8 Cara Mengatasi Mobil yang Terendam Banjir Tanpa Harus ke Bengkel

5 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri pada

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir memang seharunya diketahui oleh para pemilik kendaraan roda empat tersebut. Dan di sini, CekAja bakal berbagi informasinya khusus buat kamu.

Beberapa Komponen pada Mobil yang Rentan Terhadap Banjir

Ketika banjir, banyak pemilik mobil yang memilih untuk tidak mengendarai kendaraannya itu, guna terhindar dari masalah kerusakan, khususnya pada mesin.

Sebab, di dalam mobil sendiri, terdapat banyak komponen elektronik yang sangat rentan terhadap air. Apalagi jika sampai terendam banjir.

Adapun komponen-komponen yang cenderung mudah rusak kala terendam banjir, diantaranya:

  • Watter Hammer: Ketika air masuk ke dalam ruang pembakaran kala mesin tengah aktif bekerja.
  • Korslet di bagian ECU: Ketika air masuk ke dalam ruang mesin, tempat diletakkannya Engine Control Unit (ECU).
  • Kampas rem: Ketika banjir, komponen pada pengereman juga berpotensi rusak, di mana kampas dan piringannya akan mudah berkarat karena kondisi lembab.
  • Oli: Begitupun dengan bagian transmisi dan mesinnya. Yang mana, saat air masuk dalam mobil, otomatis mempengaruhi warna oli dan mengubahnya menjadi berwarna cokelat pekat.

Cara Mengatasi Mobil yang Terendam Banjir

Jika hujan menjadi masalah terberat bagi pengendara mobil, lalu adakah cara untuk mengatasi mobil yang terendam banjir? Jawabannya tentu ada!

Malahan, meski sederet caranya dianggap agak rumit, namun pemilik mobil tetap disarankan untuk mencobanya, agar mobil dapat kembali hidup dan tidak mengalami kerusakan yang berarti.

Nah, lewat artikel ini, CekAja bakal bantu kamu menjelaskan tentang keseluruhan cara mengatasi mobil yang terendam banjir. Jadi, disimak baik-baik ya.

1. Jangan dipaksa untuk di-starter

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir yang pertama adalah dengan tidak di-starter. Hal ini wajib dilakukan, agar mobi terhindar dari risiko korslet pada bagian kelistrikannya.

Bahkan, jika dipaksakan, mobil yang di-starter dalam keadaan terendam banjir justru akan membuat air semakin masuk ke dalam mesin, dan memperparah kondisinya.

(Baca Juga: 9 Layanan Home Service Otomotif Terbaik)

2. Mobil cukup didorong saja

Ketimbang dihidupkan secara paksa, ada baiknya kamu mendorong mobilmu ke area yang tidak terlalu tergenang air.

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir ini, patut dilakukan, agar tidak memicu korsleting pada aki maupun mesin.

Pasalnya, kalau sampai air sudah menggenangi ruang mesin dan aki, yang ada justru mobil sulit untuk dihidupkan, dan kamu pun mesti membawanya ke bengkel untuk diservis.

Bisa dibayangkan berapa biaya yang mesti kamu keluarkan untuk kerusakan yang satu ini.

3. Lepaskan kabel negatif aki

Sembari didorong, ada baiknya pula untuk melepaskan kabel negatif aki pada mobil. Ini perlu dilakukan, terutama untuk pemilik mobil bertransmisi listrik atau mobil keluaran terbaru.

Dengan mencabut kabel negatif aki, maka seluruh aliran listrik dalam mobil otomatis terputus. Setelahnya, cabut pula kabel positif aki agar risiko korsleting (hubungan arus listrik pendek) kian terminimalisir.

Nah, dalam mencabut kabel aki sendiri, usahakan agar tidak tertukar antara kabel negatif dan positif. Idealnya, lepaskan terlebih dulu kabel aki negatif baru kemudian kabel positif.

Pasalnya, untuk beberapa jenis mobil tertentu, mencabut kabel aki positif duluan justru dapat menyebabkan erorr hingga malfungsi pada perangkat elektrikalnya.

4. Nonaktifkan rem dan ganjal mobil dengan batu

Pada mobil dengan rem tromol, genangan air yang masuk ke dalam kampas rem justru bisa menyebabkan rem memuai dan akhirnya melekat pada roda.

Oleh karenanya, saat dalam kondisi banjir, hindari penggunaan rem parkir untuk menahan mobil.

Sebagai gantinya, gunakanlah batu untuk mengganjal persneling atau perputaran gigi mesin ke gigi satu.

