7 Jenis Komplikasi Berbahaya dari Hipertensi, Dapat Terjadi Kematian!

Menyepelekan penyakit hipertensi dapat mengakibatkan berbagai jenis komplikasi berbahaya dari hipertensi. Selain mengganggu kesehatan, komplikasi bahkan bisa mengancam nyawa loh!

7 Jenis Komplikasi Berbahaya dari Hipertensi, Dapat Terjadi Kematian!

Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi. Penderita yang didiagnosa memiliki hipertensi, yaitu seseorang dengan tekanan darah mencapai 140/90 mmHg atau lebih secara konsisten.

Penyakit darah tinggi menjadi salah satu penyakit yang banyak ditemukan di sekitar kita. Meski begitu, penyakit ini perlu mendapatkan perhatian secara lebih.

Pasalnya, hipertensi memiliki potensi untuk mengalami komplikasi. Jika sudah terkena komplikasi, penyakit yang diderita akan cukup berbahaya bagi tubuh.

Terdapat banyak jenis komplikasi berbahaya dari hipertensi, yang perlu kamu ketahui dan waspadai. Oleh sebab itu, penderita hipertensi perlu menjaga diri agar tidak terkena komplikasi.

Mulai dari menjaga pola makan, olahraga, hingga mengatur gaya hidup bisa dilakukan. Selain itu, menggunakan asuransi kesehatan juga bisa menjadi langkah lebih untuk proteksi diri.

Berbagai Jenis Komplikasi Berbahaya dari Hipertensi

1. Masalah pada Jantung

Jenis komplikasi berbahaya dari hipertensi pertama yang bisa kamu rasakan, ketika tidak dikontrol adalah masalah pada jantung.

Masalah jantung yang dialami juga beragam bentuknya. Mulai dari serangan jantung, jantung koroner, pembesaran jantung kiri, hingga gagal jantung.

Sudah kita ketahui, penyakit jantung cukup berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kematian. Sehingga, perlu perhatian ekstra jika sudah mengidap penyakit komplikasi ini.

‘Mengapa bisa terjadi komplikasi berbahaya dari hipertensi yang mengarah ke jantung?’, mungkin kamu akan berpikir demikian.

Hal tersebut dapat terjadi, akibat tekanan darah yang terlalu tinggi, kemudian menyebabkan penebalan arteri dinding pembuluh darah.

Penyumbatan pembuluh darah dapat membuat oksigen ke jantung menjadi terhambat atau berkurang, sehingga memicu terjadinya penyakit jantung.

Ketika tekanan darah sedang tinggi, otot jantung akan dipaksa bekerja lebih keras dibandingkan biasanya. Akibatnya, seseorang dapat mengalami gagal jantung.

2. Gangguan Penglihatan

Tidak hanya jantung, nyatanya hipertensi dapat mengakibatkan seseorang mengalami gangguan penglihatan.

Ketika tekanan darah sedang tinggi, pembuluh darah di sekitaran mata dapat mengalami penebalan yang mengakibatkan gangguan penglihatan.  

Kabar buruknya, hipertensi juga dapat memberikan tekanan pada saraf mata, yang bahkan dapat menyebabkan kebutaan.

(Baca Juga: 9 Cara Mencegah Penyakit Jantung yang Baik)

3. Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal menjadi jenis komplikasi berbahaya dari hipertensi, yang perlu diwaspadai. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik, menjadi alasan hadirnya komplikasi penyakit ginjal.

Darah tinggi mampu merusak pembuluh darah yang bekerja menuju ginjal, serta pembuluh darah dalam ginjal.

Akibatnya, fungsi ginjal untuk menyaring darah dapat terganggu. Jika tidak diatasi segera, kemampuan organ ginjal pun akan terhambat lama kelamaan.

Penyakit berupa ginjal kronis, hingga gagal ginjalpun dapat kamu rasakan, jika tidak segera diobati dan di atas.

4. Stroke

Rasanya, sering kita mendengar penyakit stroke akibat darah tinggi. Nah, stoke ini memang dapat terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah, atau pecahnya pembuluh darah di area otak.

