Merokok Sambil Naik Motor Bisa Kena Denda Rp750 Ribu!

4 min. membaca Oleh CekAja on

Untuk kamu perokok, sebaiknya lebih berhati-hati saat berkendara. Pasalnya ada aturan anyar dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang bisa memberikan sanksi hingga Rp750 ribu kepada para perokok yang mengemudikan sepeda motor.

tips berhenti merokok _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Aturan baru tersebut dirilis pada tanggal 11 Maret lalu melalui Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 Tahun 2019 tentang Pelindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat. Dalam aturan tersebut disebutkan juga tentang larangan pengemudi kendaraan bermotor untuk merokok dan melakukan aktifitas lain yang mengganggu konsentrasi.

Hal itu tentu saja membuat gembira mereka yang tidak merokok. Pasalnya terdapat beberapa kejadian yang disebabkan oleh abu rokok dari pengendara bermotor.

Ya, merokok dalam keadaan apapun sebaiknya tidak dilakukan. Karena dalam setiap batang rokok yang terbakar terdapat terdapat ratusan partikel negatif yang berbahaya bagi kesehatan kamu, baik itu perokok aktif maupun pasif.

Nah bagi para perokok, berkendara sambil mengisap tembakau bukanlah sebuah gaya hidup semata. Ada yang berdalih merokok sambil berkendara merupakan upaya untuk menghilangkan kantuk, atau menghilangkan jenuh saat menghadapi macet.

Tetapi dengan adanya aturan baru ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan jalan raya. Selain dari peraturan Menteri, larangan merokok sambil berkendara juga ada di Pasal 106 Undang – Undang No 22 th 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Disitu disebutkan, selain sanksi denda Rp750 ribu juga ada sanksi pidana kurungan paling lama 3 bulan lho. Jadi jangan dianggap enteng ya.

Untuk kamu perokok aktif, ada cara untuk menjaga paru-paru kamu cepat bersih setelah merokok. Meskipun jalan yang terbaik adalah dengan mematikan rokok sebelum dihisap, tetapi untuk yang masih belum bisa menghentikan kecanduan atas rokok, berikut ulasannya.

(Baca juga: 3 Alasan Puasa Cocok Jadi Cara Berhenti Merokok)

1. Rutin Minum Teh Hijau

Teh hijau merupakan salah satu minuman yang memiliki zat antioksidan tinggi. Sehingga sangat baik digunakan untuk melepas racun didalam tubuh akibat rokok. Disamping itu teh hijau juga mampu membersihkan saluran pencernaan dan menetralkan kadar kolesterol melalui peningkatan kerja hati.

Agar bisa mendapatkan manfaatnya, minumlah secara rutin teh hijau sesaat sebelum tidur di malam hari. Hal itu dimaksudkan agar kandungan yang terkandung didalamnya dapat bekerja berbarengan dengan proses detoksifikasi yang baru dimulai saat tubuh kita tertidur.

Kamu bisa mendapatkan teh hijau di minimarket ataupun swalayan. Caranya tinggal seduh dengan air panas. Tapi ingat, jangan campur teh kamu dengan gula, karena jika gula yang dikonsumsi berlebih, efeknya juga bisa negatif lho ke kesehatanmu.

2. Minum Jahe dan Peppermint

Mendengar nama jahe dan peppermint, otak kita langsung mengasosiasikannya dengan permen. Ya, perpaduan dua bahan alami itu memang biasanya ada di permen. Rasa jahe yang hangat ditambah dinginnya peppermint membuat rasa permen menjadi menarik.

Tetapi siapa sangka, ternyata air rebusan jahenya saja itu bisa membantu membersihkan paru-paru. Kandungan antiseptik dan anti bakteri yang terkandung dalam jahe menjadi salah satu zat yang ampuh untuk mengilangkan racun yang terkandung dalam rokok.

Nah untuk menciptakan aroma yang lebih nikmat, kamu juga bisa mencampurkan air rebusan jahe dengan peppermint. Sehingga ketika dihirup, wanginya lebih nyaman untuk dinikmati perlahan.

(Baca juga: Berbahaya, Ini 7 Penyakit Mengerikan Akibat Merokok)

3. Rajin Konsumsi Bawang Putih

Siapa sangka si kecil berwarna putih ini memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh. Ya, bawang putih merupakan salah satu penyedia antioksidan tinggi untuk tubuh. Kandungan Allicin pada bawang putih bermanfaat untuk menghindaari paru-paru dari infeksi.

Pasalnya Allicin merupakan salah satu antibiotik alami yang bisa didapatkan secara cuma – cuma dari bawang putih. Bernama latin allium sativum, bawang putih juga mampu melancarkan saluran pernapasan.

4. Perbanyak Konsumsi Selenium

Makanan seperti ikan salmon, telur, ayam, keju, jamur dan juga biji sereal utuh (oat) merupakan ragam makanan yang baik untuk paru-paru seorang perokok. Pasalnya beberapa makanan diatas memiliki zat selenium yang tinggi.

Sementara, selenium sendiri berfungsi sebagai pendorong peningkatan enzim dan vitamin E dalam tubuh. Nah dengan meningkatnya dua zat tersebut mampu membuat paru – paru bekeja secara maksimal.

Namun hati-hati juga mengkonsumsi makanan yang mengandung selenium tinggi, untuk kamu yang memilki jumlah kolesterol tinggi, selenium juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

(Baca juga: Cara Berhenti Merokok Dalam Seminggu Tanpa Terapi)

5. Olahraga

Tidak dapat dipungkiri memang, rajin bergerak dan juga melakukan olah tubuh memiliki segudang manfaat. Dengan melakukan olahraga selama 30 menit per hari, kamu bisa meningkatkan kinerja paru-paru lho.

Tetapi jangan langsung memulainya dengan olahraga berat. Jalan santai atau jalan cepat merupakan pilihan olahraga yang bisa dipilih untuk kamu yang sebelumnya jarang melakukan olahraga.

Nanti setelah tubuh sudah merasa nyaman dengan aktivitas jalan kaki, cobalah tingkatkan sedikit demi sedikit hingga kamu bisa melakukan olahraga lari

Meskipun dengan mengkonsumsi beberapa makanan dan melakukan olahraga dapat meningkatkan fungsi paru-paru kamu. Tetap pilihan terbaik ada pada fase berhenti merokok.

Meskipun sulit untuk dilakukan tetapi bukan berarti mustahilkan? Kamu bisa tetap menjadi orang yang sama dengan berhenti merokok. Bahkan aktivitas fisik yang bisa kamu lakukan menjadi lebih banyak karena nafas yang lebih panjang dan tubuh yang lebih bugar.

Agar lebih nyaman, mungkin kamu bisa menggunakan asuransi kesehatan. Akses CekAja.com dan temukan produk asuransi yang cocok untuk kamu dan keluarga.

Tentang kami

CekAja

CekAja