Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Menghitung Suku Bunga dan Cicilan Bulanan Kredit Mobil

by Rafly Aditia on 22 September, 2017

tips beli mobil _ kredit kendaraan bermotor -CekAja.com

Kebutuhan akan kendaraan bermotor, khususnya mobil bagi masyarakat di kota-kota besar terus meningkat. Tidak heran bila kredit mobil jadi solusi banyak orang untuk miliki kendaraan.

Beberapa pertanyaan tentu akan ada di kepala ketika ditawarkan sebuah perhitungan kredit mobil. Simulasi cicilannya, jangka waktu, bunga, sampai benefit yang diberikan.

Agar lebih jelas, kita pelajari dulu bagaimana cara menghitung suku bunga kredit mobil dan cicilan per bulannya.

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)

Kredit kendaraan bermotor atau KKB merupakan produk keuangan yang ditawarkan oleh bank atau multifinance kepada pihak peminjam untuk membeli sebuah kendaraan, bisa mobil bisa juga motor.

Mengingat kebutuhan akan transportasi, khususnya mobil pribadi yang terus meningkat dari hari ke hari, pertumbuhan kredit kendaraan bermotor pun juga semakin naik.

Biasanya, jangka waktu atau tenor pembiayaan kredit kendaraan bermotor berkisar antara 1 tahun sampai 5 tahun. Berikut ini adalah pembiayaan yang termasuk dalam kategori KKB:

Jenis kendaraan yang bisa diajukan kreditMobil dan Motor
Kondisi kendaraanMobil baru, mobil bekas, motor baru, motor bekas
Waktu tenor kedit atau jangka waktu cicilanKendaraan baru pemibiayaan hingga 5 tahun, kendaraan bekas jangka waktu 10 tahun (dihitung usia kendaraan dan jangka waktu pembiayaan

Fasilitas kredit kendaraan bermotor bisa untuk mobil bekas maupun mobil baru. Jadi, apabila kita ingin membeli mobil bekas tetapi uang masih kurang cukup bisa juga mengajukan KKB. (Baca juga: Untung Rugi Over Kredit Mobil Bagi Pihak Penjual dan Pembeli)

Syarat KKB

Untuk mengajukan KKB paling tidak ada beberapa syarat umum yang perlu dipenuhi antara lain:

Pertama, warga Negara Indonesia & Berdomisili di Indonesia

Kedua, usia minimum 21 tahun maksimum 55 tahun (Ketika kredit dilunasi)

Ketiga, memiliki pekerjaan & penghasilan tetap per bulan minimal Rp 2.5 juta (Khusus untuk wilayah Jabodetabek).

Apabila kita ingin mengajukan kredit mobil baru, maka hanya cukup untuk melengkapi syarat dan kelengkapan yang diminta oleh bank atau multifinance.

Lain hal jika kita ingin kredit mobil bekas. Bukan hanya perlu lebih jeli meneliti kondisi fisik kendaraan yang ingin dibeli secara detil, kita juga perlu mempersiapkan surat-surat kendaraan dan sistem kredit yang ingin dipakai.

Untuk masalah pemeriksaan kondisi fisik surat-surat kendaran, kita bisa meminta bantuan dari pihak ketiga, tetapi kalau untuk sistem kredit kita sendiri yang harus mengurusnya agar bisa mengerti.

Mengapa demikian? Karena  nantinya keputusan bergantung dan terkait dengan kondisi keuangan kita. Jadi, untuk meminimalisir risiko-risiko yang tidak diinginkan maka sebaiknya untuk sistem kredit sebaiknya diurus sendiri. (Baca juga: Cek Simulasi Kredit Mobil Agar Tidak Rugi Beli Kendaraan)

Proses pengajuan kredit mobil online pun kini tersedia. Untuk mengajukan kredit kendaraan bermotor setidaknya ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu:

  1. Kartu Identitas (KTP/SIM/Paspor)
  2. Surat keterangan pengasilan atau slip gaji
  3. Catatan tagihan kartu kredit selama 3 bulan terakhir (jika memiliki kartu kredit)
  4. Fotokopi NPWP
  5. Surat-surat kendaraan lengkap (khusus untuk mobil bekas)
  6. Fotokopi rekening koran selama 3 bulan terakhir (untuk pengusaha)
  7. Fotokopi keterangan izin praktik (untuk profesional)
  8. Fotokopi Pajak Bumi Bangunan atau Bukti Pembayaran Tagihan Listrik/PDAM
  9. Fotokopi SIUP, TDP, dan berbagai syarat lainnya menyesuaikan dengan lembaga keuangan yang kita pilih.
Simulasi perhitungan kredit mobil

Untuk menghitung perkiraan cicilan bulanannya, ada beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu, yaitu:

  • Harga mobil
  • Uang muka (Berapa persen dari harga mobil)
  • Jangka waktu yang ingin diambil (Tenor)
  • Suku bunga kredit mobil
  • Biaya lain-lain (Asuransi, provisi, polis asuransi, dan administrasi)

(Baca juga: 6 Jaminan untuk Ajukan Pinjaman Selain BPKB Mobil)

Contoh perhitungan kredit:

Andi ingin membeli mobil baru seharga Rp 150 juta, uang muka yang dibutuhkan adalah 30% dari harga mobil. Suku bunga kredit mobil yang dikenakan adalah 4.8% per tahun (flat) dan jangka waktu yang diambil adalah 5 tahun.

Sementara, untuk biaya asuransi dikenakan sebesar 5%, biaya provisi sebesar 0,5%, biaya polis asuransi sebesar Rp 40 ribu dan biaya administrasi sebesar Rp 700 ribu.

Berapa pembayaran pertama kali dan total cicilan per bulan yang harus Andi tanggung terkait kredit mobil yang diajukan?

Gunakan rumus sebagai berikut:

  • Plafon pinjaman = Harga mobil – Uang Muka
  • Jumlah cicilan per bulan = Angsuran pokok per bulan + angsuran bunga per bulan
  • Angsuran pokok per bulan = Plafon pinjaman / Tenor
  • Angsuran bunga per bulan = (Plafon pinjaman x Suku bunga) / 12
  • Pembayaran pertama kali = Uang muka + Angsuran pertama + Asuransi (Persen dari harga Mobil) + Provisi (Persen dari plafon pinjaman) + Polis Asuransi + Administrasi

Plafon pinjaman : Rp 150.000.000 – Rp 45.000.000 (DP 30% dari Harga Mobil) = Rp 105.000.000

Angsuran pokok per bulan : Rp 105.000.000 / 60 bulan = Rp 1.750.000

Angsuran bunga per bulan : (Rp 105.000.000 x 4.8%) / 12 = Rp 420.000

Jumlah cicilan per bulan : Rp 1.750.000 + Rp 420.000 = Rp 2.170.000

Pembayaran pertama kali : Rp 45.000.000 + Rp 2.170.000 + Rp 7.500.000 (5% dari Rp 150.000.000) + Rp 525.000 (0.5% dari  Rp 105.000.000) + Rp 40.000 + Rp 700.000 = Rp 55.935.000

Jadi, jumlah pembayaran pertama yang harus dilakukan oleh Andi adalah Rp 55.935.000 dan cicilan per bulannya sebesar Rp2.170.000 selama 5 tahun.

Ingat, ketika ingin mengajukan kredit mobil baru maupun bekas ketahui dulu jenis dan berapa suku bunga kredit yang ditawarkan. Karena, bunga yang ditawarkan akan sangat berpengaruh terhadap jumlah cicilan bulanan nantinya.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.