Pembuluh darah di otak yang bermasalah ini, dapat menimbulkan gangguan persediaan darah dan oksigen di otak, sehingga memicu penyakit stroke.

Salah satu penyebab yang dapat mengganggu pembuluh darah di otak adalah hipertensi. Tekanan darah yang tidak terkontrol, dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit atau bahkan pecah.

Selain itu, tekanan darah yang tinggi juga dapat memicu terjadinya gumpalan darah. Gumpalan darah ini dapat mengganggu aliran darah yang seharusnya, dan menyebabkan terjadinya stroke pada seseorang.

5. Demensia

Demensia merupakan penyakit pada otak, yang membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk berbicara, berfikir, mengingat, hingga bergerak.

Penyakit demensia bisa terjadi oleh beberapa faktor, dan salah satunya adalah akibat hipertensi yang tidak terkontrol.

Demensia akibat komplikasi hipertensi adalah demensia vaskular. Yang terjadi akibat tersumbatnya asupan darah ke otak.

Komplikasi hipertensi ini akan mengalami gejala kesulitan secara perlahan. Namun, gejala akan semakin memburuk seiring waktu jika tidak segera diobati.

6. Kerusakan Tulang

Jenis komplikasi berbahaya dari hipertensi selanjutnya adalah kerusakan tulang. Meski terjadi secara tidak langsung, namun hipertensi dapat menyebabkan penyakit tulang osteoporosis.

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit tulang, yang mana tulang menjadi lemah, hingga mudah terjadi patah tulang.

Osteoporosis akibat tekanan darah tinggi, dapat dikatakan terjadi secara tidak langsung. Akibat tekanan darah tinggi, jumlah kalsium yang dikeluarkan oleh tubuh pun semakin meningkat.

Sehingga, penyakit osteoporosis ini bisa kemungkinan terjadi. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan tekanan darah bagi penderita hipertensi.

7. Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik merupakan gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan. Penderita hipertensi dapat mengalami sindrom metabolik.

Sindrom ini memiliki ciri yang bisa kamu perhatikan. Cirinya yaitu, meningkatnya berat badan, meningkatnya kolesterol jahat, menurunnya kolesterol baik, serta gangguan pada kinerja hormon insulin.

Jika terdeteksi sebagai sindrom metabolik, penderita hipertensi dapat juga terserang penyakit lain seperti jantung, stoke, ataupun diabetes.

(Baca Juga: Kendalikan Hipertensi Yuk, Biar Ga Kena Serangan Jantung)

Nah, itu dia beberapa jenis komplikasi berbahaya dari hipertensi yang telah kamu ketahui. Cukup menyeramkan bukan?

Bahkan, jika dibiarkan tanpa diobati, penderita akan merasakan sakit, hingga bisa juga menyebabkan kematian.

Oleh sebab itu, untuk kamu penderita hipertensi, pastikan kamu memberikan perhatian lebih terhadap tubuh.

Konsumsi makanan sehat, rutin olahraga, serta istirahat yang cukup, menjadi hal yang harus kamu terapkan.

Agar tidak lebih mudah ketika jatuh sakit, kamu juga bisa menggunakan asuransi kesehatan. Dengan begitu, biaya rumah sakit dan perawatan akan di cover oleh pihak asuransi.

Ketika terjadi keadaan darurat, kamu juga tidak perlu bingung untuk menyiapkan dana untuk berobat. Asuransi yang kamu miliki, bisa kamu gunakan.

Saat ini, jenis asuransi kesehatan ada banyak ragamnya. Kamu bisa sesuaikan asuransi kesehatan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mu.

Namun, jika bingung dalam memilih jenis asuransi kesehatan yang cocok, kamu bisa melakukan perbandingan di CekAja.com.

Setelah menemukan asuransi yang sesuai, kamu juga bisa mengajukan asuransi tersebut dengan mudah dan cepat melalui CekAja.com.

Nah, tunggu apalagi? Berikan proteksi diri secara lebih dengan asuransi kesehatan sekarang juga!