Peluang Bisnis Buku Bekas dengan UangTeman, Berani Mencoba?

Siapa bilang peluang bisnis buku bekas dengan UangTeman tidak menguntungkan? Mungkin, kamu belum membaca secara lebih detil kali mengenai informasi tersebut.

Advertisement

Pasalnya nih, dengan platform pinjaman online berupa UangTeman, segala kebutuhan modal jangka pendek yang diinginkan, terutama untuk membuka bisnis buku bekas, tentu saja akan terpenuhi.

Besaran limit pinjaman yang diberikan juga beragam, mulai dari Rp3 juta dan limitnya tersebut bisa saja dinaikkan khusus bagi nasabah yang sudah memenuhi syarat.

Nah, sebelum ngomongin mengenai layanan UangTeman sebagai modal untuk bisnis buku bekas, baiknya sih kita cari tahu dulu mengenai peluang bisnis tersebu serta tips menjalankannya.

Sehingga, peluang bisnis buku bekas dengan UangTeman nantinya dapat kamu manfaatkan sebaik mungkin dengan keuntungan yang terus berlimpah. Mau?

(Baca Juga: 9 Pinjaman Online Bulanan Langsung Cair)

Peluang Bisnis Buku Bekas di Zaman Modern

Kebutuhan buku di kalangan masyarakat bisa dibilang stabil. Buku tak hanya menyoal tentang informasi yang menyangkut pendidikan saja.

Banyak orang yang juga tertarik membaca buku bergenre romance hingga horror sekalipun. Untuk itu, tak heran jika bisnis buku sendiri dianggap sebagai bisnis menjanjikan.

Bahkan, bukan cuma pebisnis buku baru saja yang laku, mereka yang juga menjual buku bekas pun, juga ikut ‘kecipratan’ untung dari hasil penjualan yang dilakukan.

Ya, seperti yang kita tahu, terkadang harga suatu buku baru itu cukup mahal. Sehingga, konsumen beralih ke alternatif lainnya yang dirasa lebih pas di kantong dompetnya, seperti membeli buku bekas.

Makanya, enggak sedikit pula diantara pebisnis buku, yang juga mencoba peruntungannya dengan menjajakan buku bekas.

Buku bekas yang dijual ini cenderung adalah jenis buku yang langka. Semakin langka buku tersebut, maka akan semakin tinggi pula harga jualnya.

Namun, ada pula kok penjual buku bekas, yang menawarkan jenis buku-buku baru atau yang tidak langka, tetapi dengan harga bersahabat. Segmentasi pasar untuk bisnis ini juga cukup luas.

Bahkan nyatanya, buku bekas enggak hanya dicari oleh anak sekolahan atau mahasiswa saja, orang dewasa yang gemar membaca buku khususnya buku lawas pun tentu akan membelinya.

Selain itu, yang membuat buku bekas ini laris di pasaran, adalah karena metode marketing yang dilakukan oleh penjual.

Maksudnya, di zaman serba modern seperti sekarang, penjual buku bekas nyatanya tak hanya menjajakan barang mereka secara offline lho, namun juga online. Bagaimana, menarik bukan?

Tips Memanfaatkan Peluang Bisnis Buku Bekas

Seperti halnya berbisnis, menjalankan usaha buku bekas pun perlu tips yang tepat agar menguntungkan. Lantas, apa saja sih tipsnya? Cek info lebih lengkapnya di bawah ini ya.

1. Perkirakan modalnya

Hal pertama yang mesti diperhatikan saat ingin memulai bisnis buku bekas adalah mengenai modalnya. Karena, percuma saja kalau kamu berniat bisnis namun modal yang dimiliki tidak ada.

Untuk itu, sebelum memulainya, cobalah hitung secara ‘kasaran’ mengenai modal yang diperlukan.
Apabila masih belum mencapai target, kamu bisa kok memanfaatkan layanan pinjaman online berupa UangTeman.

Layanan tersebut bisa kamu dapatkan dengan melakukan pengajuan pinjamannya di CekAja.com.

2. Tentukan jenis bukunya

Setelah menghitung perkiraan modal yang dibutuhkan, selanjutnya kamu bisa langsung menyusun daftar jenis buku yang bakal dijual.

Ingat, sebagai pemula, baiknya sih kamu hanya berfokus pada satu jenis buku yang bakal dijual, misalnya novel.

Kalau kamu ingin menjual novel bekas, maka kamu dapat menyediakan beragam jenisnya baik yang bernuansa full romance atau genre lainnya.

Jangan dulu mencampurkan semua jenis buku, entah itu novel, komik, atau bahkan buku kuliah sebagai barang jualanmu.

