yang rendah.