Bisnis Coffee Shop Modal di Bawah Rp20 Juta, Bisa?

Kata siapa bisnis coffee shop selalu mahal? Buktinya, kamu bisa loh buka bisnis coffee shop modal di bawah Rp20 juta! Nggak percaya? Yuk, langsung saja simak apa saja yang didapatkan dari modal Rp20 juta, untuk mendirikan bisnis kafe.

Advertisement

Terlebih, kini coffee shop sedang banyak digandrungi oleh anak muda, sehingga pasarnya cukup luas dan mudah untuk menggaet pelanggan. 

Selain itu, bisnis bidang kuliner memang terbilang tinggi peminat. Apalagi kuliner kopi atau makanan yang biasa ada di coffee shop, lebih disukai, ketimbang jenis kuliner lainnya. 

Misal seperti membuka warung steak. Karena, tidak semua orang suka daging sapi, lalu steak biasanya hanya dijadikan menu makan utama, dan modalnya cukup besar, karena harga daging sapi tergolong mahal. 

Sehingga, mempertimbangkan jenis bisnis kuliner adalah hal penting. Apalagi, melihat modal yang harus dikeluarkan. Nah, mumpung bisnis coffee shop sedang tinggi peminat, yuk ulas bisnis coffee shop modal di bawah Rp20 juta ini!

(Baca Juga: 6 Rekomendasi KTA Kilat Terbaik Cicilan Ringan)

Meski tidak menjadi coffee shop besar, megah, dan mewah, namun dengan Rp20 juta kamu bisa buat coffee shop yang nyaman, sederhana, dengan pilihan minuman dan snack yang cukup lengkap. 

Terlebih, kamu juga telah memiliki lahan, misalnya halaman rumah, atau lapak pinggir jalan yang murah. Sehingga, kamu tidak perlu membayar sewa ruko atau lapak khusus, yang mahal. 

Jadi, apa saja kira-kira yang bisa didapatkan dari bisnis coffee shop modal di bawah Rp20 juta? Tenang, meski untuk meracik minuman kopi enak harus membutuhkan peralatan canggih dan mahal, namun kamu tetap bisa menggunakan peralatan yang sederhana, atau peralatan manual. 

Contoh Simulasi Alokasi Dana Bisnis Coffee Shop Modal di Bawah Rp20 Juta

Agar kamu bisa memiliki bayangan, yuk cek contoh simulasi alokasi dana bisnis coffee shop modal di bawah Rp20 juta berikut ini: 

1. Peralatan Pembuat Kopi

  • Moka pot (alat seduh kopi sederhana

Kisaran harga: Rp120.000 (Harga di marketplace Shopee)

  • Syphon (alat seduh kopi dengan saringan

Kisaran harga: Rp300.000 (Harga di marketplace Shopee)

  • V60 (penyeduh kopi dengan filter paper

Kisaran harga: Rp120.000

  • Vietnam drip (alat manual brewing)

Kisaran harga: Rp100.000

  • French press (alat penghilang ampas kopi)

Kisaran harga: Rp325.000

  • Ketel pemanas khusus

Kisaran harga:Rp130.000

  • Mesin grinder (alat penggiling kopi)

Kisaran harga: Rp459.000 (Merk Newstyle, harga di marketplace Shopee)

  • Server kopi (alat saji kopi)

Kisaran harga: Rp200.000

  • Gelas pengaduk kopi

Kisaran harga: Rp50.000

  • Milk jug (alat pembuat cream/buih susu)

Kisaran harga: Rp130.000

  • Mini burner (kompor mini pemasak kopi)

Kisaran harga: Rp360.000

Total: Rp2.374.000

2. Perlengkapan Kafe

  • Meja + Kursi Kayu 4 Set (1 set: 1 Meja + 2 Kursi)

Kisaran harga: Rp900.000/set x 4 set: Rp3,6 juta

  • Cangkir Keramik 2 lusin (24 buah) 

Kisaran harga: Rp150.000/lusin x 2: Rp300.000

  • Gelas Kaca 2 lusin (24 buah)

Kisaran harga: Rp78.000/lusin x 2: Rp156.000

  • Piring dan Sendok (masing-masing 1 lusin)

Kisaran harga: Rp150.000

  • Alat Masak Air dan Kompor

Kisaran harga: Rp500.000

  • Aksesoris Pelengkap Ruangan (Pajangan dinding, rak kayu, vas bunga, pengharum ruangan)

Kisaran harga: Rp500.000

  • Kipas Angin Dinding

Kisaran harga: Rp300.000

  • Lemari Es 1 Pintu

Kisaran harga: Rp1,5 juta

  • Gaji Satu Pegawai

Berkisar: Rp1 juta/bulan

  • Bahan minuman dan makanan (Kopi, susu, teh, frozen food, bahan makanan)

