Hal yang Dilakukan Saat Terima Uang Salah Transfer, Tetap Bijak dan Jangan Senang Dulu

Jangan senang dulu dan tetap bijaksana saat menerima kiriman uang yang tak jelas asal usulnya. Jadi ada hal yang harus dilakukan saat terima uang salah transfer ya, yang jelas jangan menggunakan yang bukan hak nya, kalau tak mau berakhir di meja hijau.

Melihat tambahan saldo puluhan juta di rekening, pastilah membuat mata kita berbinar-binar. Kalau memang uang itu kita ketahui pengirimnya, maka tentu akan sangat menyenangkan, tapi bagaimana jika saldo yang masuk bukanlah uang yang ditujukan untuk kita, alias salah transfer?

Tentu saja ini akan sangat menguji keimanan kita, dimana ada rejeki nomplok yang jelas bukan hak kita. Apakah kita akan tergoda menggunakannya atau tidak.

Seperti halnya baru-baru ini ada kabar yang cukup mengejutkan dari nasabah suatu bank yang menerima uang salah transfer yang dipidanakan. Dikabarkan kalau bank BCA melaporkan nasabahnya karena kesalahan transfer pihak Bank senilai Rp 51 juta rupiah.

Nasabah itu ternyata tidak mengembalikan uang yang telah ditransferkan ke rekening miliknya. Lalu apakah sebenarnya ada aturannya kalau kita tiba-tiba menerima sejumlah uang di rekening kita padahal bukan kita yang salah transfer?

Nah untuk lebih jelasnya lagi ini hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer agar tidak menjadi kasus. Mungkin beberapa orang masih belum tahu bagaimana sih aturannya saat kita terima uang salah transfer?

Yuk simak penjelasannya sampai akhir di tulisan ini.

(Baca Juga: Daftar Pinjaman Untuk Langsungkan Lamaran Pernikahan)

Hal Yang Dilakukan Saat Terima Uang Salah Transfer

Kasus salah transfer oleh pihak bank sebenarnya bukan hanya sekali ini saja yang terjadi. Dari kasus salah transfer di Bank BCA ini awalnya adalah kesalahan petugas BCA yang mengirim sejumlah uang kliring BI ke rekening nasabahnya.

Rekening tujuan asli hanya berbeda dua digit terakhir dari rekening nasabah tersebut. Kalau hanya sampai disini saja mungkin kita berpikir itu adalah kesalahan dari petugas banknya kan?

Tapi ternyata tidak semudah itu. Karena nasabah itu mengira uang yang ditransferkan adalah hasil komisi dari jual beli mobil yang ia lakukan, karena dia adalah seorang makelar maka dia tidak ambil pusing dan memakainya untuk belanja.

Sayangnya tindakan nasabah yang seperti ini malah menjadi masalah. Uang salah transfer yang tidak dikembalikan itu dipermasalahkan pihak bank.

Akhirnya pihak bank menuntut nasabah dengan tuntutan pidana. Setelah melalui surat tak ada itikad baik untuk pengembalian, diakhir bersedia mengembalikan dengan cara dicicil, namun pihak BCA tidak mau menerima cicilan.

Wah bayangkan kalau ternyata itu terjadi kepada kita. Kita yang mengira mendapat rejeki nomplok malahan mendapat masalah.

Lalu hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer dari bank ini agar kita terhindar dari tuntutan hukum? Dan apakah ada undang-undangnya? Berikut penjelasannya.

Jika kita terima uang salah transfer dari bank ternyata memang sudah ada aturannya. Ketentuan mengenai transfer dana diatur di Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011.

Disitu dijelaskan mengenai pengertian transfer dana dan dananya itu sendiri. Dan di Pasal 8 untuk mentransfer dana kita harus memberikan paling tidak ada 6 informasi seperti identitas pengirim, identitas penerima, identitas penyelenggara penerima terakhir, tanggal transfer dana, jumlah dana dan jenis mata uangnya, dan informasi lain menurut undang-undang.

Ini artinya transfer dana itu bisa dilacak asal muasalnya dengan riwayat transaksi.

Lalu hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer dari bank mesti bagaimana ya? Lakukan saja 3 hal di bawah ini ya!

