5 Negara yang Sudah Bebas Masker, Kok Bisa? Ini Kunci Utamanya

Tahukah kamu, kalau hingga saat ini ada lima negara yang sudah bebas masker. Salah satunya yaitu China, yang merupakan tempat di mana virus Covid-19 berasal.

Di Indonesia sendiri, pandemi Covid-19 masih belum menemukan titik terang kapan usai. Padahal pemerintah, tenaga kesehatan dan sejumlah pihak yang terkait, telah dan masih mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini.

Buruknya, beberapa negara lain bahkan ada yang mengalami second wave, atau gelombang kedua lonjakan kasus Covid-19.

Tetapi di samping itu, ada juga sejumlah negara yang sudah “merdeka”, karena berhasil lepas dari rantai virus Covid-19. Sehingga, mereka mendeklarasikan sebagai negara yang sudah bebas masker.

Lantas, apa saja negara-negara yang sudah bebas masker tersebut? Jika ingin tahu informasi lengkapnya, pada artikel kali ini CekAja akan mengulasnya khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Negara yang Sudah Bebas Masker

Berbicara tentang negara yang sudah bebas masker, sebagian dari kamu mungkin sudah ada yang tahu satu atau dua negara yang dimaksud.

Namun bagi sebagian lainnya, apakah mereka juga update dengan informasi semacam ini? Jika tidak, maka CekAja kali ini akan memberikan rangkuman informasi, terkait daftar negara yang sudah bebas masker seperti berikut ini:

1. Israel

Israel menempati posisi pertama sebagai negara yang sudah bebas masker, karena angka penularan yang terjadi di sana tidak lagi tinggi.

Kebijakan terkait dibebaskannya penggunaan masker ini pun, dimulai sejak 24 April 2021. Yang mana, Kementerian Kesehatan Israel secara tegas mengatakan, kalau syarat wajib memakai masker di dalam ruangan sudah bisa segera dicabut.

Namun dengan catatan, jika dua minggu kedepan angka penularan virus Covid-19 di Israel terus menurun.

Kebijakan ini juga bisa terjadi, karena langkah sigap Israel di awal dalam mengatasi keberadaan virus Covid-19, dengan melakukan vaksinasi massal kepada warganya, agar kondisi bisa kembali normal.

Melansir dari Our World in Data pada Selasa (25/5) dalam narasi.tv, kalau setengah dari populasi warga Israel, yaitu sekitar 56,6 persen atau 5,12 juta orang telah di vaksinasi.

Walaupun Israel sudah mengumumkan warganya bisa bebas dari penggunaan masker, namun pejabat kesehatan setempat masih melakukan pembatasan terhadap sejumlah wisatawan yang masuk.

Hal itu dilakukan tak lain agar varian baru dari virus Covid-19 tidak masuk ke negaranya, sehingga dilakukan pembatasan ketat.

(Baca Juga: Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi)

2. Bhutan

Negara yang sudah bebas masker kedua, yaitu Bhutan. Buat kamu yang belum tahu, Bhutan adalah negara yang ditunjuk oleh PBB sebagai negara teladan terkait responnya terhadap masalah Covid-19.

Pasalnya, negara ini dalam waktu dua minggu sudah berhasil memberikan vaksin kepada 90 persen populasinya yang dewasa.

Tidak hanya itu, hingga saat ini pun Bhutan hanya memiliki sekitar 1.300 kasus positif Covid-19, dengan total kematian sebanyak satu orang.

Maka dari itu, tidak heran bukan, apabila negara ini ditunjuk oleh PBB sebagai negara teladan dalam kasus Covid-19, meskipun lokasinya berbatasan dengan China dan India.

Sebab, jika dilihat dari setiap kasus lonjakan yang terjadi, pemerintah Bhutan langsung menerapkan lockdown di wilayah yang mengalami lonjakan tersebut.

3. Selandia Baru

Di urutan ketiga ada Selandia Baru, yang juga masuk ke dalam daftar negara yang sudah bebas masker.

Negara ini tidak jauh berbeda dengan negara sebelumnya, yaitu Bhutan, karena Perdana Menterinya, yaitu Jacinda Ardern mengambil langkah tegas dalam menangani kasus Covid-19. Oleh karena itu, Selandia Baru juga disebut menjadi negara paling tanggap dalam menangani Covid-19.

Hal itu terbukti dari catatan kasusnya, yang menunjukkan kalau Selandia Baru pernah menangani 2.658 kasus positif Covid-19, dengan total angka kematian sebanyak 26.

Selandia pun menjadi negara yang pertama kali menggelar konser besar selama pandemi, tepatnya pada April 2021, yang dihadiri hingga 50 ribu orang tanpa masker dan protokol kesehatan.

4. Amerika Serikat

Sebagian dari kamu mungkin ada yang bingung, mengapa negara adidaya ini bisa menjadi negara yang sudah bebas masker, padahal dulunya menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan kasus Covid-19 paling banyak.

