10 Cara Mengatasi Siklus Haid Tidak Teratur yang Efektif dan Aman Dilakukan

Faktanya, ada beberapa cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang bisa kamu coba, loh! Semua cara tersebut tentunya aman dilakukan, dan ampuh mengembalikan siklus haidmu apabila dilakukan secara rutin.

Advertisement

Siklus haid yang tidak teratur, pada dasarnya merupakan sebua kondisi, di mana siklus menstruasi menjadi lebih lambat, lebih cepat, lewat beberapa bulan, bahkan tidak terjadi haid sama sekali.

Padahal, normalnya siklus haid terjadi setiap 28 – 36 hari, dengan lama perdarahan 2 – 8 hari, dan berlangsung sebanyak 11 – 13 kali dalam satu tahun.

Meski begitu, setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, baik itu lebih pendek maupun lebih panjang, tergantung dengan kondisi kesehatan dan faktor lainnya.

Maka dari itu, buat kamu yang siklus haidnya tidak teratur, sebaiknya mulai cari tahu faktor penyebabnya, beserta cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang benar.

Tipe Haid Tidak Lancar

Buat kamu yang mengalami siklus haid tidak lancar, mungkin menganggap ini adalah kondisi yang “normal”, karena merasa banyak orang mengalaminya.

Pada dasarnya, siklus haid bisa dikatakan tidak lancar, apabila terjadi kurang dari 21 hari, lebih dari 35 hari, atau berubah-ubah waktunya setiap bulannya.

Jadi, siklus haid tidak lancar setiap orang berbeda-beda. Ada yang terjadi di beberapa tahun pertama setelah memasuki masa haid, ada juga yang terjadi di tahun-tahun selanjutnya dan rutin.

Nah, karena kondisi haid tidak lancar setiap orang berbeda, maka kondisi tersebut digolongkan ke dalam beberapa tipe, yang di antaranya yaitu:

  • Amenorrhea, yang merupakan kondisi ketika tidak mengalami menstruasi dalam waktu tiga bulan berturut-turut.
  • Metrorrhagia, yang merupakan kondisi pendarahan menstruasi yang berlangsung lama dengan volume darah yang sangat banyak.
  • Oligomenorrhea, yang merupakan kondisi ketika siklus menstruasi menjadi lebih panjang, atau tidak terjadi menstruasi lebih dari 35 hari, namun kurang dari 90 hari.
  • Polymenorrhea, yang merupakan siklus menstruasi yang berlangsung kurang dari 21 hari.

(Baca Juga: Penyebab Darah Haid Menggumpal)

Siklus Haid yang Perlu Diwaspadai

Untuk beberapa kondisi, siklus haid yang tidak lancar bukanlah suatu hal yang berbahaya. Sebab, kondisi tersebut masih bisa diatasi dengan beberapa cara mengatasi siklus haid tidak teratur secara alami.

Namun, ada juga beberapa siklus haid tidak teratur yang ternyata perlu diwaspadai, seperti:

  • Darah haid yang keluar lebih banyak dari biasanya
  • Pendarahan haid lebih dari tujuh hari
  • Merasakan nyeri di bagian bawah perut selama haid
  • Waktu haid yang berubah-ubah dan semakin lama semakin tidak teratur
  • Siklus haid yang kurang dari 21 hari, atau lebih dari 35 hari
  • Tidak haid selama lebih dari tiga bulan, dan tidak sedang hamil
  • Terjadi perdarahan di antara dua siklus haid.

Penyebab Siklus Haid Tidak Teratur

Untuk bisa menggunakan cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang tepat, kamu tentu harus mengetahui penyebab siklus haid tidak teratur terlebih dahulu.

Yang mana, penyebab siklus haid tidak teratur ada sangat banyak, di antaranya yaitu

  • Kehamilan
  • Menopause
  • Pola hidup sehari-hari yang tidak sehat
  • Kondisi hormon yang tidak seimbang
  • Efek dari penggunaan alat kontrasepsi
  • Obesitas
  • Stres
  • Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
  • Gangguan pada kelenjar tiroid.