1. Tetap Tenang

Saat kita mengetahui mendapatkan sejumlah dana yang tiba-tiba ada di rekening apalagi dengan jumlah yang banyak sebaiknya kita tetap tenang. Hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer tidak boleh gegabah.

Mungkin kita merasa kaget, deg-degan bahkan takut dengan uang nyasar itu. Mungkin ada juga yang tiba-tiba gembira ada yang mengirim sejumlah uang.

Ini masuk akal karena kita tidak pernah menyangkanya kan? Untuk menghadapinya kita harus tetap tenang dan tidak boleh gegabah mengambil keputusan.

Keputusan yang diambil dengan terburu-buru bisa jadi menjadi sebuah kesalahan dan kita bisa dituntut oleh pihak bank.M

2. Mengecek ke Bank

Hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer adalah lebih baik untuk mengeceknya ke bank. Lakukan cek n ricek jika kita merasa tidak sedang menunggu transfer atau aktifitas transfer yang mencurigakan.

Tanyakan ke bank apakah kejadian transfer dana ini benar atau hanya kesalahan dari pengirim. Jika ini benar salah transfer maka pihak bank wajib untuk membuktikan kalau ada kesalahan transfer ke rekening kita yaitu dengan memberikan bukti perintah transfer dana pengirim asal serta pihak penerima uang yang seharusnya.

Hal ini sesuai dengan apa yang sudah diatur di UU No 3 Tahun 2011. 

Jadi hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer adalah segera pergi ke bank untuk mengecek kebenaran kejadian transfer ini. Kemudian jika bank mengatakan ini adalah sebuah kekeliruan maka mintalah berkas resmi tentang pemberitahuan dari pihak bank tentang masalah salah transfer dana.

Ini juga untuk menghindari adanya oknum-oknum nakal yang mencoba untuk menipu. 

3. Kembalikan Semua Uangnya

Hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer yang terakhir tentu saja mengembalikan semua uang yang sudah dikirimkan ke rekening kita. Jangan sampai kita menggunakan uang itu sepeserpun.

Dengan mengembalikannya kita bisa terhindar dari tuntutan hukum yang diatur di undang-undang yaitu jika sengaja menguasai serta mengakui dana hasil salah transfer maka bisa dipidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Wah pasti mengerikan kan?

Jadi itu dia hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer dari bank. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas bisa menghindarkan kita dari tuntutan hukum serta dari perbuatan dosa.

Tentu kita tidak ingin berurusan dengan hukum dan berakhir di penjara bukan? Jadi bijaklah saat terima uang yang bukan untuk diri kita ya!

Jelaskan hal yang dilakukan saat terima uang salah transfer dari bank. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas bisa menghindarkan kita dari tuntutan hukum serta dari perbuatan dosa.

(Baca Juga: Biaya dan Bunga Kartu Kredit CIMB Niaga)

Tentu kita tidak ingin berurusan dengan hukum dan berakhir di penjara bukan? Jadi bijaklah saat terima uang yang bukan untuk diri kita ya!

Dan jika kita memang menginginkan saldo yang cukup banyak di rekening kita. Maka menabunglah dengan rajin, sedikit demi sedikit, maka suatu saat akan banyak juga.

Saat ini fasilitas menabung sangat banyak, membuka tabungan di bank pun syaratnya sangat mudah. Bahkan ada banyak bank yang menyediakan produk tabungan yang bebas biaya admin, jadi tak perlu khawatir saldo terpotong setiap bulannya.

Jika kamu berniat membuka tabungan, kamu bisa langsung apply melalui CekAja.com. Dengan proses online yang cepat untuk pembukaan rekening tentu akan sangat memudahkanmu.

Di CekAja.com juga kamu bisa melihat dan memilih tabungan apa yang akan kamu ambil, karena saat ini jenis tabungan ada banyak, mulai dari investasi, giro, berjangka, bahkan tabungan untuk perencanaan haji pun ada.

Jadi tunggu apalagi? Yuk buka tabungan terbaikmu melalui CekAja.com, dan rencanakan masa depan derah dengan memiliki tabungan sedini mungkin.