8 Bahaya Kerja Lembur bagi Kesehatan, Hindari sebelum Terlambat!

Sebagian orang mungkin masih menganggap sepele bahaya kerja lembur bagi kesehatan. Padahal, berbagai efek samping dari kerja lembur memang nyata adanya dan bisa menyebabkan kematian.

8 Bahaya Kerja Lembur bagi Kesehatan, Hindari sebelum Terlambat!

Zaman sekarang, opsi kerja lembur bagi karyawan dianggap yang paling ‘realistis’ ketika tuntutan pekerjaan banyak sementara jam kerja sangat terbatas.

Bukan hanya perihal itu saja, sebagian orang yang mengambil opsi kerja lembur, biasanya diiming-imingi tambahan penghasilan.

Sehingga, mereka yang membutuhkan hasil instan rela memilih jalan pintas tersebut, agar kondisi ekonominya stabil atau bahkan diatas ekspektasi.

Ya, sesekali bekerja lembur mungkin tak apa. Namun, kalau kebiasaan itu dilakukan terus-menerus, tentu ada bahaya yang mengintai, terutama bagi kesehatan tubuh.

Waktu Normal Bekerja sesuai Aturan Pemerintah

Di Indonesia sendiri, aturan waktu kerja bagi karyawan yang bekerja 5 hari dalam seminggu adalah 8 jam sehari atau kurang lebih 35-40 jam per minggu.

Aturan tersebut juga telah ditetapkan oleh pemerintah dalam Undang-Undang No.13 Tahun 2003 pasal 77-85 tentang Ketenagakerjaan.

Apabila ketentuan waktu kerja yang ditetapkan perusahaan melewati dari aturan pemerintah, otomatis waktu kerjanya dihitung sebagai masa lembur, dimana pekerja atau karyawan berhak mendapat upah lembur.

Sederet Bahaya Kerja Lembur bagi Kesehatan

Memang sih kerja lembur biasanya diberikan upah tambahan. Tapi dibalik kesenangan itu, ada bahaya kerja lembur bagi kesehatan yang mengintai.

Beberapa bahaya tersebut malahan bisa menyebabkan risiko kematian jauh lebih besar dari apa yang kamu bayangkan lho. Mau tahu apa saja bahayanya? Simak ulasan CekAja di bawah ini.

1. Berisiko serangan jantung

Bahaya kerja lembur bagi kesehatan yang pertama dan telah dibuktikan dalam banyak studi luar negeri adalah risiko serangan jantung.

Banyak pakar yang menilai bahwa seseorang yang bekerja lebih dari waktu normalnya, berisiko terkena serangan jantung akibat ketidakseimbangan hormonal.

Lembur menyebabkan pekerja mengalami stress dan imbasnya berupa peningkatan kortisol hingga adrenalin pada tubuh.

Di sisi lain, yang menyebabkan lembur menjadi faktor seseorang mengalami serangan jantung adalah karena fungsi organ tubuh itu menurun, akibat pola makan yang tidak terkontrol selama lembur.

(Baca Juga: 10 Penyakit Paling Mematikan di Dunia)

2. Berisiko stroke

Seperti halnya serangan jantung, penyakit stroke juga termasuk dalam deretan bahaya kerja lembur bagi kesehatan.

Malahan, risiko stroke ini dinilai yang paling serius bagi mereka yang terlalu berlebihan dalam bekerja.

Sebuah studi mengungkap, bahwa risiko stroke dapat meningkat hingga 33 persen pada mereka yang bekerja lebih dari batas normalnya dalam seminggu.

Sebagai informasi, stroke itu merupakan salah satu kondisi dimana pasokan darah ke otak mengalami penurunan akibat dari pecahnya pembuluh darah.

Penyakit ini butuh penanganan yang cepat, sebab risikonya yang fatal, dapat menyebabkan sel otak mati dalam hitungan menit saja.

3. Berisiko depresi

Sebagian besar pekerja pasti setuju bahwa jam kerja yang kelewat panjang bukan hanya membuat lelah fisik namun juga mental. Ya, normalnya seseorang dapat bekerja 7-8 jam per hari saja.

Lewat dari itu sudah dipastikan masuk dalam waktu lembur. Nah, waktu lembur yang terus-menerus dialami ini ternyata enggak cuma meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke.

Tapi, dampaknya bisa langsung dirasa pada kesehatan mental, di mana kamu dapat mengalami stress hingga depresi berkepanjangan.

Mengutip Alodokter, seseorang yang bekerja lebih dari waktu normalnya dapat mengalami depresi dengan tingkat kecenderungan meningkat dua kali lipat, ketimbang mereka yang bekerja 7 hingga 8 jam setiap harinya.

Stress dan depresi yang dialami ketika bekerja lembur ini terjadi karena ketegangan otot dan minimnya waktu relaksasi, sehingga seseorang sulit mengontrol emosi mereka hingga sering terlihat murung.

4. Berisiko kanker

Bahaya kerja lembur bagi kesehatan yang berikutnya adalah risiko kanker. Penyakit ini memang jadi momok menakutkan, karena dampaknya yang enggak main-main.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa risiko penyakit kanker payudara pada wanita dapat dialami, ketika ia terus menerus bekerja hingga larut malam dan membuat jam tubuh alami terganggu.