Cara Mengatasi Siklus Haid Tidak Teratur

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui penyebab siklus haid tidak teratur, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui beberapa cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang aman dilakukan.

Dari sekian banyak cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang ada, 10 di antaranya dinilai mampu mengatasi siklus haid kembali normal, seperti:

1. Istirahat yang cukup

Cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang pertama, yaitu istirahat cukup. Karena dengan pikiran yang tenang dan kondisi fisik yang segar, siklus haid yang sebelumnya tidak normal, bisa kembali normal seperti semula.

Lalu, bagaimana cara istirahat yang benar agar pikiran dan tubuh kembali jernih? Sangat mudah.

Cukup hentikan kebiasaan begadang, dan usahakan tidur di waktu yang tepat dengan durasi tidur ideal, yaitu tujuh sampai delapan jam.

Apabila hal itu dilakukan secara rutin, maka bisa dipastikan pikiran yang stres akan hilang, tubuh menjadi lebih segar, dan siklus haid perlahan kembali normal.

2. Rutin berolahraga

Berikutnya ada rutin berolahraga. Melansir dari klikdokter.com, baru-baru ini ada sebuah hasil uji klinis yang menunjukkan, bahwa rutin berolahraga secara teratur mampu mengobati dismenore primer.

Dalam uji coba ini, sebanyak 70 mahasiswa dengan dismenore primer berpartisipasi. Mereka melakukan 30 menit latihan aerobik dalam tiga kali seminggu, selama delapan minggu.

Di akhir percobaan, para mahasiswa tersebut melaporkan, kalau rasa sakit yang terasa lebih sedikit terkait periode haid mereka.

Walaupun uji coba tersebut bisa dijadikan patokan, bahwa rutin berolahraga mampu mengembalikan siklus haid normal, namun tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar memahaminya.

3. Menjaga berat badan sehat dan ideal

Selain melakukan dua cara di atas, kamu juga perlu menjaga berat badan selalu sehat dan ideal, agar bisa kembali haid normal.

Karena, terlalu kurus maupun gemuk, keduanya sama-sama bisa merusak jadwal haid. Maka dari itu, untuk mencegahnya kamu perlu menjaga berat badan, dengan mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara rutin.

Seperti yang diketahui, olahraga dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara yang baik, karena bisa sekaligus menjaga imunitas tubuh agar selalu prima.

Sementara, konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah sangat diperlukan, untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh.

4. Melakukan terapi hormon

Di urutan keempat ada melakukan terapi hormon. Cara mengatasi siklus haid tidak teratur ini perlu dilakukan, apabila hormon tubuh yang kamu miliki tidak seimbang.

Terapi hormon ini dilakukan, dengan cara memberikan obat yang mengandung hormon estrogen dan progesteron dosis tertentu.

Umumnya, terapi hormon diberikan untuk wanita yang siklus haidnya tidak teratur, yang nantinya bisa berdampak pada sulit hamil, seperti contohnya wanita penderita PCOS.

Jika melakukan terapi ini, kamu harus siap dengan efek samping yang akan terjadi, baik itu mual, sakit kepala, nyeri di bagian payudara, hasrat seksual yang menurun, hingga bobot tubuh yang bertambah.

5. Mengganti alat kontrasepsi

Nyatanya, mengganti alat kontrasepsi adalah salah satu cara mengatasi siklus haid tidak teratur, yang bisa dilakukan.

Pasalnya, ada beberapa wanita yang siklus haidnya menjadi tidak lancar, setelah menggunakan alat kontrasepsi, seperti KB implan, KB suntik dan KB spiral (IUD).

Jika penyebabnya adalah hal-hal tersebut, maka kamu perlu melakukan konsultasi ke dokter, dan mengganti jenis alat kontrasepsi jika diperlukan, sampai kamu menemukan satu jenis alat kontrasepsi yang cocok dan minim risiko.

