Waspada, Ini 8 Penyakit yang Ditularkan Hewan dan Bisa Mematikan!

Tidak hanya fokus dalam menjaga jarak dengan sesama manusia, karena virus Corona. Karena, kamu juga harus waspada dengan penyakit yang ditularkan hewan berikut ini, yang juga bisa mematikan. Kira-kira apa saja jenis penyakitnya? Hewan apa saja yang menularkan virus tersebut? Yuk, simak informasinya di bawah ini.

Munculnya virus Corona, membuat kita sadar bahwa virus bisa berpindah dari mana saja. Virus Corona sendiri, bisa ditularkan lewat droplet manusia, yang terbang dan menempel ke manusia lainnya.

Begitu juga dengan penyakit ditularkan dari hewan. Karena, proses penularannya berbeda-beda. Mulai dari air liur, darah, dagingnya, dan lainnya.

Bahkan, penyakit yang ditularkan hewan, bisa lebih berbahaya dari penyakit yang ditularkan manusia. Saking berbahayanya, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Sudah banyak kasus, penyakit yang ditularkan hewan, dan merenggut nyawa. Kamu tidak ingin menjadi salah satunya bukan?

Maka dari itu, tetap waspada dengan hewan-hewan di sekitar, meskipun itu adalah hewan peliharaan kamu sendiri. Jika ia berbahaya, maka beri jarak antara hewan dan manusia.

Agar lebih jelas, yuk intip informasi terkait deretan nama penyakit yang ditularkan hewan, beserta jenis hewan dan proses penularannya.

(Baca Juga: 12 Penyakit yang Diwariskan Orang Tua ke Anak)

Penyakit yang Ditularkan Hewan

1. Penyakit pes

Penyakit yang ditularkan hewan yang pertama adalah pes. Adapun penyakit ini bisa ditularkan oleh hewan peliharaan, yang banyak dipelihara manusia, yakni kucing.

Pasalnya, penyakit pes ini bisa disebabkan oleh gigitan kutu, yang banyak bermukim di bulu kucing, tikus rumah dan hewan pengerat lainnya.

Kutu yang menyebar, menempel, dan menggigit kulit manusia, bisa menyebabkan penyakit pes. Adapun, gejala dari penyakit ini adalah demam, anoreksia, lesu dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Jika, kamu merasakan gejala tersebut, terlebih di rumahmu terdapat kucing yang berkutu, tikus, dan lainnya, segeralah periksakan diri ke dokter, sebelum terlambat.

2. Penyakit Anjing Gila (Rabies)

Penyakit yang ditularkan hewan yang satu ini, mungkin sudah banyak merenggut korban, bahwa dirasakan oleh majikannya sendiri, yakni penyakit Rabies.

Penyakit rabies ini merupakan penyakit atau virus yang ditularkan, melalui gigitan terinfeksi dari hewan ke manusia.

Nah, kebanyakan kasus rabies yang dilaporkan, banyak terjadi akibat gigitan anjing, rakun, kelelawar, dan rubah.

Sebahaya apa penyakit rabies ini? Adapun, virus rabies yang terdapat di air liur hewan tersebut, bisa menyerang sistem saraf pusat, dan menyebabkan penyakit di otak bahkan kematian.

Selain itu, rabies memiliki gejala penyakit yang mirip dengan banyak penyakit lain, seperti demam, sakit kepala, dan kelemahan umum atau ketidaknyamanan.

Namun, setelah itu gejala penyakitnya bisa berkembang seperti insomnia, kecemasan, kebingungan, kelumpuhan ringan, eksitasi, halusinasi, agitasi, air liur berlimpah, kesulitan menelan, hingga kejang.

Bagaimana untuk mengatasi, jika seseorang kena gigitan hewan rabies? Pastikan, korban langsung segera dibawa ke rumah sakit, untuk diberikan obat.

Selain itu, pastikan juga hewan peliharaan di rumah, mendapatkan vaksin rabies untuk mencegah penularan virus melalui gigitan.

3. Salmonellosis

Pernah dengan penyakit salmonellosis? Ya, penyakit yang ditularkan hewan ini, bisa ditularkan lewat parasit bernama Salmonella, yang terdapat pada daging mentah atau makanan mentah lainnya seperti telur.

Selain itu, parasit salmonellosis ini juga tidak hanya dapat menyerang manusia, melalui kontaminasi wabah dan makan mentah saja, tetapi juga dapat ditularkan melalui kontak dengan hewan peliharaan, yang telah terinfeksi salmonellosis.

Apa saja gejala dari penyakit salmonellosis? Jadi, penderita akan merasakan diare, demam dan kram perut dalam waktu 12 sampai 72 jam setelah infeksi.

Adapun hewan yang menularkan penyakit salmonellosis ini ke manusia, contohnya adalah ayam, bebek, anjing, kucing, burung dan kuda juga reptil seperti kadal, ular, dan kura-kura.

4. Kurap

Mungkin kamu sering menganggap, bahwa penyakit kulit yang satu ini, terjadi karena kurangnya kebersihan kulit. Namun siapa sangka, bahwa kurap merupakan infeksi atau penyakit yang ditularkan hewan, terlebih hewan peliharaan.