Alhasil, berkembanglah sel kanker termasuk diantaranya sel kanker payudara.

Pada kasus lainnya, kerja lembur yang membuat kelelahan fisik dan mental dapat menyebabkan kanker usus besar hingga kanker prostat, akibat pola hidup yang tak sehat dari kebiasaan lembur tersebut.

5. Berisiko obesitas

Risiko obesitas juga termasuk dalam bahaya kerja lembur bagi kesehatan. Mengapa demikian?

Sebab, waktu yang kamu punya hanya diisi dengan bekerja dan tidak menghiraukan aktivitas lainnya seperti olahraga, hingga istirahat.

Lalu, seperti yang kamu tahu pula, selama bekerja biasanya kita cenderung memiliki pola makan yang tidak sehat.

Misalnya selalu mengonsumsi kopi, makan-makanan manis, dan junk food sebagai teman pengisi waktu bekerja.

Jika kebiasaan tersebut dilakukan secara berulang, kamu akan mengalami risiko penyakit metabolik dimana salah satu yang termasuk dalam kategori penyakit tersebut adalah obesitas dan gula darah tinggi.

6. Kurang istirahat

Bisa dibilang ketika kamu harus bekerja lembur, otomatis jam tidurmu pun akan turut berubah bahkan berkurang. Perubahan ini pastinya mempengaruhi waktu istirahatmu.

Dari kurangnya istirahat, tubuh menjadi rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti stress, sakit kepala, hingga yang paling parah mengidap penyakit serius seperti kanker.

Enggak mau kan mengalami kondisi-kondisi tersebut apalagi dimasa pandemi seperti sekarang?

Jadi, mulai dari sekarang cobalah merubah waktu kerjamu ya, dan perbanyak istirahat normalnya 8 jam untuk tidur agar tubuh tetap fit di esok harinya.

7. Konsentrasi berkurang

Bahaya kerja lembur bagi kesehatan pada poin keenam di atas juga berimbas di pembahasan pada poin ini.

Ya, ketika kamu kurang tidur atau jarang sekali beristirahat akibat kebanyakan bekerja, otomatis sulit berkonsentrasi karena fisik dan otak yang diforsir terus-menerus.

Fungsi otak yang dipaksa ini akan mengalami penurunan dan kerjanya menjadi kurang optimal.

Alhasil, kamu bakal sulit untuk fokus dalam meningkatkan performa kerjamu dan lebih parahnya lagi dapat mengakibatkan kecelakaan saat bekerja.

(Baca Juga: 9 Cara Mencegah Penyakit Jantung sejak Dini)

8. Menurunkan fungsi mata

Bahaya kerja lembur bagi kesehatan yang terakhir adalah dapat menurunkan fungsi kesehatan mata.

Kondisi itu bisa terjadi bagi mereka yang sering berurusan dengan komputer atau gadget dalam waktu lama, dan terpapar radiasi dari dua perangkat tersebut.

Mata yang terus dipaksa untuk menghadap komputer atau gadget tanpa rehat sekalipun, dapat menurunkan fungsinya, sehingga penglihatan makin lama akan memburuk seiring berjalannya waktu.

Kiat Hadapi Lembur untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Bahaya kerja lembur bagi kesehatan memang enggak bisa dielakan. Walau begitu, terkadang kita sebagai pekerja pasti akan memasuki fase lembur karena tuntutan kerja yang meningkat.

Makanya, saat menghadapi waktu lembur, kamu butuh beberapa kiat yang tepat agar di masa tersebut, fisik dan mental tetap sehat. Dan berikut beberapa kiat yang bisa kamu terapkan di masa lembur kerja:

  • Turuti pola makan yang teratur nan sehat, seperti konsumsi sayur, buah, dan protein
  • Hindari makan-makanan berlebihan dan mengandung banyak gula atau junk food
  • Tetap lakukan aktivitas fisik di sela-sela waktu bekerja
  • Jangan lupa lakukan pereganggan jika kamu bekerja dalam kondisi duduk atau menghadap komputer.
  • Sesekali tonton video lucu atau bercanda dengan rekan sekantor untuk membangun mood kamu.

Jaga Diri dengan Asuransi, Manfaatnya Luas untuk Perlindungan Jangka Panjang

Nah, itu dia beberapa bahaya kerja lembur bagi kesehatan hingga kiat menghadapinya agar fisik dan mental tetap terjaga.

Selain memberikan perlindungan dari dalam, kamu juga butuh tambahan proteksi dari luar seperti asuransi kesehatan.

Dengan asuransi, setidaknya kamu akan merasa aman dari segi finansial, ketika sewaktu-waktu mengalami masalah kesehatan akibat terlalu banyak bekerja.

Asuransi kesehatan yang bagus biasanya memiliki cakupan perlindungan yang luas dengan jaringan rumah sakit banyak.

Salah satu produk yang bisa kamu gunakan adalah asuransi kesehatan dari CekAja.com.

Di CekAja tersedia banyak sekali produk asuransi kesehatan dari mitra asuransi terpercaya yang telah terdaftar OJK.

Preminya terjangkau dan dengan proses pengajuan yang tentu saja praktis. Jadi, tunggu apalagi?

Yuk, langsung beli asuransi kesehatan di CekAja dan nikmati manfaatnya hingga jangka waktu panjang.