Karena takutnya, nanti kamu kesulitan untuk menentukan target pasar. Tidak hanya itu saja, risiko kerugian pun tentu jauh lebih besar, jika kamu kurang lihai dalam mengolah bisnis ini.

(Baca Juga: Bisnis Toples Kue Lebaran dengan JULO)

3. Cek kualitas buku

Apabila kedua hal di atas sudah kamu lakukan, berikutnya yang tak boleh terlewat saat ingin berjualan buku bekas adalah dengan mengecek kualitas dari buku tersebut.

Karena biasanya, stok buku yang didapat akan mengalami perubahan mengingat kualitasnya tidak lagi baru, maka kamu perlu mengecek kembali semua buku yang akan dijual.

Jika terdapat noda atau kerusakan sedikit, cobalah untuk memberikan catatan mengenai kondisi buku tersebut.

Intinya, jadilah penjual yang jujur agar konsumen dapat mempercayai bisnis buku bekas yang kamu geluti.

4. Manfaatkan komunitas baca

Lanjut poin ke empat yang tak kalah penting untuk kamu pahami sebagai pebisnis buku bekas adalah dengan memanfaatkan situasi yang ada.

Artinya, saat kamu tertarik untuk memulai bisnis ini, cobalah melakukan riset pasar dengan cara bergabung ke komunitas baca.

Dari komunitas tersebut, kamu bisa mengetahui mana saja jenis buku yang banyak mendapat rating bagus dari pembaca. Bahkan, kamu pun bisa menjadikan komunitas baca itu sebagai wadah promosimu.

5. Gunakan strategi marketing yang tepat

Apapun bisnis yang dijalankan tentu membutuhkan strategi marketing, begitupun bisnis buku bekas. Strategi marketing yang tepat pastinya akan memudahkan kamu untuk menarik banyak pelanggan.

Nah, karena zaman telah modern, kamu pun bisa memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari promosimu.

Tinggal buat akun Instagram, TikTok, maupun Twitter dengan user serta konten yang menarik, dijamin akan ada banyak orang yang tertarik untuk membelinya.

Jangan lupa pula sertakan hashtag terutama untuk promosi yang dilakukan lewat Instagram.

Peluang Bisnis Buku Bekas dengan UangTeman

Nah, seperti yang sudah dijanjikan, di poin pembahasan terakhir ini CekAja bakal mengulas tentang platform pinjaman UangTeman sebagai alternatif untuk bisnis buku bekasmu.

Pinjaman dari UangTeman ini termasuk yang cepat dalam proses pengajuannya. Bahkan dalam waktu 1×24 jam setelah menandatangani perjanjian digital, dana tunai akan langsung dicairkan ke rekening pribadi kamu lho.

Informasi Mengenai Pinjaman UangTeman

  • Limit Pinjaman: Payday Loan sebesar Rp3 juta, Installment Loan sebesar Rp5-20 juta, dan Lite Installment Loan sebesar Rp3,5-Rp10 juta.
  • Masa Tenor: Mulai dari 30 hari sampai dengan 6 bulan.
  • Suku Bunga: Payday Loan 0,8% per hari, Installment Loan 6-9% per bulan, dan Lite Installment Loan 15-18% per bulan.
  • Biaya Keterlambatan: Rp11 ribu per hari, terhitung dari hari ke-4 setelah jatuh tempo

Syarat dan Dokumen Pengajuan Pinjaman UangTeman

  • WNI dan berusia minimal 21 tahun maksimal 55 tahun
  • Berpenghasilan minimal Rp4,2 juta per bulan
  • Berstatus pekerjaan sebagai karyawan tetap dan wiraswasta
  • Menyertakan e-KTP dan foto selfie dengan KTP
  • Pinjaman hanya bisa diajukan di Jabodetabek, Surabaya dan Yogyakarta

Mau Ajukan Pinjaman UangTeman?

Nah, itu dia informasi mengenai pinjaman UangTeman untuk bisnis buku bekas. Apabila tertarik mengajukan pinjaman tersebut, kamu bisa langsung mengaksesnya di CekAja.com.

Lewat CekAja, profil kamu akan langsung dianalisis oleh tim khusus, apakah sesuai dengan ketentuan UangTeman atau tidak.

Jika sesuai, maka proses pengajuanmu akan langsung dialihkan ke UangTeman untuk nantinya melakukan perjanjian digital.

Namun jika tidak, maka CekAja bakal menyarankan produk pinjaman lainnya yang hampir serupa dengan UangTeman.

Bagaimana, tertarik? Kalau iya, yuk langsung cek produk UangTeman dan ajukan di CekAja.com, untuk bisnis buku bekas yang bakal kamu geluti.

Advertisement