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir tersebut dapat dilakukan pada mobil bertransmisi manual.

Sementara untuk mobil dengan transmisi otomatis, bisa memasukkan posisi rem parking alias berhenti.

5. Keringkan perangkat pengapian

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir berikutnya adalah dengan mengeringkan perangkat pengapiannya. Perangkat ini terdiri dari busi, alternator, karburator, saringan udara, dan delco kabel.

Kamu bisa memanfaatkan angin dari kompresor untuk membersihkan sekaligus mengeringkan bagian filter udara maupun busi. Jika sudah, keringkan pula perangkat pengapian lainnya, dan lakukan secara teliti.

Hal itu dilakukan tentu saja agar mobil tidak mengalami mogok secara mendadak hingga mengakibatkan kondisi mesinnya rusak parah.

(Baca Juga: 6 Masalah Umum yang Dialami pada Mobil Matic)

6. Cek tangki bahan bakar dan oli

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir yang keenam adalah dengan mengecek bagian tangki bahan bakar dan juga oli.

Ketika banjir, ruang bahan bakar mobil biasanya akan sangat mudah tercampur dengan air.

Alhasil, kamu pun mesti membuang air yang menggumpal di bagian bawah tangki sekaligus membersihkannya, agar bagian tangki tidak berkarat.

Begitupun pada bagian oli mesin. Kamu juga mesti mengecek bagian ini dan jika air tercampur dengan oli, sebaiknya dikuras hingga bersih dan menggantinya dengan yang baru.

Karena jika tidak, oli yang tercampur air ini justru dapat merusak mesin maupun komponen lainnya dalam mobil.

7. Keringkan di bawah sinar matahari

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir ini memang hanya pengecualian. Sebab, kamu cuma bisa melakukannya saat cuaca sedang terik atau jika matahari bersinar.

Cara ini dianggap lebih efektif, dan pastinya tidak menguras banyak waktumu. Apalagi karena semua prosesnya dilakukan secara alami, dengan bantuan paparan sinar matahari.

8. Periksa bagian interior mobil

Cara mengatasi mobil yang terendam banjir yang terakhir adalah dengan memeriksa bagian interiornya juga. Karena sebetulnya, genangan air yang masuk tak hanya memenuhi bagian mesin mobil saja lho.

Kamu pun perlu memperhatikan bagian interior mobil, jika sekiranya genangan air yang masuk cukup tinggi. Pertama-tama, yang mesti kamu lakukan adalah dengan melepas bagian lantai dan karpet.

Setelahnya peras busa dan kain pelapis jok mobil, karena bagian ini umumnya terbuat dari bahan spons yang mudah menyerap air. Sehingga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau apek.

Lepaskan juga panel pintu, dan berhati-hatilah saat membersihkannya agar fungsi pada sistem power window maupun central lock tetap aman.

Kemudian bersihkan saluran AC, dengan membongkarnya secara menyeluruh agar mobil tidak bau apek.

Terakhir, bersihkan langit-langit mobil dengan sikat lembut untuk menghilangkan sisa-sisa noda bekas genangan banjir.

Perlindungan Terbaik untuk Mobil? Asuransi Kendaraan Jawabannya!

Informasi mengenai cara mengatasi mobil yang terendam banjir memang wajib diketahui oleh pemilik kendaraan roda empat.

Namun, selain hal itu, ada baiknya pula pemilik mobil punya proteksi tambahan berupa asuransi untuk melindungi kendaraan favoritnya dari segala risiko kerusakan dan kerugian.

Asuransi kendaraan punya cakupan manfaat yang cukup meluas, dan biasanya sudah termasuk perlindungan terhadap bencana alam seperti banjir.

Kamu bisa mengajukan asuransi kendaraan di CekAja.com, yang terkenal bagus termasuk pula mengenai layanan servisnya.

Selain mengajukan, kamu pun dapat membandingkan dulu produk asuransi kendaraannya, baik itu yang berjenis TLO ataupun All Risk.

Semua proses perbandingan hingga pengajuan asuransi di CekAja tergolong mudah dan praktis, karena dilakukan secara online.

Bahkan setelah pengajuan, kamu juga bakal mendapatkan tambahan diskon hingga 20 persen, dengan cakupan perlindungan yang maksimal dan layanan call center tersedia 24 jam penuh.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, langsung ajukan asuransi kendaraan di CekAja.com, dan nikmati seluruh manfaatnya untuk mobil kesayangan kamu.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri