Penyebab TBC dan Cara Mengatasinya yang Wajib Kita Ketahui

Selain HIV, ternyata ada lagi penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan terbesar di dunia saat ini. TBC menjadi penyebab kematian yang tinggi. Lalu apa penyebab TBC dan cara mengatasinya bagaimana sih?

Advertisement

Infeksi virus memang menjadi satu penyebab munculnya penyakit yang cukup berbahaya. Terlebih jika sistem imun tubuh tidak kuat atau lemah, virus dapat menyerang dan menginfeksi dengan mudah.

Ini akan menjadi sumber penyakit yang harus segera diobati. Sehingga, jika mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, kita harus waspada agar tak terjangkiti virus apapun.

Penyakit TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit menular yang membawa masalah kesehatan terbesar, bahkan urutan kedua setelah HIV di dunia. Ada banyak orang yang mengidap penyakit ini di seluruh dunia.

Penyakit TBC ini juga sudah ada sejak jaman dulu kala dan bertambah secara signifikan sejak tahun 1980-an. Bahkan Indonesia menempati urutan ketiga untuk kasus TBC tertinggi di dunia ini oleh WHO.

Di tahun 2019 saja ada 845.000 kasus TBC di Indonesia. Karena TBC adalah penyakit yang sangat mudah menular kita harus tetap waspada.

Menyongsong hari TBC sedunia 24 Maret sepatutnya kita sebagai masyarakat harus tahu apa penyebab TBC dan cara mengatasinya. Meski penderita TBC sangat banyak, pengetahuan tentang TBC masih sangat kurang di kalangan masyarakat luas, apalagi kalangan menengah ke bawah.

Jadi melalui artikel ini kita akan membahas apa penyebab TBC dan cara mengatasinya sebagai cara berpartisipasi memperingati hari TBC sedunia 24 Maret. Yuk simak terus penjelasannya.

(Baca Juga: Asuransi Kesehatan dengan Premi Terjangkau)

Penyebab TBC Dan Cara Mengatasinya

TBC adalah penyakit menular yang penyebabnya yaitu bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC ini bisa menyerang organ tubuh manapun.

Tapi yang paling umum adalah infeksi di paru-paru. Penyebaran penyakit ini sangat mudah hanya lewat percikan air liur oleh penderita TBC saat batuk atau bersin.

Partikel-partikel kecil itu bisa terbang ke udara dan mengenai orang lain. Jika orang itu kekebalan tubuhnya rendah maka bisa tertular.

Nah dalam artikel penyebab TBC dan cara mengatasinya sering disebutkan bahwa penyakit ini bisa menyerang organ selain paru-paru misalnya otak, tulang, kelenjar getah bening, jantung, sistem saraf pusat dan lainnya. 

Penyebab TBC

Ada banyak penyebab TBC dan cara mengatasinya, menurut informasi dikatakan bahwa ada golongan orang-orang yang rentan tertular penyakit TBC. Mereka antara lain:

  • Penderita HIV, diabetes mellitus, ginjal akut atau penyakit lain yang menyebabkan kekebalan tubuh rendah
  • Pengguna alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Orang yang kontak dengan pasien TBC
  • Orang yang merawat pasien TBC
  • Perokok aktif
  • Orang yang kekurangan gizi
  • Anak-anak dan lansia
  • Tinggal di lingkungan tidak sehat
  • Petugas medis yang kontak dengan pasien TBC

Gejala TBC

Selain mengetahui penyebab TBC dan cara mengatasinya pastinya kita juga harus tahu bagaimana gejala penyakit TBC ini. Pada masa inkubasi orang yang tertular penyakit TBC tidak menunjukkan gejala apapun.

Gejala akan terlihat saat kuman sudah mulai aktif berkembang. Gejala TBC yang umum terlihat adalah batuk selama 2 minggu atau lebih dan tidak sembuh-sembuh, batuk berdahak bahkan sampai berdarah, sesak nafas, pada malam hari selalu berkeringat padahal tidak melakukan aktivitas fisik berat, berat badan turun drastis, sering kelelahan dan lemah. 

