7 Makanan dan Minuman Perangsang Kontraksi Kelahiran, Bumil Wajib Tahu!

Makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran memang biasa dikonsumsi oleh ibu hamil mendekati waktu persalinannya. Nah berikut ini, jenis makanan dan minumannya yang CekAja rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

Adakah Makanan dan Minuman Perangsang Kontraksi Kelahiran?

Mendekati masa persalinan, biasanya seorang bumil sudah banyak mempersiapkan berbagai hal untuk memudahkan ia melewati masa tersebut.

Salah satu yang sering dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran.

Mengutip dari laman Hello Sehat, menurut tinjauan dr. Damar Upahita, memang ada beberapa jenis makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran.

Namun, jenis makanan dan minuman tersebut belum memiliki hasil yang benar-benar signifikan bagi ibu dan calon bayinya.

Meski begitu, adanya makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran pun boleh saja dikonsumsi selama masih dalam batas wajar, dan sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dulu ke dokter kandungan.

Sebab, tujuan mengonsumsi makanan dan minuman tersebut juga untuk membantu induksi alami sebelum proses melahirkan tiba.

Dalam dunia medis sendiri, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan tertentu, tergantung dari kondisi sang ibu.

Ketika air ketuban sudah pecah atau karena plasenta lepas dari dinding rahim, tetapi belum tampak tanda-tanda melahirkan, maka salah satu solusi terbaik yang dilakukan ialah dengan menggunakan induksi alami.

(Baca Juga: 3 Posisi Tidur Ibu Hamil untuk Kesehatan Janin)

Makanan dan Minuman Perangsang Kontraksi Kelahiran

Lalu, jika dilakukannya induksi alami selain menggunakan obat-obatan medis, apa sajakah makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran itu? Nah, cek di sini yuk ulasannya.

1. Buah kurma

Makanan perangsang kontraksi kelahiran yang pertama dan banyak direkomendasikan dalam dunia medis adalah buah kurma.

Buah bernama ilmiah phoenix dactylifera ini, disebut mampu membantu proses kontraksi menuju masa persalinan.

Anggapan tersebut juga banyak diperkuat dalam berbagai penelitian yang dilakukan para ahli. Seperti penelitian dari Jordan University of Science and Technology.

Mengutip dari laman Hello Sehat, dari penelitian yang ditulis dan diterbitkan dalam Journal of Obstetrics and Gynaecology itu, dikatakan bahwa perempuan yang rutin mengonsumsi kurma, terutama saat hamil tua, mampu menjalani proses persalinan normal yang jauh lebih lancar.

Penelitian tersebut juga berdasar pada kandungan yang terdapat dalam buah kurma.

Buah kurma yang merupakan makanan sumber kalium, nyatanya mampu menghasilkan hormon oksitosin, yang mana fungsinya memang untuk memicu kontraksi rahim, sehingga mempermudah proses melahirkan.

Meski begitu, manfaat buah kurma sebagai makanan perangsang kontraksi kelahiran juga bisa dikatakan belum setara tandingannya dengan induksi menggunakan obat-obatan medis.

2. Teh daun raspberry merah

Selain buah kurma, ada pula teh daun raspberry merah yang katanya bisa dikonsumsi sebagai minuman perangsang kontraksi kelahiran.

Minuman ini dipercaya mampu memperkuat otot-otot rahim, sehingga kontraksi akan lebih mudah dilakukan.

Namun, anggapan mengenai efektivitas teh daun raspberry merah sebagai minuman perangsang kontraksi kelahiran, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Bahkan, jikapun kamu tertarik untuk mencoba minuman herbal tersebut, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kandungan.

Sebab, tak sedikit pula dari para ahli yang mengungkap bahwateh daun raspberry merah punya efek negatif, khususnya bagi janin.

3. Minyak jarak

Banyak penelitian yang menyebut bahwa minyak jarak dapat dikonsumsi sebagai minuman perangsang kontraksi kelahiran.

Minyak jarak atau castor oil, dinilai cukup efektif untuk membuat ibu hamil mengalami kontraksi lebih cepat.

Namun, sama halnya dengan buah kurma maupun teh daun raspberry merah, penggunaan minyak jarak pun hingga saat ini belum memiliki aturan khusus, terutama dari segi dosis konsumsinya.