6. Mengonsumsi vitamin D

Mengonsumsi vitamin D diketahui dapat membantu mengatur ovulasi, agar terjadi secara teratur.

Melansir dari hallosehat.com, sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Reproductive Biology and Endocrinology mengatakan, kalau terdapat hubungan antara vitamin D yang rendah dengan haid yang tidak teratur.

Selain itu, penelitian lainnya juga menemukan bukti, kalau kombinasi suplemen vitamin D, metformin, dan kalsium dapat melancarkan haid wanita yang mengidap PCOS. Sebab, salah satu gejala PCOS yang paling umum, yaitu haid tidak teratur.

Untuk mengatasi hal itu, kamu bisa mencukupi kebutuhan vitamin D dengan berjemur di pagi hari, mulai dari jam tujuh sampai jam delapan selama 15 menit setiap harinya.

7. Melakukan yoga

Cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang ketujuh, yaitu dengan melakukan yoga. Jenis olahraga yang satu ini sudah terbukti mampu mengatasi berbagai masalah menstruasi, termasuk nyeri haid dan gejala emosional yang berhubungan dengan menstruasi.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2013 menunjukkan, kalau yoga selama 35 – 40 menit dalam lima hari seminggu selama enam bulan, mampu menurunkan kadar hormon yang berkaitan dengan haid tidak teratur secara efektif.

8. Melakukan meditasi

Tidak hanya yoga, meditasi juga menjadi bagian dari cara mengatasi haid tidak teratur yang patut dilakukan.

Hal tersebut karena, meditasi dapat membantumu mengurangi stres, serta menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh.

Agar mendapatkan hasil maksimal, kamu bisa melakukan meditasi setiap hari, baik di pagi atau malam hari sebelum tidur.

9. Mengonsumsi jahe

Siapa di antara kamu yang suka mengonsumsi jahe? Selain mampu menghangatkan tubuh, jahe juga diketahui mampu mengobati siklus menstruasi yang tidak lancar.

Maka dari itu, konsumsi jahe secara rutin dapat menjadi cara mengatasi siklus haid tidak teratur paling baik secara alami.

Suatu penelitian yang dilakukan pada 92 wanita dengan perdarahan menstruasi berat menunjukkan, kalau mengonsumsi suplemen jahe setiap hari, efektif membantu mengurangi jumlah darah yang hilang selama menstruasi.

10. Rutin minum cuka apel

Cara mengatasi siklus haid tidak teratur yang terakhir, yaitu rutin minum cuka apel. Bagi sebagian orang cara ini mungkin terlihat aneh. karena setiap harinya kamu harus minum cuka sari apel.

Namun dengan melakukan hal itu, siklus menstruasi ovulasi pada wanita dengan PCOS dalam kembali seperti semula.

Dan selain mengembalikan siklus haid, minum cuka apel juga dapat membantu menurunkan berat badan, serta gula darah. Bagaimana, benar-benar sangat berkhasiat, bukan?

(Baca Juga: Cara Mengatasi Nyeri Haid)

Itulah beberapa cara mengatasi siklus haid tidak teratur, yang sudah kamu ketahui secara lengkap informasinya di pembahasan sebelumnya.

Semua cara tersebut, tentu bisa kamu lakukan sendiri di rumah, karena sangat mudah, dan aman dicoba.

Tetapi, apabila setelah melakukan beberapa cara di atas, kamu masih tidak merasakan perubahan yang signifikan, atau bahkan mengalami beberapa efek samping, sebaiknya kamu melakukan konsultasi ke dokter terkait.

Mungkin akan memakan biaya yang cukup besar, namun itu bukan masalah apabila kamu memiliki asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, nantinya kamu tidak perlu lagi memikirkan besarnya biaya pengobatan dan perawatan, karena sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Oleh karena itu, buat kamu yang hingga saat ini belum memiliki asuransi kesehatan, yuk segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga!

Advertisement