Gejala di atas adalah gejala jika bakteri menyerang paru-paru. Namun jika menemukan gejala berat badan turun, berkeringat di malam hari lebih baik untuk segera diperiksakan ke dokter.

Untuk bisa mendiagnosis penyakit TBC juga tidak mudah karena masa inkubasinya yang lama. Salah satu tes yang bisa dilakukan adalah tes kulit tuberkulin.

Kita akan disuntik derivate tuberkulin untuk tahu apakah kita tertular TBC atau tidak. Dalam waktu 48-72 jam jika suntikan terjadi reaksi maka artinya kita tertular.

Selain itu ada juga mendiagnosis melalui foto Rontgen dada, tes sputum atau dahak, tes darah.

Cara Mengatasi TBC

Setelah kita tahu apa penyebab TBC dan gejalanya selanjutnya adalah bagaimana cara mengatasinya. Jika kita merasa gejala-gejala di atas segeralah untuk berobat ke dokter.

Saat ini pengobatan TBC di Indonesia bisa dilakukan di berbagai Puskesmas. Pengobatan TBC minimal dilakukan selama 6 bulan.

Obat-obatan yang diberikan juga gratis. Obat yang diberikan untuk penderita TBC adalah isoniazid, pyrazinamide, rimpafin dan ethambutol.

Obat-obatan ini harus diminum tanpa henti selama 6 bulan. Jika kita melupakan sekali saja untuk minum obat ini maka pengobatan harus dimulai lagi dari awal.

Terapi obat TBC ini biasanya berhasil dalam kurun waktu 6-12 bulan agar bakteri benar-benar mati. Dalam artikel penyebab TBC dan cara mengatasinya juga disebutkan bahwa untuk mencegah TBC kita harus diberi vaksin BCG dan ini masuk dalam imunisasi wajib bagi bayi sebelum 3 bulan. 

Dengan mengetahui apa penyebab TBC dan cara mengatasinya diharapkan kita bisa lebih waspada untuk penularan penyakit ini. Dengan kita selalu menjaga kekebalan tubuh agar tetap fit kita bisa ikut mencegah penyakit ini.

Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum mengerti betapa bahayanya penyakit ini dan sering mengabaikan untuk minum obatnya. Inilah yang membuat TBC menjadi penyebab kematian nomor dua tertinggi di Indonesia.

Padahal dengan tahu penyebab TBC dan cara mengatasinya kita bisa membantu orang lain yang butuh motivasi untuk menjalani terapi dan minum obat. 

Nah itu dia ulasan apa penyebab TBC dan cara mengatasinya yang perlu kita ketahui. Dan untuk memperingati hari TBC sedunia 24 Maret nanti semoga kita bisa menyebarluaskan wawasan penyebab TBC dan cara mengatasinya ke kalangan luas.

Jadi Selamat hari TBC Sedunia ya, dan jangan lupa untuk menyebarkan pengetahuan ini. Karena kita wajib untuk turut andil mengurangi angka kematian yang disebabkan oleh TBC.

(Baca Juga: Jajanan Jadul anak SD yang Bikin Kangen )

Menyadari betul bahwa masalah kesehatan saat ini sangat penting. Oleh karena itu, jangan sampai kita kengabaikannya, karena mencegah lebih baik daripada mengobati kan.

Tentu saja, untuk mendapatkan layanan kesehatan, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk dilakukan. Dan semua akan lebih mudah dan terjamin jika kita memiliki asuransi kesehatan.

Dengan memiliki asuransi kesehatan, kita tak perlu bingung lagi jika harus melakukan pemeriksaan kesehatan, bahkan pengobata. Karena jaminan asuransi kesehatan akan membantu kita mengakses layanan dengan mudah.

Bagi yang belum memiliki asuransi kesehatan, kita bisa membuatnya melalui CekAja.com. Karena kerjasama dengan berbagai agen asuransi resmi terbaik dan terpercaya.

Melalui CekAja.com kita bisa mendapatkan asuransi yang terbaik, premi yang sesuai untuk kita, dan pastinya fasilitas layanan rumah sakit yang terbaik.

Jadi tunggu apalagi? Yuk, miliki asuransi kesehatan terbaik dengan mendaftar melalui CekAja.com.

Advertisement