6 Penyebab Darah Haid Menggumpal, Apakah Normal?

Sudah tahu, penyebab darah haid menggumpal? Nah, jika kamu sering mengalami kejadian ini, sepertinya kamu perlu mengetahui faktor penyebabnya berikut ini!

Pariwara

Haid sendiri merupakan siklus normal alat reproduksi, yang dialami para wanita setiap bulannya.

Umumnya, haid berlangsung dalam jangka waktu tujuh hingga 15 hari, setiap bulan. Namun, beberapa wanita mungkin mengalami siklus haid yang tidak normal seperti lebih panjang atau lebih pendek dari biasanya.

Nah, wanita yang mengalami siklus haid tidak normal, biasa juga diiringi dengan darah haid yang menggumpal.

Umumnya, kondisi darah menggumpal, sebenarnya normal, namun penyebab darah haid menggumpal lainnya, juga patut diwaspadai.

Pasalnya, ketika menemukan darah menggumpal di pembalutmu, mungkin yang kamu pikirkan adalah kelainan, atau hal-hal yang tidak normal, dalam tubuhmu.

Penyebab Umum Darah Haid Menggumpal, Karena Senyawa Antikoagulan

Secara umum, penyebab darah haid menggumpal adalah adanya senyawa antikoagulan, yang tidak bekerja secara optimal.

Adapun, senyawa tersebut tidak bisa mengencerkan darah ketika lapisan rahim meluruh.

(Baca Juga: Makanan Penyebab Haid Terlambat dan Tidak Teratur)

Maka tak heran jika, darah haid yang keluar, masih berbentuk gel seperti puding, berwarna merah tua, kecoklatan.

Tidak hanya itu, kamu mungkin juga dikelilingi rasa takut akan beberapa penyakit atau kondisi medis, yang bisa mengancam kesehatanmu.

Pasalnya, perlu kamu ketahui juga, bahwa penyebab darah haid menggumpal, memang tidak hanya karena senyawa antikoagulan yang tidak bekerja dengan maksimal.

Ada beberapa penyebab darah haid menggumpal lainnya, apalagi ukuran gumpalannya besar dan sering.

Jika sudah mengalami hal demikian, besar kemungkinan kondisi tersebut tidaklah normal, dan bisa mengindikasikan kesehatan tertentu.

Jadi, apa sebenarnya faktor penyebab darah haid menggumpal? Yuk simak informasinya berikut ini!

Penyebab Darah Haid Menggumpal

1. Hormon yang Tidak Seimbang

Penyebab darah haid menggumpal yang pertama selain adanya senyawa adalah adanya hormon yang tidak seimbang.

Adapun, ketidakseimbangan hormon tersebut bisa terjadi karena kadar hormon estrogen dan progesteron, yang terlalu sedikit atau banyak, sehingga bisa sebabkan darah haid menggumpal.

Bahkan, kadar hormon tersebut, juga bisa menyebabkan siklus haid, yang berlangsung lebih lama, serta lebih banyak darah dikeluarkan.

Wanita yang baru pubertas, mungkin pernah mengalami kondisi, dan terjadi tahun-tahun pertama, dan ketika mendekati menopause.

Meski siklusnya terkesan jadi berantakan, namun beruntungnya, kondisi ini tidak membahayakan.

Karena, ketidakseimbangan hormon juga bisa terjadi karena faktor psikologis, seperti stres kronis atau bahkan kegelisahan jangka pendek misalnya.

Nah, kondisi psikologis ini, kemudian, akan membuat siklus dan volume menstruasi menjadi tak terkontrol dengan baik.

2. Endometriosis

Pernah merasa sakit perut ketika datang haid? Hal tersebut bisa jadi kamu menderita endometriosis, yang juga menjadi penyebab darah haid menggumpal dan perdarahan abnormal.

Endometriosis sendiri, merupakan kondisi ketika jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Namun, kondisi ini sendiri sebenarnya masih belum diketahui diketahui secara pasti penyebabnya.

Umumnya, kondisi endometriosis bisa dialami seseorang, yang disebabkan oleh keturunan, hormon, dan operasi panggul.

Bagaimana endometrium bisa terasa setiap datang haid? Rasa sakit dari kondisi endometriosis, akan muncul pada ovarium, tuba falopi, dinding luar dari rahim, dalam perut atau sekitar usus dan kandung kemih.

3. Adenomyosis

Penyebab darah haid menggumpal yang berikutnya adalah adenomyosis. Adapun, kondisi ini hampir mirip dengan endometriosis.

Adapun, adenomyosis merupakan kondisi adanya lapisan rahim, yang tumbuh ke dalam dinding rahim.