Ya, hal ini bisa terjadi karena adanya kebijakan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, yang memperbolehkan negara ini untuk membebaskan warganya berinteraksi tanpa masker, asalkan sudah divaksinasi penuh, atau minimal dua kali dosis vaksin.

Dilansir dari Our World in Data dalam narasi.tv, kalau Amerika Serikat ternyata sudah melakukan vaksinasi kepada 40,2 persen populasinya.

5. China

Negara yang sudah bebas dari masker terakhir, yaitu China. Seperti yang diketahui, China merupakan negara yang menjadi asal usul hadirnya virus Covid-19.

Namun, China kini berhasil keluar dari jeratan virus tersebut, bahkan sudah bisa merayakan May Day dengan menikmati festival musik di Wuhan Strawberry Music Festival, tanpa masker dan protokol kesehatan.

Acara tersebut diselenggarakan belum lama ini, tepatnya pada 1 Mei 2021 dengan jumlah warga yang berpartisipasi sebanyak 11 ribu.

Pada Juli mendatang, China disebut akan melakukan vaksinasi kepada 40 persen populasinya. Wah, semakin terlepas lagi ya dari jeratan virus Covid-19 satu ini?

Pertimbangan Suatu Negara Bebas Masker

Melihat kisah dari setiap negara yang sudah bebas masker, sepertinya yang menjadi pertimbangan adalah ketegasan pemerintah dalam menangani virus Covid-19.

Secara umum, negara-negara tersebut bisa dibilang memiliki penanganan Covid-19 yang “terkendali”. Di mana, warganya pun ikut patuh terhadap aturan yang diberikan, untuk mengatasi virus ini.

Adapun cara terampuh yang dilakukan kelima negara itu, yakni dengan memberikan vaksinasi massal kepada warganya.

Tentu saja, kegiatan vaksinasi yang dilakukan tidak serentak dalam satu waktu. Ada yang melakukannya kepada sebagian populasinya dulu, seperempatnya, atau hanya sekian persennya dulu.

Intinya, yang menjadi pertimbangan suatu negara bebas masker adalah konsisten terhadap langkah yang diambil, untuk kepentingan warga dan hal lainnya yang terkait, agar kondisi bisa kembali normal.

Manfaat Vaksin Covid-19

Seperti yang diketahui, salah satu pertimbangan yang membuat sebuah negara yakin memutuskan kalau negaranya sudah bebas masker, yaitu pemberian vaksin Covid-19 kepada warganya secara konsisten.

Yang mana, di Indonesia sendiri pemberian vaksin Covid-19 ini tengah dilakukan, melihat dari banyaknya manfaat yang diberikan, di antaranya yaitu:

  • Menurunkan angka kesakitan atau kematian yang terjadi akibat virus Covid-19
  • Meningkatkan proses pembentukan herd immunity
  • Mengurangi dampak pada ekonomi dan sosial.

Ketiga poin di atas merupakan manfaat yang bisa dirasakan, apabila masyarakat telah melakukan vaksinasi Covid-19 penuh.

Vaksinasi sendiri merupakan prosedur pemberian antigen suatu penyakit, yang biasanya berupa virus atau bakteri yang sudah dilemahkan atau mati, bisa juga hanya sebagian dari virus atau bakteri tersebut.

Tujuan dari vaksinasi pun untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, agar bisa mengenali dan melawan suatu virus atau bakteri penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Vaksinasi juga sifatnya tidak wajib dilakukan, apabila seseorang sudah terinfeksi suatu virus atau bakteri penyakit sebelumnya.

Sebab, sistem kekebalan tubuh orang tersebut sudah terbentuk secara alami, pada saat terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya.

Vaksinasi Covid-19 pun tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Hanya orang-orang tertentu saja yang memang membutuhkan atau memenuhi kriteria, seperti:

  • Tenaga kesehatan yang berisiko tinggi untuk terinfeksi dan menularkan Covid-19
  • Orang yang memiliki pekerjaan dengan risiko tinggi untuk tertular, atau menularkan virus Covid-19 seperti TNI/Polri, petugas pelayanan publik dan lain sebagainya
  • Orang dengan penyakit penyerta yang memiliki risiko kematian tinggi apabila terinfeksi Covid-19
  • Lansia.

(Baca Juga: Perbedaan Tuberkulosis dan Corona)

Itulah sekelompok orang yang wajib divaksinasi, untuk mencegah risiko terinfeksi virus Covid-19. Namun selain melakukan vaksin, setiap orang juga wajib menjaga protokol kesehatan, dan melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan dapat membantu mengatasi masalah kesehatan, khususnya dari segi finansial.

Di mana, asuransi kesehatan akan menanggung setiap biaya yang dikeluarkan pasien selama berobat. Sehingga, nantinya kamu selaku pasien tidak perlu lagi pusing memikirkan besarnya biaya pengobatan yang harus dibayarkan.

Nah, apabila hingga saat ini kamu belum memiliki asuransi kesehatan, maka kamu bisa segera mengajukannya secara online melalui situs perbandingan, seperti CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga!