Beli Mobil Cash atau Kredit? Jangan Bingung, Ini Perbandingannya!

Pilihan antara beli mobil cash atau kredit sering kali menimbulkan kegalauan bagi calon pemilik kendaraan. Salah satu di antaranya bisa kamu pilih setelah membandingkan beberapa hal yang akan dibahas lengkap berikut ini.

Memiliki kendaraan pribadi menjadi impian sebagian besar orang. Selain untuk memudahkan proses mobilisasi untuk berbagai kegiatan sehari-hari, memiliki kendaraan bermotor khususnya mobil sering dianggap sebagai pencapaian dalam mencukupi kebutuhan hidup.

Untuk membeli mobil, pilihan beli mobil cash atau kredit yang tersedia bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Perbandingan antara keduanya harus dipikirkan secara cermat, sehingga pengambilan keputusan lebih mantap tanpa rasa menyesal atau merasa rugi.

Dalam artikel ini, CekAja akan membantumu membandingkan metode beli mobil cash atau kredit, dengan menjabarkan untung rugi dari masing-masing pilihan tersebut.

Keunggulan Beli Mobil Cash

Bebas dari Tanggungan Cicilan

Dengan beli mobil cash, kamu bisa langsung memiliki mobil tanpa pusing memikirkan penyisihan budget cicilan tiap bulannya. Ini berarti kamu tidak menambah hutang hanya untuk membeli kendaraan.

Tidak perlu membayar biaya tambahan

Bunga yang disertai dalam cicilan mobil tentu akan memberatkanmu. Dengan membeli mobil cash, kamu terbebas dari biaya tambahan seperti bunga cicilan.

Harga Lebih Murah

Selain itu, kamu juga berkesempatan mendapatkan harga mobil lebih murah apabila membelinya secara cash alias kontan. Banyak dealer yang menawarkan harga lebih hemat ini untuk menarik konsumen yang berminat beli mobil cash.

Tidak Ada Risiko Mobil Ditarik Leasing

Kamu tidak perlu khawatir dengan risiko mobil akan ditarik kembali oleh pihak leasing karena adanya tunggakan alias kredit macet.

Mudah Diuangkan Kembali

Mobil yang dibeli dengan cara cash lebih mudah diuangkan atau dijual, karena segala surat kelengkapan seperti BPKB sudah kamu miliki. Hal ini berbeda dengan mobil kredit yang harus menunggu masa cicilan selesai untuk mendapatkan BPKB.

(Baca Juga: Biaya Perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan Mobil Pribadi, Lebih Mahal atau Murah?)

Kekurangan Beli Mobil Cash

Pilihan Mobil Terbatas

Seringkali budget untuk membeli mobil cash yang terbatas membuat pilihan mobil yang bisa dibeli pun ikut terbatas pula. Misalnya dengan budget Rp200 juta, kamu bisa mendapatkan mobil cash produksi lama.

Sedangkan jika memilih mengambil kredit mobil, budget Rp200 juta bisa kamu jadikan DP mobil keluaran terbaru yang tentu saja teknologinya lebih mutakhir.

Lebih Lama Menyiapkan Budget

Sebagian dari kita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyiapkan budget beli mobil cash. Jadi, dalam prosesnya, bisa saja dana yang diniatkan untuk membeli mobil malah terpakai untuk keperluan lain.

Tidak Ada Perputaran Uang

Jika kamu mengalokasikan semua dana untuk beli mobil cash, maka dana akan langsung habis sekaligus untuk satu keperluan. Sehingga bisa saja ke depannya kamu tidak memiliki dana untuk tabungan atau investasi yang seharusnya bisa menjadi sumber perputaran uang.

Hal ini bisa memberi tekanan psikologis, dimana ada perasaan bahwa uang yang dikumpulkan langsung habis untuk keperluan membeli mobil, sedangkan di sisi lain kamu juga harus tetap membayar biaya perawatan mobil dan pajak tanpa memiliki sisa uang yang bisa diputar.

Tidak Ada Kesempatan Membangun Citra Kredit

Setiap transaksi kredit akan tecatatan sebagai citra kredit atau identitas kredit yang bermanfaat sebagai bukti sepak terjangmu dalam menyelesaikan cicilan. Citra kredit yang baik ini kemudian bisa digunakan sebagai pelancar pengajuan kredit (pinjaman) lainnya di masa depan.

Jika kamu membeli mobil cash, maka kamu tidak memiliki kesempatan untuk membangun citra kredit ini.

Tidak Disertai Asuransi

Mobil yang dibeli secara cash tidak memiliki perlindungan dari risiko kerusakan atau kehilangan. Jadi, apabila terjadi risiko yang tak diinginkan, pemilik mobil harus menanggung kerugiannya sendiri.

Untuk mempermudah perbandingan antara beli mobil cash atau kredit, selanjutnya kita bahas soal keunggulan dan kekurangan beli mobil kredit berikut ini.

Keunggulan Beli Mobil Kredit

Masa Pengumpulan Dana Lebih Singkat

Dalam proses kredit mobil, kamu tidak perlu menunggu tabungan banyak seperti beli cash. Masa pengumpulan dana akan lebih singkat, karena hanya perlu menyiapkan dana sesuai besaran DP. Dengan begitu, tidak ada tekanan psikologis yang berarti selama masa pengumpulan dana awal.

Dana Bisa Dialihkan untuk Keperluan Lain

Karena hanya sebagian dana yang digunakan untuk membayar DP mobil, maka sebagian lainnya bisa dialihkan untuk menjalankan bisnis, dijadikan dana daurat, atau diinvestasikan.

Pilihan Mobil Bervariasi

Jika kamu memilih menghabiskan dana yang cukup besar untuk DP mobil, maka kamu bisa mendapatkan mobil seri terbaru dengan spesifikasi yang lebih mantap. Pilihan mobil akan lebih bervariasi sesuai dengan keinginan.

Berkesempatan Membangun Citra Kredit

Jika proses cicilan berjalan lancar dan kamu mampu membayar tanpa ada keterlambatan, maka data terekam ini bisa dimanfaatkan sebagai bukti baik untuk kebutuhan pengajuan kredit/pinjaman di masa mendatang.

Disertai dengan Asuransi

Debitur yang mengambil kredit kendaraan akan diber perlindungan asuransi. Jadi, kamu tak perlu dipusingkan dengan kerugian dari risiko kerusakan atau kehilangan mobil.

(Baca Juga: 6 Jenis Mobil Hyundai di Indonesia Terbaru 2021 Beserta Daftar Harganya)

Kekurangan Beli Mobil Kredit

Harus Disiplin Membayar Cicilan

Setiap bulannya kamu wajib menyisihkan uang untuk melunasi cicilan hingga selesai. Jika tidak, maka risiko mobil ditarik kembali oleh pihak leasing pun mengintai, dan citra kredit yang memburuk akan memberi dampak pada pengajuan kredit di masa depan.

Harga Lebih Mahal

Mobil kredit tentu saja disertai dengan bunga yang membuat harga mobil jadi lebih mahal dibandingkan dengan membayar cash. Beban bunga dan biaya tambahan lainnya akan menambah hutangmu.

Tidak Mudah Diuangkan

Mobil kredit tidak mudah dijual karena penyerahan surat-suratnya baru akan terjadi apabila cicilan sudah selesai dibayarkan.

Kesimpulan

Itulah pembahasan mengenai beli mobil cash atau kredit. Semuanya memiliki nilai untung dan rugi masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu.

Namun sebagai masukan, jika mobil yang ingin dibeli ditujukan untuk kegiatan usaha, maka sebaiknya kamu memilih kredit mobil sebagian dana bisa dialirkan untuk keperluan menjalankan usaha tersebut.

Akan tetapi jika kamu sudah merasa mantap mengalokasikan dana untuk beli mobil cash dan sudah memiliki tabungan, dana darurat, serta investasi yang cukup, maka tidak ada salahnya pula untuk beli mobil cash.

Jadi, mana yang kamu pilih? Beli mobil cash atau kredit? Apapun pilihannya, pastikan kamu tetap menyisihkan sebagian uang untuk asuransi kendaraan bermotor milikmu agar proteksi lebih bisa melindungi dari segala risiko berbahaya.

Cari tahu daftar asuransi kendaraan yang cocok untukmu melalui sistem perbandingan produk finansial di CekAja.com, lalu ajukan secara mudah lewat proses online.

CekAja.com adalah media perantara pengajuan produk finansial terpercaya yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamu bisa mendapatkan rekomendasi produk asuransi sesuai dengan profil finansial dengan cara yang praktis.

Yuk, segera ajukan asuransi untuk mobil kesayanganmu sekarang juga!