6 Manfaat Menangis bagi Kesehatan serta Efek Sampingnya

Menangis tak melulu harus dianggap cengeng kok. Malahan, ada beberapa manfaat menangis bagi kesehatan tubuh dan mental, meskipun memang terdapat pula efek sampingnya.

Menangis adalah respon alami dari tubuh disaat kita ingin meluapkan emosi sedih, bangga, ataupun terharu.

Bagi orang dewasa, terutama pria, menangis kerap dianggap sebagai sesuatu yang tak biasa, karena ketakutan penilaian orang lain terhadap diri sendiri yang dianggap sebagai sosok lemah.

Berbanding terbalik dengan kaum perempuan. Yang saat menangis, hanya dianggap biasa saja karena hal tersebut lumrah dialami.

Padahal secara umum, baik wanita ataupun pria boleh saja menangis ketika mereka ingin mengungkapkan tentang apa yang dirasa.

Malahan dengan menangis, seseorang bisa merasa jauh lebih baik, terlebih saat ia tengah mengalami cobaan hidup.

Nah, pada pembahasan artikel berikut ini, CekAja bakal memaparkan lebih dalam lagi mengenai manfaat menangis bagi kesehatan serta efek sampingnya.

Dan berikut ini informasinya yang CekAja kutip dari berbagai sumber, khusus buat kamu dan pembaca setia lainnya.

Sederet Manfaat Menangis bagi Kesehatan

Banyak yang tak menyadari bahwa terdapat beberapa manfaat menangis bagi kesehatan. Manfaatnya sendiri enggak cuma dirasakan untuk tubuh saja melainkan pula mental.

1. Mengurangi kecemasan dan stress

Sudah hal lumrah bagi orang dewasa untuk mengalami gangguan kecemasan dan stress dalam kehidupan.

Hal itu bisa terjadi ketika dihadapkan pada beban kerja yang berat atau faktor lainnya.

Saat benar-benar merasa lelah akan beban kerja atau masalah yang dihadapi, biasanya yang bisa dilakukan hanyalah menangis.

Nah, dari hal itulah kita bisa tahu bahwa nyatanya terdapat manfaat menangis bagi kesehatan, terutama untuk kesehatan mental.

Dengan menangis, kondisi stress atau kecemasan yang dialami biasanya akan sedikit lebih mereda.

Sebab, secara tak langsung tubuh melepaskan hormon stress lewat tetesan air mata yang keluar.

Anggapan tersebut juga telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang CekAja berhasil kutip dari laman Hello Sehat.

Melalui laman itu, dikatakan bahwa air mata yang keluar akibat emosional termasuk pula yang dikarenakan stress, mengandung dasar protein hormon prolactin, hormon adrenokortikotropik, dan leusin enkefalin.

Alhasil, dari pengeluaran hormon tersebut selama menangis, secara otomatis hormon stress yang tinggi dalam tubuh pun turut berkurang kadarnya.

(Baca Juga: Ini Dia 6 Bahaya Tidur di Lantai)

2. Memperbaiki suasana hati

Selain mampu meredakan kecemasan dan stress, manfaat menangis bagi kesehatan yang juga terlihat nyata hasilnya adalah dapat memperbaiki suasana hati.

Tak jarang, banyak orang yang menganggap setelah menangis, perasaannya jauh lebih lega, karena semua emosi yang dirasakan telah diluapkan.

Namun, hal itu terkadang hanya berlaku untuk beberapa kondisi saja, misalnya saat mengalami putus cinta atau rasa rindu yang teramat dalam pada orang tersayang.

3. Bantu meredakan rasa sakit

Manfaat menangis bagi kesehatan yang berikut ini sebetulnya masih berkaitan dengan poin kedua di atas.

Ya, ketika kita mengalami hari yang buruk atau tengah merasakan frustasi, maka satu-satunya tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan menangis.

Menangis sendiri dianggap sebagai cara intan untuk meringankan rasa sakit baik secara fisik maupun mental.

Pasalnya, dengan menangis tubuh secara otomatis melepaskan hormon endorfin dan oksitosin.

FYI saja, hormon endorfin adalah zat kimia alami yang dihasilkan tubuh untuk mengurangi rasa sakit dan stress yang dialami.

Sementara hormon oksitosin adalah hormon cinta yang erat kaitannya dengan perasaan sayang maupun keterikatan antarmanusia.