Penyakit kulit ini berupa jamur yang membentuk ruam, seperti cincin pada kulit tubuh atau di kulit kepala, hingga menyebabkan kebotakan.

Hal ini biasanya ditularkan dengan mudah dari hewan peliharaan, yang terinfeksi kurap kepada orang-orang, yang melakukan kontak langsung dengan hewan tersebut.

5. Infeksi Cacing Pita

Jangan abaikan soal cacing pita, yang ada di daging mentah. Karena bisa menyebabkan penyakit yang ditularkan hewan ini, menjadi penyakit yang mematikan.

Umumnya, orang yang menderita infeksi cacing pita adalah orang yang hobi makan daging mentah atau setengah matang, dari hewan yang terinfeksi, terutama daging babi dan daging sapi.

Bahkan, cacing pita yang terdapat di kucing dan anjing peliharaan juga dapat menyebabkan infeksi, jika kamu secara tidak sengaja menelan kutu hewan tersebut, yang terinfeksi larva cacing pita.

Kamu bisa bayangkan, jika di dalam usus manusia, terdapat larva cacing pita yang akan berkembang menjadi cacing pita dewasa.

Tidak kecil, cacing pita dapat tumbuh lebih dari 12 kaki atau sekitar 3,6 meter. Tidak hanya itu, cacing tersebut juga dapat hidup selama bertahun-tahun dalam tubuh manusia

Maka dari itu, pentingnya memasak daging hingga matang, dan pastikan daging yang digunakan merupakan daging segar.

6. Leptospirosis

Selanjutnya ada penyakit bernama Leptospirosis. Penyakit yang ditularkan hewan ke manusia ini, merupakan penyakit infeksi bakteri, yang dapat berkembang menjadi kondisi seperti penyakit Weil atau meningitis, dan bisa berakibat fatal.

Saking berbahayanya, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan bahwa penyakit leptospirosis bisa mempengaruhi 10, atau lebih orang dalam setiap 100.000 setiap tahun.

Bagaimana penyakit ini bisa menular ke manusia? Jadi, manusia bisa terkena leptospirosis, adalah melalui air atau tanah, di mana air dan tanah tersebut terdapat urin hewan, yang terinfeksi seperti urin tikus.

Nah bakteri yang ada di air atau tanah tersebut, bisa masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka, mata, atau selaput lendir.

7. Filariasis

Pernah mendengar penyakit kaki gajah? Nah, itu adalah salah satu penyakit yang ditularkan hewan ke manusia, yang pernah merenggut banyak korban.

Bahkan, WHO pernah memperkirakan bahwa 120 juta orang di seluruh dunia ini, terkena kaki gajah.

Bukan dari gajah, penyakit filariasis atau kaki gajah ini, disebabkan oleh cacing parasit yang menyebar, melalui gigitan nyamuk.

Jika kamu terkena gigitan nyamuk yang membawa parasit, dan masuk ke dalam darahmu, maka kulit akan menjadi tebal, membesar dan keras, menyerupai kulit gajah.

8. Flu Burung

Pernah menjadi pandemi yang cukup menakutkan, flu burung juga termasuk penyakit yang ditularkan hewan ke manusia, yang pernah merenggut banyak nyawa.

Flu burung sendiri merupakan infeksi virus, yang menyebar dari burung ke burung, lalu bisa menular ke manusia. Adapun, jenis flu burung yang mematikan adalah H5N1.

Dilaporkan dari webmd.com, kasus pertama flu burung yakni pada tahun 1997, H5N1 telah membunuh hampir 60% orang, yang telah terinfeksi. Penyakit flu burung ini pun, bahkan pernah menghebohkan Indonesia, beberapa tahun silam.

Adapun, penularan virus flu burung ini terjadi ketika virus masuk ke mata, hidung, atau mulut seseorang, misalnya menghirup udara sekitar hewan yang terinfeksi, sehingga virus menyentuh mulut, mata, dan hidung atau selaput lendir.

Berbeda dengan Corona, virus flu burung umumnya ditularkan dari hewan ke manusia, dan jarang terjadi kasus penularan dari manusia yang terinfeksi ke manusia.

(Baca Juga: 9 Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona)

Nah, itu dia beberapa informasi terkait deretan penyakit yang ditularkan hewan, ke manusia. Setelah mengetahui hal tersebut, diharapkan, kamu lebih menjaga kedekatan dengan hewan, meski hewan tersebut adalah hewan peliharaan.

Jaga terus kebersihan hewan peliharaan, beri vaksin, berikan kandang yang bersih, dan kamu sebagai majikan, bisa memproteksi diri dengan asuransi kesehatan.

Dengan asuransi kesehatan, kamu bisa meminimalisir risiko jatuh sakit, akibat penyakit yang ditularkan hewan peliharaanmu.

Asuransi kesehatan juga, bisa meminimalisir, risiko kerugian finansial, akibat mahalnya biaya rumah sakit, terlebih penyakit yang ditularkan hewan tersebut, termasuk penyakit keras (karena bisa menyebabkan kematian).

Yuk, miliki segera asuransi kesehatan terbaik, melalui CekAja.com dengan mudah dan praktis.