Sebab, jika terlalu berlebihan mengonsumsi minyak jarak, kontraksi yang dialami justru akan lebih kuat dan memicu risiko fatal pada bayi yang ada di dalam kandungan.

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk meminum minyak jarak, kamu mesti berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter kandungan, guna mengetahui berapa takaran yang tepat untuk mengonsumsi minyak jarak.

4. Akar licorice

Mengandung senyawa glycyrrhizin, akar licorice atau disebut pula akar manis, juga dinilai bisa menjadi minuman perangsang kontraksi kelahiran.

Kandungan senyawa glycyrrhizin nya, disebut-sebut mampu bereaksi dengan enzim lainnya dalam tubuh, dan memicu reaksi kontraksi untuk mempercepat persalinan.

Bukan hanya itu saja, akar licorice pun mengandung banyak sekali gizi baik yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin A, karbohidrat, hingga protein.

Tetapi dalam aturan mengonsumsinya, akar licorice sendiri memang tidak dianjurkan untuk digunakan secara berlebihan.

Pasalnya, mengonsumsi akar licorice dalam dosis banyak, dapat memengaruhi kadar hormon hingga memicu efek samping yang membahayakan janin dalam kandungan.

(Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Stress pada Ibu Hamil)

5. Bayam

Bayam atau nama ilmiahnya amaranthus, juga termasuk makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran lho.

Sayuran yang terkenal sebagai sumber zat besi, kalsium, hingga vitamin ini, bisa kamu konsumsi dalam berbagai cara sederhana. Misalnya sebagai tambahan menu dalam salad, side dish pada steak, ataupun smoothies.

Selain untuk merangsang kontraksi kelahiran, mengonsumsi bayam pun rupanya memang dianjurkan saat masa kehamilan. Terutama untuk menguatkan imun tubuh ibu serta merangsang perkembangan saraf janin.

Namun, seperti halnya makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran, memakan bayam dalam jumlah berlebihan juga tidak disarankan ya. Sebab efeknya bisa memicu mual, muntah, sembelit, bahkan diare.

6. Teh jintan

Berikutnya minuman perangsang kontraksi kelahiran yang dapat kamu konsumsi adalah teh jintan.

Rempah-rempah alami ini mengandung zat besi yang bermanfaat baik untuk tubuh, terutama saat masa kehamilan.

Kamu bisa menambahkan madu saat mengonsumsi teh jintan agar rasanya lebih nikmat. Namun, penggunaan madu pada campuran teh jintan tidak bisa sembarangan.

Madu hanya boleh dikonsumsi saat berat badan kurang dari normalnya. Selebihnya, madu justru bisa mengakibatkan overweight.

Sementara untuk penggunaan teh jintan, jika dikonsumsi untuk tujuan induksi alami, tidak dianjurkan untuk secara berlebihan.

Karena takutnya dapat memicu risiko kontraksi kuat yang justru membahayakan janin.

7. Evening Primrose Oil

Makanan perangsang kontraksi kelahiran yang terakhir direkomendasikan adalah evening primrose oil.

Kandungan gamma-linolenic acid yang terdapat di dalamnya memiliki manfaat luarbiasa bagi tubuh, mulai dari menyembuhkan luka, mengurangi eksim, mengatasi wasir, hingga masalah pencernaan lainnya.

Sementara untuk efeknya bagi ibu hamil, banyak bidan yang menyarankan untuk mengonsumsi evening primrose oil dalam bentuk kapsul atau mengoleskan pada bagian atas rahim, guna melancarkan proses kontraksi.

Namun, sebelum mengonsumsi minyak evening primrose, ada baiknya pula kamu berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui cara penggunaannya yang tepat dan juga aman.

Nah, itu dia beberapa makanan dan minuman perangsang kontraksi kelahiran. Selama masa kehamilan, memang lebih baiknya kamu menjaga pola hidup maupun makanan.

Bukan hanya itu saja, kamu pun sebaiknya memiliki asuransi kesehatan sebagai bentuk perlindungan tambahan bagi diri.

Asuransi kesehatan ini bisa didapat lewat CekAja.com. Di CekAja tersedia beberapa produk asuransi terbaik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan maupun bujetmu.

Yuk, tunggu apalagi? Lindungi diri dan janinmu dari berbagai risiko dengan memiliki asuransi kesehatan dari CekAja.com.

Advertisement