9 Tips Memulai Bisnis Clothing Line dengan KTA SCB

Untuk kamu yang ingin memiliki brand sendiri, tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB sangat perlu diketahui agar bisnis makin sukses dilakoni. Persyaratan pengajuan KTA SCB juga mudah, dan bisa diajukan secara online.

Advertisement

Perkembangan dunia fashion memang seolah tidak ada habisnya. Setiap tren berbusana yang sedang booming dengan cepat diikuti banyak kalangan. Apalagi di era kemajuan teknologi, informasi seputar gaya terbaru dengan mudahnya tersebar melalui internet dan platform media sosial.

Maka dari itu, tak mengherankan jika banyak pula orang yang ingin memulai bisnis clothing line dengan nama brand-nya sendiri. Dengan mengusung ciri khas produknya masing-masing, pelaku bisnis berharap mencapai kesuksesan dari pangsa pasar dalam negeri yang potensial.

Beberapa brand clothing line pun bermunculan dan booth-nya tampil di berbagai bazaar ternama untuk promosi. Tagline “Local Pride” atau kebanggaan dalam negeri diusung untuk meningkatkan minat beli masyarakat terhadap brand lokal.

Sebab, kualitas barang lokal saat ini tak kalah bagus dengan merk luar negeri. Harganya yang lebih terjangkau juga membuat barang lokal lebih diminati konsumen.

Sekilas Tentang Produk KTA SCB

Nah, dalam melakoni bisnis, mengambil dana pinjaman alias kredit tentu sudah lumrah terjadi. Selama jumlah pinjaman yang diajukan masih sesuai dengan keuntungan rata-rata yang diraih, tidak ada salahnya mengajukan pinjaman.

Produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari Standard Chartered Bank (SCB) bisa menjadi pilihan yang tepat. Tanpa memerlukan agunan atau jaminan, kamu bisa mendapatkan dana pinjaman untuk kebutuhan modal awal atau dana pengembangan bisnis.

KTA SCB memberikan keleluasaan debitur dalam memilih besaran pinjaman. Kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp3 juta sampai Rp300 juta, dengan bunga yang rendah yakni mulai dari 0,65 persen.

Sedangkan untuk masa tenor, SCB memberlakukan masa minimal 3 bulan dan maksimal 60 bulan alias 5 tahun. Selama proses pelunasan cicilan, suku bunga berlaku tetap tanpa ada penambahan. Penawaran yang sangat menarik, kan?

(Baca Juga: Pinjaman KTA PermataBank untuk Bisnis Salon, Bisa Diajukan Online!)

Syarat Pengajuan:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia 21 tahun sampai 60 tahun
  • Tinggal dan bekerja di Jabodetabek, dan Surabaya
  • Pendapatan bersih minimal Rp96 juta per tahun, atau Rp8 juta per bulan
  • Memiliki kartu kredit dari bank lain dan telah terdaftar minimal satu tahun
  • Minimal limit kartu kredit lebih besar atau sama dengan Rp12 juta

Dokumen yang Dibutuhkan:

  • Fotokopi KTP/Paspor
  • Fotokopi NPWP (untuk pengajuan sebesar atau melebihi Rp50 juta)
  • Fotokopi kartu kredit dari bank lain (minimal sudah terdaftar selama 12 bulan dan minimal batas kredit Rp12 juta)
  • Fotokopi tagihan kartu kredit bank lain (tergantung jenis KTA)
  • Fotokopi sampul buku tabungan
  • Fotokopi SIUP/SITU & Perizinan dan Akta Pendirian Perusahaan

Tips Memulai Bisnis Clothing Line dengan KTA SCB

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai cara pengajuan KTA SCB, simak dulu tips sukses berbisnis clothing line.

Agar kesuksesan bisnis makin berpeluang didapatkan, lakukan sembilan tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB berikut ini.

1. Mulai dengan Toko Online

Tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB yang pertama adalah dengan segera membuka toko. Bisnis clothing line di zaman sekarang tidak memerlukan toko fisik atau toko offline.

Karena kegiatan berdagang dan pemesan produk kini bisa dilakukan secara online yang membuatmu lebih irit dalam pengeluaran modal. Karena tidak perlu mengeluarkan budget untuk sewa toko. Maka dari itu, jangan ragu untuk segera memulai bisnis. Apalagi jika modal sudah tersedia berkat KTA SCB.

2. Tentukan Ciri Khas Produk

Tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB selanjutnya adalah menentukan ciri khas produk yang akan dijual.

Jika kamu memilih menjual produk fashion, maka ciri khas yang menjadi gaya busana yang dijual harus ada. Misalnya pakaian streetstyle, produk fashion muslimah, baju anak, pakaian bergaya casual seperti kaos, dan lain sebagainya.

Untuk menentukan gaya dari produk, kamu bisa melakukan riset mengenai tren terkini, dan membaca kebutuhan pasar.

Jika sudah memilih gaya dari produk, lakukan riset soal kompetitor dengan produk serupa. Mulai dari riset kualitas produk, harga, cara promosi, dan lain-lain. Dengan begitu, kamu bisa menghasilkan produk terbaru yang lebih inovatif.

3. Tentukan Target Konsumen

Kemudian, penting juga untuk menentukan target konsumen. Putuskanlah siapa yang kamu targetkan untuk membeli produk yang dijual?

Apakah konsumen dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah yang mementingkan harga murah, atau konsumen menengah ke atas yang mengutamakan kualitas produk?

Untuk melakoni tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB ini, lagi-lagi kamu harus membaca kebutuhan pasar dan melihat kompetitormu.