Kisaran harga:Rp2 juta

Total: Rp10.006.000

3. Biaya Lain-lain

  • Biaya Retribusi / Perizinan usaha

Berkisar: Rp150.000

  • Bayar pasang listrik prabayar 1300 VA

Kisaran: Rp1.7 juta

  • Bayar pasang wifi

Kisaran harga: Rp300.000

Total: Rp2.150.000

Total Biaya Buka Coffee Shop

Rp2.374.000 + Rp10.006.000 + Rp2.150.000= Rp14.530.000

Budget Rp20.000.000 – Rp14.530.000

= Rp5.470.000

Nah, dengan totalan simulasi di atas, sisa uang modal bisa digunakan untuk dana operasional, selama satu sampai 2 bulan ke depan, seperti untuk membeli bahan makanan, atau keperluan promosi. 

Bahkan, keperluan operasional juga bisa kamu gunakan, dari dana hasil penjualan. Namun, perlu kamu ketahui bahwa keuntungan dari bisnis semacam ini, memang tidak bisa dipastikan. 

Karena hasil yang didapat, tergantung dari bagaimana kondisi pasar, serta dari pihak kafe yang bisa menjaga kualitas usaha itu sendiri. 

Seperti menjaga kualitas rasa kopi, minuman atau makanannya, menjaga pelayanannya, promosi kencang, inovasi terus berjalan, dan lainnya. 

Namun, pada umumnya, bisnis kuliner seperti coffee shop, baru akan bisa merasakan laba bersih setelah bisnis berjalan satu tahun.

Agar penjualan lebih baik, sebaiknya kamu sering-sering adakan promo menarik, dan inovasi minuman dan makanan yang unik. Terlebih jika kamu memiliki banyak teman, yang suka ngopi, bisa banget untuk diajak ngopi di coffee shop kamu. 

Dengan begitu, coffee shop kamu akan terlihat ramai setiap hari, dan juga bisa nambah income bisnis kamu juga.

Namun, simulasi alokasi modal di atas hanyalah sebuah gambaran. Karena, mungkin yang dibutuhkan bisa lebih sedikit atau justru lebih banyak. 

Akan tetapi, sebisa mungkin kamu harus bisa menyesuaikan kebutuhan dengan modal awal sebesar Rp 20 Juta tersebut. Selain itu, jangan langsung dihabiskan, dan sebaiknya disisakan sedikit untuk deposit dana operasional, paling tidak untuk 2 bulan ke depan. 

Bagaimana Kalau Merugi?

Namanya juga berbisnis, pasti ada risiko merugi, apalagi kamu pebisnis pemula. Ketika kamu mengalami kerugian, kamu bisa melakukan banyak hal, yang pastinya tidak langsung putus asa. 

(Baca Juga: 10 Rekomendasi Es Kopi Literan Paling Hits di Bawah Rp100 Ribu)

Salah satunya, cobalah untuk minta saran dan mendiskusikan masalah bisnismu, dengan mereka yang sudah sukses, menjalankan bisnis coffee shopnya.

Jika kamu tidak memiliki rekan sesama bisnis coffee shop yang sukses, kamu bisa sering ikut seminar tentang entrepreneur. 

Atau jika kamu sudah kehabisan dana, kamu bisa putar otak dengan cara mengubah strategi. Misalnya, dengan cara berjualan di halaman rumah, agar menghindari bayar sewa lapak, atau berjualan di mobil (seperti konsep food truck), dan lain-lain. 

Jika kamu pintar dalam membaca kondisi pasar, mungkin kamu akan tetap bisa mempertahankan bisnismu. Jadi, tetap semangat, konsisten, dan mulai saja dulu. 

Yuk, buat kamu yang berminat untuk bangun bisnis coffee shop modal di bawah Rp20 juta, bisa mulai cek-cek lokasi, dan cek-cek tabungan. 

Nah, jika tabungan belum sampai di nilai Rp20 juta, tapi tetap ingin coba bangun bisnis kafe, bisa coba ajukan pinjaman kredit tanpa agunan, atau KTA, melalui CekAja.com. 

Tidak perlu khawatir, karena di CekAja.com kamu akan mendapatkan banyak penawaran pinjaman KTA terpercaya, dari berbagai perusahaan perbankan, di Indonesia.

Sebut saja, seperti KTA OK Bank, KTA Permata, KTA Standard Chartered, dan masih banyak lagi. Kamu hanya tinggal pilih, maka produk yang sekiranya akan cocok dengan kebutuhan bisni kamu, dan profil kamu. 

Penasaran kan? Yuk, langsung saja cek daftar produk pinjaman KTA di CekAja.com, dan temukan KTA terbaik pilihanmu, sekarang juga! 

Advertisement