Hal tersebut, menyebabkan rahim bisa menebal dan membesar 2-3 kali lipat dari ukuran normal.

Maka tak heran, jika kemudian penderitanya akan mengalami perdarahan hebat, dan hal tersebut juga, menjadi salah satu penyebab darah haid menggumpal.

Namun, sebenarnya jaringan tersebut akan tetap mengalami siklus yang sama. Misalnya, seperti penebalan, luruh, dan perdarahan, selama siklus haid berlangsung.

Pada kondisi ini, penderita juga mengalami gejala lain, selain pembesaran rahim seperti rasa nyeri dan perdarahan menstruasi yang berlebihan. Berikut rincian gejalanya:

Gejala:

  • Mengalami perdarahan saat haid, yang berlebih atau memanjang
  • Mengalami kram, khususnya di perut, yang sangat berat atau nyeri yang tajam pada panggul, saat haid (dismenore)
  • Umumnya, merasakan nyeri di bagian panggul yang kronis

4. Polip Rahim dan Mioma

Penyebab darah haid menggumpal yang berikutnya, sekaligus yang sering ditakutkan para wanita adalah polip rahim dan mioma.

Pasalnya, polip rahim dan mioma (fibroid rahim), merupakan daging lebih, bisa tumbuh pada dinding rahim.

Bahkan, jika terjadi, pertumbuhan abnormal tersebut, bisa menghalangi kontraksi dan kelancaran darah haid untuk keluar dari vagina.

Akibatnya, darah akan mengendap, menggumpal, sebelum ia keluar dari vagina. Tidak hanya darah yang menggumpal, polip rahim dan mioma, juga bisa sebabkan perdarahan haid yang lebih deras, flek-flek abnormal, sakit punggung, perut kembung, sakit ketika berhubungan seks, dan infertilitas (ketidaksuburan).

5. Kanker

Selain polip rahim dan mioma, penyebab darah haid menggumpal ini, juga tak kalah ditakutkan, yakni kanker rahim dan kanker serviks.

Dua jenis kanker tersebut, masuk ke dalam dua jenis kanker, yang dapat ditandai dengan pendarahan hebat ketika menstruasi.

Bahkan, darah juga bisa keluar, selain pada masa haid atau setelah berhubungan seksual.

6. Keguguran

Penyebab darah haid menggumpal, tidak hanya dirasakan perempuan yang sedang haid saja. Pasalnya, wanita yang sedang hamil, dan mengalami keguguran, juga bisa mendapati darah menggumpal.

Terlebih, kehamilan terkadang bisa saja tidak disadari, apalagi pada minggu-minggu pertama.

Begitu pula dengan kejadian keguguran, pada usia awal kehamilan. Pastinya tidak terasa, dan menganggapnya sedang haid.

Nah, ketika keguguran terjadi pada masa-masa awal kehamilan, kamu mungkin akan mengalami kram dan pendarahan yang parah.

Di situ, kamu juga biasanya diiringi dengan keluarnya jaringan berwarna merah, yang mungkin terlihat seperti gumpalan darah.

Bagaimana? Dari penyebab darah haid menggumpal di atas, mana yang pernah kamu alami atau rasakan?

Jika benar pernah mengalami gejala-gejala yang tidak normal tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis kandungan.

Adapun, kondisi tersebut mungkin akan memiliki gejala yang berbeda setiap orang. Jadi, lebih baik konsultasikan, sebelum semakin parah dan mempengaruhi kesuburan wanita.

(Baca Juga: Mengenal Tipe Warna Darah saat Menstruasi, Seperti Apa yang Normal?)

Karena, pemeriksaan hingga pengobatan kondisi kesehatan tersebut tidak murah, maka sebaiknya kamu miliki segera asuransi kesehatan.

Dengan begitu, kamu bisa meminimalisir penyakit yang lebih parah, sekaligus meminimalisir risiko kerugian finansial.

Jadi, jika sudah punya asuransi kesehatan, kamu bisa dengan bebas berkonsultasi dengan dokter, dan bisa cepat ditangani, sebelum kondisinya semakin parah.

Yuk, yang belum memiliki asuransi kesehatan, segera ajukan melalui CekAja.com secara online. Mengapa harus di CekAja.com?

CekAja.com, menyediakan banyak produk asuransi kesehatan, dari berbagai perusahaan asuransi kesehatan ternama di Indonesia.

Yuk, cegah penyakit tersebut, dengan asuransi kesehatan terbaik, yang bisa diajukan dengan mudah melalui CekAja.com!

Pariwara