4. Pilih Tim Produksi yang Terpercaya

Salah satu tantangan dalam bisnis clothing line adalah menemukan vendor yang menjadi tim produksi produk. Kamu bisa melakukan riset ke beberapa vendor untuk membandingkan harga, kecocokan proses produksi atau cara kerja tim, dan lainnya.

Atau kamu juga bisa meminta rekomendasi vendor dari orang terdekat. Yang pasti, pilihlah tim produksi yang terpercaya, agar kamu terhindar dari risiko penipuan dari kerjasama yang dijalin.

5. Pastikan Material Berkualitas

Sekalipun kamu memilih menjual produk dengan harga murah, bukan berarti kamu mengesampingkan kualitas produk baju atau celana yang dijual.

Pilihlah material berkualitas sesuai harga yang ingin ditetapkan. Karena bagaimanapun juga, produk fashion adalah produk yang digunakan langsung ke tubuh sehingga memerlukan rasa nyaman.

Saat ini, sudah banyak vendor distributor kain berkualitas dengan harga murah yang bisa kamu pilih.

(Baca Juga: Peluang Bisnis Baju Bekas Import dengan JULO, Pemula Wajib Tahu!)

6. Peka Terhadap Tren Fashion

Bekerja di industri fashion akan menuntutmu pada kemampuan untuk peka dengan tren yang sedang hits di pasaran dalam maupun luar negeri.

Teruslah meng-update pengetahuanmu akan fashion melalui internet seperti dengan bantuan Google Trends, atau sekedar membaca tren dari akun-akun berpengaruh dalam dunia fashion di media sosial. Misalnya para artis dalam dan luar negeri, desainer, selebgram, dan lain sebagainya.

Riset yang matang bisa menjadi lahirnya inspirasi untuk melakukan inovasi tampilan produk yang lebih bagus, dan sesuai dengan tren masa kini. Sehingga akan menarik konsumen.

Namun perlu diingat, tren yang diadaptasi harus dipadupadankan dengan ciri khas gaya produkmu. Jadi, apapun trennya, produk yang dijual tetap terlihat original dan kekhasannya.

7. Buat Inovasi Produk

Masih soal inovasi, tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB selanjutnya yakni dengan cara meihat competitor soal produk dan harga.

Cobalah cari peluang dengan mencari celah dari hal-hal yang belum dilakukan atau tidak ada pada produk kompetitor.

Inovasi juga bisa dilakukan dengan membuat kolaborasi dengan pihak lain. Misalnya sosok orang terkenal seperti selebgram, atau brand dari produk lain. Namun untuk berkolaborasi memang dibutuhkan modal yang lebih besar untuk menjalin kerjasama kedua belah pihak.

8. Coba Promosi di Medsos

Promosi tentu hal patut dibahas dalam tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB. Sekarang, sudah enggak zaman hanya mengandalkan promosi dengan cara tradisional saja. Misalnya lewat pemasangan banner, spanduk, atau iklan konvensional lainnya.

Cobalah gunakan fitur iklan online di media sosial seperti Facebook atau Instagram. Selain itu, jangan lupa promosikan produk dari tokomu lewat postingan di akun medsos pribadi.

Jika punya budget promosi lebih, kamu juga bisa mencoba endorse ke akun medsos public figure atau selebgram yang sesuai dengan brand image dan produk yang kamu jual.

9. Siapkan Modal dan Mantapkan Rencana Bisnis

Tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB yang terakhir adalah menyiapkan modal yang diperkirakan dibutuhkan untuk semua rencana yang kamu buat. Seperti modal untuk biaya produksi, biaya promosi, dan lain sebagainya.

Kemudian, mantapkan rencana bisnis yang dibuat. Dengan keyakinan dan konsistensi, bisnis clothing line berpeluang untuk sukses dan mendatangkan cuan.

Cara Mengajukan KTA SCB Melalui CekAja.com

Selain melakukan beberapa tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB, kesuksesan bisnis juga didukung dengan kecukupan modal. KTA SCB dengan proses pengajuan yang mudah sangat direkomendasikan untukmu.

Di CekAja.com, kamu bisa membandingkan dan mengajukan pinjaman secara online. Jadi, kamu tak perlu repot-repot mendatangi kantor cabang SCB di masa pandemi ini.

CekAja.com adalah perusahaan financial technology terpercaya yang membantumu memilih produk finansial terbaik sesuai dengan kebutuhan. Semua layanan dan produk yang ditawarkan dijamin aman karena terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut ini cara mudah mengajukan pinjaman KTA SCB untuk bisnis clothing line melalui CekAja.com:

  • Kunjungi situs CekAja.com dengan halaman produk KTA SCB di laman https://www.cekaja.com/banks/scb/pinjaman/kta-standard-chartered-bank-scb.
  • Klik pilihan “Lengkapi Aplikasi”
  • Isi kelengkapan informasi data diri dan besaran pinjaman yang diajukan
  • Klik “Selanjutnya”
  • Cek kembali informasi produk pinjaman KTA SCB (besaran suku bunga, pinjaman kotor, dan total pembayaran)
  • Unggah foto dari KTP milikmu
  • Isi semua informasi personal pengaju pinjaman secara lengkap
  • Kirim formulir pengajuan pinjaman
  • Tunggu tim CekAja atau pihak SCB menghubungimu untuk proses penerimaan pinjaman lebih lanjut

Itulah penjelasan mengenai beberapa tips memulai bisnis clothing line dengan KTA SCB. Untuk membandingkan produk pinjaman lainnya, kamu bisa mengecek produk-produk yang tersedia di CekAja.com.

Proses pengajuan dijamin praktis, mudah, dan cepat. Segala kebutuhan kini bisa dipenuhi dengan dana pinjaman yang cepat cair melalui CekAja.com.

Advertisement