4. Memelihara kesehatan mata

Tak hanya berkenaan dengan kesehatan mental saja, buktinya menangis pun dianggap bermanfaat untuk memelihara kesehatan mata lho.

Manfaat menangis bagi kesehatan mata sendiri telah banyak dibuktikan dalam beberapa sumber yang secara khusus membahas seputar masalah hidup sehat, seperti Hello Sehat.

Dalam laman itu pula disebutkan bahwa air mata yang dihasilkan oleh kelenjar lakrimal, dapat membantu membersihkan mata dari berbagai kotoran debu, hingga menjaganya tetap lembab dan terhindar dari risiko iritasi.

Tidak hanya itu saja, bahkan dari air mata yang keluar, bisa mencegah membran mukosa di area sekitar dari masalah kekeringan, atau dalam bahasa medisnya disebut dehidrasi.

5. Membantu tidur lebih cepat

Siapa yang seringnya habis menangis lalu tertidur? Nah, ternyata kondisi seperti itu ada penjelasan ilmiahnya lho, guys.

Sebenarnya, fenomena kelelahan setelah menangis bisa disebut pula sebagai keuntungan bagi tubuh, karena kamu akan mudah tertidur dan melupakan sejenak tentang masalah yang dialami.

Ketika menangis, energi yang ada dalam tubuh secara otomatis banyak terkuras.

Bukan hanya melepaskan hormon stress saja, saat kondisi tersebut dialami, detak jantung pun mengalami peningkatan secara cepat diikuti dengan irama pernapasan yang justru melambat.

Meski begitu, tingkat lelahnya tiap orang saat menangis bisa berbeda-beda, tergantung dari seberapa kuat ia berusaha menangis.

Seseorang yang mengeluarkan tangisan keras, dinilai cenderung mudah lelah, karena hal itu menyebabkan aliran oksigen ke otak menjadi berkurang.

(Baca Juga: 10 Penyebab Lidah Mati Rasa)

6. Bantu melawan bakteri

Manfaat menangis bagi kesehatan tubuh yang terakhir adalah dapat membantu melawan bakteri pada area sekitar mata.

Anggapan itu benar adanya, mengingat dalam air mata telah terkandung antibakteri yang dalam istilah medis disebut pula lisozim.

Nah, lisozim ini lah yang mampu membunuh bakteri tertentu hingga 95 persen dalam waktu beberapa menit saja.

Bukan hanya itu saja, dengan menangis pun otomatis area mata akan terlindung dari berbagai benda asing, yang kemungkinan bisa masuk dan menjadi pemicu iritasi mata.

Lalu, Adakah Efek Samping Menangis?

Tadi sudah dibahas mengenai manfaat menangis bagi kesehatan tubuh maupun mental.

Namun sebagaimana manfaat yang dimiliki, menangis pun tentu punya efek sampingnya tersendiri bagi kesehatan.

Pada anak bayi, menangis saat di malam hari bukan melulu karena ia mengantuk.

Bisa jadi, tangisan bayi di malam hari menjadi pertanda bahwa ia merasa lelah, bosan, atau bahkan kesakitan.

Jika tangisannya tak kunjung berhenti atau mungkin dibiarkan begitu saja, maka besar kemungkinan anak akan mengalami kejang.

Sementara pada orang dewasa, jika seseorang terus-menerus menangis dan bahkan tanpa sebab yang pasti, besar kemungkinannya bahwa dia mengalami masalah mental yang serius seperti depresi.

Apabila hal itu berlangsung hingga lebih dari dua minggu, ada baiknya untuk langsung berkonsultasi pada orang yang lebih profesional dalam mengatasi masalah emosional.

Bukan hanya dari segi mental saja, menangis secara berlebihan pun nyatanya bisa menyebabkan mata membengkak, dan dalam kasus tertentu juga bisa menyebabkan sakit kepala, entah itu sakit kepala tegang, sakit kepala sinus, ataupun migrain.

Nah, itu dia informasi mengenai manfaat menangis bagi kesehatan serta efek sampingnya.

Untuk urusan kesehatan, ada baiknya memang tiap orang memiliki asuransi sebagai bagian dari perlindungan tambahan.

Asuransi kesehatan terbaik bisa didapat melalui layanan CekAja.com.

Di CekAja, tersedia beberapa produk asuransi dengan cakupan manfaat yang super lengkap dan jaringan rumah sakit yang luas.

Jika tertarik, kamu bisa mengajukan asuransi kesehatannya secara online, lewat tabel di bawah ini, atau lewat halaman utama website CekAja.com.